MANAGED BY:
SABTU
03 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 29 Januari 2019 14:25
Beasiswa ITCC Tanpa Seleksi
PELUANG BEASISWA: Koordinator ITCC Andre So saat sosialisasi di SMK Negeri 1 Nunukan, Senin (28/1). ENAL/RADAR TARAKAN

NUNUKAN – Tim Indonesia Tionghoa Culture Center (ITCC), kembali menyambangi Kabupaten Nunukan, untuk merekrut pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke Tiongkok. Kali ini tawaran itu disosialisasikan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Nunukan.

Koordinator ITCC Andre So menyampaikan kepada puluhan pelajar SMK Negeri 1 Nunukan, untuk menjadi orang sukses harus mempunyai wawasan yang luas. Belajar di Indonesia dan di luar negeri tentu sangat berbeda. “Saya 16 tahun di Taiwan, mulai SMA dilanjutkan kuliah. Saat bekerja digaji hingga ratusan juta. Karena memiliki wawasan dan kemampuan,” kata Andre So.

Kehadirannya ke SMK Negeri 1 Nunukan, ingin mengajak para pelajar yang akan segera lulus di 2019 ini. Bahwa jika ingin sukses maka harus berani belajar lebih jauh. Kali ini ditawarkan ke Tiongkok, seperti para pelajar Nunukan lainnya.

Kuliah di Indonesia membutuhkan biaya, begitu pula jika kuliah di luar negeri. Namun harus dicari yang mana lebih mengirit biaya. Seperti kuliah di Indonesia para pelajar pasti membutuhkan tempat tinggal, makan, dan biaya kuliah.

Namun jika kuliah di Tiongkok uang kuliah gratis selama tiga tahun, asrama gratis tiga tahun. Untuk yang mengeluarkan biaya adalah hanya administrasi sekira Rp 4 juta. Uang saku untuk persiapan Rp 5 juta.

“Ini adalah bentuk keringanan yang diberikan kepada para pelajar yang ingin kuliah di Tiongkok,” ujarnya.

Sedangkan untuk biaya yang disiapkan di Indonesia sebelum berangkat yakni, pengurusan di ITCC termasuk visa pelajar sebesar Rp 2,5 juta. Tiket pesawat diperkirakan Rp 3 juta dan untuk pemeriksaan kesehatan Rp 500 ribu. Sebelum berangkat akan dilakukan pelatihan bahasa mandarin selama 5 bulan hingga 10 bulan di Surabaya, Jawa Timur.

“Tiap tahun Nunukan selalu mengirimkan pelajar sebanyak 20 orang ke atas, untuk se-Kaltara tiap tahun mencapai 60 orang. Untuk para pelajar yang ingin kuliah di Tiongkok tidak dilakukan seleksi. Jika telah mendaftar dan menyiapkan berkas, maka langsung lolos,” tuturnya. (nal/lim)

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers