MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 04 Februari 2019 11:06
Dishub Mau Benahi, Jalur Sungai Jadi Prioritas
DIPRIORITASKAN: Jalur laut Sei Bolong, Nunukan menuju Sei Ular, Seimenggaris menjadi prioritas pembenahan Dishub Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Lantaran paling populer digunakan masyarakat Nunukan, trayek armada angkutan laut Sei Bolong, Nunukan menuju Sei Ular, Seimenggaris, menjadi prioritas pembenahan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan.

Itu dilakukan tentunya menghindari permasalahan yang tak diinginkan dan demi kenyamanan masyarakat yang menggunakan jalur ini sebagai jalur populer yang setiap harinya melayani penyeberangan antarkecamatan tersebut.

Itu diungkapkan Kasi Kepelabuhanan dan Penunjang Keselamatan Pelayaran (Penkespel) Dishub Nunukan  Lisman kepada media ini. Lisman mengaku, saat ini trayek Sei Bolong dan Sei Ular menjadi prioritas pembenahan lantaran jalur tersebut memang banyak digunakan masyarakat.

“Ya, Karena banyak masyarakat yang ingin pergi daerah ke Sei Ular, Seimenggaris ini. Jadi mereka mengatakan ini jalur populer karena ada terus yang masuk,” ungkap Lisman kepada pewarta harian ini.

Dari data Dishub Sendiri, Lisman mengungkapkan setidaknya ada 25 speedboat yang kini terdaftar dan melayani trayek di Sei Bolong - Sei Ular tersebut. Dari pentauan pihaknya, speedboat nyaris semua beroperasi dalam sehari. Tapi, tidak lepas dari pengawasan pihaknya dalam hal dokumen speedboat di bawah GT 7 tersebut.

“Jadi pasti ada pemeriksaan, tetap harus kita pantau kelengkapan dokumennya. Karena biasanya mereka menggunakan dokumen yang sudah kedaluarsa dan tetap beroperasi. Itu kami awasi, kalau ada langsung kami suruh urus dokumennya,” tegas Lisman.

Ia pun meminta pemilik speedboat lebih memperhatikan dokumen dan keselamatan kapal lantaran dalam perjalan mereka membawa penumpang. Lisman memastikan, selama mengikuti prosedur, maka pembuatan dokumen kapal bisa sehari selesai. Apalagi, sekarang pembuatan dokumen tidak dipungut biaya.

Ia pun tak ingin speedboat yang tidak dilengkapi dokumen tetap beroperasi. “Tidak susah membuat dokumen kapal, jadi aman kalau dokumen kapal semua lengkap. Tapi kalau tidak lengkap, Jangan dulu operasi kalau belum dokumen diperbaharui,” tegas Lisman. (raw/zia)


BACA JUGA

Minggu, 05 April 2020 13:53

Segini Jumlah IKM-UKM yang Diusulkan dapat Kartu Prakerja di Nunukan

Pelaku industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM)…

Jumat, 03 April 2020 14:47

Puluhan Warga Malaysia Tertahan di Nunukan

NUNUKAN-Puluhan Warga Negara (WN) Malaysia harus tertahan di Nunukan akibat…

Jumat, 03 April 2020 13:32

Ratusan Eks Penumpang KM Lambelu Dilacak

NUNUKAN – Ratusan eks penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu akan…

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers