MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 24 Januari 2019 14:11
Langkah Awal, Fokus Retail Modern

Pengurangan dan Pembatasan Penggunaan Plastik

AKAN DIKURANGI: Penggunaan plastik mulai diatur melalui Perwali yang akan diterbitkan bulan depan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemberlakukan Peraturan Wali Kota Tarakan untuk mengurangi sampah plastik akan dimulai bulan depan bersamaan dengan launching pemberian tas kain untuk mengurangi sampah kantong plastik.

Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai sosialisasi ke setiap kecamatan yang ada di Tarakan dan terakhir akan dilakukan di Kecamatan Tarakan Utara. Dari sosialisasi ini nantinya akan diteruskan ke lingkungan masyarakat agar dapat sampai ke semua komponen untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

“Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman dan nantinya akan timbul kepedulian. Sehingga terwujud komitmen bersama dengan sukarela mau melakukan pengurangan penggunaan kantong plastik,” kata Sofian.

Pihaknya juga akan meluncurkan tas belanja ramah lingkungan yang akan dibagikan kepada masyarakat sekaligus dengan Perwali yang telah disiapkan. Dengan memberikan tas belanja ramah lingkungan kepada setiap masyarakat, khususnya ibu-ibu maka dapat melakukan praktik awal ke tempat perbelanjaan. “Sehingga nantinya membawa tas itu ke pasar atau pusat perbelanjaan dan tidak lagi meminta kantong plastik,” ujarnya.

Dengan langkah ini nantinya bisa terjadi pengurangan dari penggunaan kantong kresek. Karena tas belanja ramah lingkungan ini bisa digunakan terus menerus. Dengan itu akan didukung dengan Perwali tentang pengurangan dan pembatasan penggunaan kantong plastik. “Perwalinya masih bersifat pengurangan, setelah itu jika sudah siap semuanya bisa dihentikan penggunaan kantong sampah,” tuturnya. Karena diakuinya semua pasti akan memerlukan waktu dan tergantung dari kesiapan publik.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan, Supriono mengatakan, Perwali yang rencananya akan dibuat yakni pengurangan penggunaan kantong plastik. Jadi di dalam Perwali ini diatur bagaimana toko, mal, dan pengguna kantong plastik harus melakukan apa saja untuk mengurangi. Karena tekad bersama untuk menghindari sampah plastik mencemari lingkungan, dari kesadaran ini lebih baik masyarakat membawa tas sendiri untuk membawa belanjaannya.

“Jadi di dalam perwali ini akan diatur untuk mal, toko, dan masyarakat untuk dapat mengurangi sampah plastik,” tuturnya.

Karena nantinya, mal dan toko tidak diperbolehkan menyiapkan kantong plastik tetapi menyediakan tas yang ramah lingkungan. Bila masyarakat lupa membawa tas atau apapun, maka toko bisa memberikan tas ramah lingkungan. “Semua ini tergantung dari kesadaran dan kesiapan kita untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” katanya.

Diakuinya, sosialisasi sudah dilakukan di sebagian besar toko dan supermarket yang ada di Tarakan walaupun belum seluruhnya. Untuk Perwali juga fokusnya menitikberatkan kepada retail-retail modern dulu sebagai langkah pertamanya. Nantinya setelah berhasil mengurangi, maka sasaran berikutnya akan menyasar pasar-pasar tradisional, dan toko-toko kecil.

“Nanti secara simultan akan mendorong masyarakat untuk sudah mulai beralih dari penggunaan kantong plastik ke tas belanja ramah lingkungan,” pungkasnya. (*/naa/eza)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 12:35

Satu Hektare Lebih Lahan Dilalap Api

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi. Lahan yang terbakar merupakan…

Selasa, 17 September 2019 12:26

PARAH BAH..!! Embung Kekeringan, PDAM Hanya Bisa Berdoa

HUJAN yang tak kunjung membasahi Bumi Paguntaka, membuat Embung Binalatung…

Selasa, 17 September 2019 12:12

Waspada Penyakit Dampak Kabut Asap

TARAKAN - Meski masih dinyatakan aman, namun kabutasap di Tarakan…

Selasa, 17 September 2019 11:53

Umi dan Sofian Berebut Simpati PDIP

PETA PARPOL DI DPRD TANA TIDUNG   PARPOL        JUMLAH KURSI…

Selasa, 17 September 2019 09:32
Ramah, berwibawa dan santun. Itulah sosok Agus Priyono, S.E, Sk, CA, di mata anak buahnya. Mungkin belum banyak yang mengenal sosok pria kelahiran Banyumas, 21 April 1972 ini. Ia adalah kepala perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan K

Awal Karier Terbayang sebagai Teller Bank

MENGAWALI karir di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sebenarnya bukanlah tujuan…

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…

Senin, 16 September 2019 09:33

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

PARA PEMENANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Juara I         …

Senin, 16 September 2019 09:16
Sejumlah benda bersejarah dan situs bangunan yang ada di Tarakan, sebagai bukti jejak sejarah perang dunia II di Tarakan. Jejak sejarah inipun diabadikan di dua museum yang ada di daerah Kelurahan Kampung Empat. Yakni Museum Perang Dunia II dan Muse

NV Tarakan Mij, Perusahaan Pertama Eksplorasi Minyak

PULAU Tarakan sangat terkenal dengan perminyakannya. Lantas dari catatan sejarah…

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*