MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

ADV

Kamis, 24 Januari 2019 20:01
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KPK Tegakkan Integritas Institusi
TEGAKAN INTEGRITASI INSTITUSI: Pemukulan gong dalam Workshop Anti Korupsi Batch I tahun 2019 yang dilaksanakan sejak 23 hingga 25 Januari di Denpasar.

PROKAL.CO,

DENPASAR -  BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan para karyawannya menjadi  tunas integritas untuk implementasi pembangunan  sistem integritas nasional dalam Workshop Anti Korupsi Batch I Tahun 2019 dengan tema “Peran Tunas Integritas dalam Implementasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi”.

Tunas Integritas adalah ajang pembentukan personil BPJS Ketenagakerjaan yang tersertifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat  sistem integritas nasional. Kegiatan ini diadakan pada 23 - 25 Januari di Padma Hotel & Resort, Denpasar, Bali. Dan diikuti 90 orang dari perwakilan kantor BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia.

Hampir tiga tahun sejak komitmen direksi dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan bersama KPK mendeklarasikan komitmen pencegahan korupsi terintegrasi yang isinya antara lain. Pertama, membangun sistem integrasi nasional melalui di antaranya penguatan peran komite good governance dan penguatan kebijakan, peraturan dan rencana program untuk memastikan tersedianya sumber daya secara berkelanjutan. Dan pembuatan panduan umum pencegahan terintegrasi, pembentukan tunas integritas. Serta menerapkan pengendalian gratifikasi guna mendukung upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rencana besar kami untuk menegakkan integritas  institusi dengan mempersiapkan dan mendidik internal BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari penegakan sistem integritas nasional,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto.

Pendidikan para Tunas Integritas ini telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Saat ini jumlah Tunas Integritas BPJS Ketenagakerjaan mencapai 312 orang karyawan di seluruh Indonesia. Namun, peran dan kompetensi mereka akan terus dipertajam dan  ditingkatkan melalui kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dan KPK. “Mereka ini nantinya akan menjadi mata dan telinga KPK dalam melakukan pengawasan dan pemantauan serta pencegahan korupsi, baik yang berpotensi bisa dilakukan oleh internal maupun eksternal BPJS Ketenagakerjaan, dan yang terpenting semakin meningkatkan budaya zero fraud dalam BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Agus.

Sedikitnya 538 orang karyawan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk tataran anak perusahaan akan diikutsertakan dalam inisiatif ini. Selain pelatihan, para Tunas Integritas tersebut juga memiliki akses khusus ke KPK untuk melakukan pengawasan, pemantauan hingga pengembangan upaya pencegahan tindak korupsi melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dengan melakukan monitoring pemantauan serta mengembangkan upaya-upaya pencegahan tindak korupsi. Baik yang bisa dilakukan oleh orang dalam maupun orang luar terhadap institusi BPJS Ketenagakerjaan.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers