MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Januari 2019 09:45
1 Februari, CPNS 2017 Terima SK 100 Persen
Burhanuddin, Plt Kepala BKD Kaltara. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya 423 calon pegawai negeri sipil (CPNS) rekrutmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2017 akan mendapatkan kabar gembira. Dalam waktu dekat ini mereka akan diangkat menjadi PNS penuh.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Burhanuddin mengatakan, sesuai dengan ketentuannya, surat keputusan (SK) terhitung mulai tanggal (TMT) pengangkatan ratusan abdi negara ini sebagai PNS 100 persen ditetapkan pada 1 Februari 2019. "Ini dilakukan setelah mereka (CPNS) mengikuti atau menyelesaikan ladsar (latihan dasar) yang diselenggarakan oleh BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia)," ujar Burhan kepada Radar Kaltara, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/1).

Untuk penetapan sebagai PNS 10 persen itu, ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi, diantaranya sasaran kinerja pegawai (SKP) dan surat kesehatan yang memastikan bahwa yang bersangkutan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Itu sudah rampung hingga batasan waktu yang ditetapkan pada Selasa (15/1). "Ada 492 berkas yang kami terima dari masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah). Itu terdiri dari yang pengangkatan 100 persen dan yang yang naik pangkat," kata Burhan.

Namun, saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi ulang untuk menentukan validasi dari data yang diterima. Sejauh ini ada beberapa yang masih perlu diperbaiki. Untuk perbaikan ini BKD memberikan toleransi waktu paling lambat akhir bulan ini (Januari), karena 1 Februari TMT sudah ditetapkan. "Untuk yang perbaikan ini jumlahnya tidak banyak. Pastinya mereka sudah paham TMT-nya ditetapkan kapan. Semoga mereka bisa tepat waktu," harapnya.

Adapun untuk yang tidak menyelesaikan permintaan perbaikan dokumen ini, ia mengaku tidak ada konsekuensinya, karena posisinya sudah sama dengan PNS yang naik pangkat. Berbeda dengan yang rekrutmen baru. Hanya saja jika dari sisi penilaian ketertiban dan ketaatan tetap akan dinilai semua. 

“Pastinya tidak ada perpanjangan waktu untuk proses ini, karena waktu penetapan TMT-nya sudah keluar. Jadi, apapun kondisinya tetap harus selesai bulan ini, karena tidak hanya sampai di BKD, tapi data-data ini akan diinput lagi ke Badan Kepegawaian Negara (BKD),” jelasnya.

"Sebenarnya tidak banyak lagi, yang harus kami input itu surat atau sertifikat lulus ladsar, surat kesehatan, dan beberapa jenis persyaratan lain yang dibutuhkan. Insya Allah semua itu aman, kami tetap optimistis akan terselenggaran sesuai dengan harapan dan ketentuan," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Marten Sablon berharap kepada CPNS yang ditetapkan sebagai PNS 100 persen ini nanti dapat bekerja dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang sudah ditetapkan di instansi tempatnya mengabdi.

"Setidaknya yang paling penting itu harus komitmen dengan kesepakatan atau perjanjian yang ada. Jangan sampai baru beberapa tahun bekerja sudah mengusulkan pindah tugas. Terlebih mengusulkan pindah ke daerah lain di luar Kaltara. Ini yang tidak kita inginkan, karena kita juga masih butuh pegawai," harapnya. (iwk/ash)

 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*