MANAGED BY:
SENIN
06 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Januari 2019 09:38
Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

Sempat Terputus Akibat Tanah Longsor

DAPAT DILALUI: Warga serta aparat TNI yang bertugas di Sebatik dibantu dengan Pemprov Kaltara telah melakukan perbaikan jalan yang terputus di Bukit Keramat, Desa Bambangan Kecamatan Sebatik Barat. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat sudah  mulai dilalui kendaraan roda empat. Walaupun masih satu jalur. Perbaikan jalan masih tetap dilakukan hingga saat ini, agar tidak terjadi kerusakan kembali.

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam, bersama Kodim 0911 Nunukan beserta masyarakat ikut melakukan perbaikan jalan di Bukit Keramat, agar segera dapat dilalui kendaraan dengan lancar.

Wadansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam, Kapten Inf Fadliansyah mengatakan, jalan poros Sebatik yang terputus tersebut merupakan salah satu jalur transportasi yang sangat penting bagi warga perbatasan, khususnya masyarakat Sebatik.  “Waktu tempuh yang relatif lebih singkat apabila akan menuju beberapa desa di wilayah Sebatik. Jika melalui jalan di Bukit Keramat,” kata Fadliansyah.

Lanjut dia, selaku aparat TNI yang bertugas di perbatasan, tentu merasa senang dan bangga, karena dapat membantu masyarakat perbatasan. Hal tersebut mendapatkan tanggapan yang positif baik dari masyarakat di wilayah Sebatik maupun dari berbagai pihak.

Dia menjelaskan, saat ini kondisi jalan walaupun belum pulih seperti sebelumnya, namun sudah dapat dilewati oleh kendaraan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya kembali. Gotong royong untuk memperbaiki jalan poros Sebatik yang terputus akibat tanah longsor beberapa waktu yang lalu.

Kerja sama dilakukan sebagai wujud kepedulian aparat TNI di wilayah perbatasan dalam rangka membantu kesulitan rakyat, akibat terjadinya bencana alam tanah longsor yang sempat memutuskan salah satu jalur transportasi yang ada di wilayah tersebut.  “Dengan menggunakan alat sederhana dilakukan dengan cara menimbun material di jalan yang terputus akibat longsor tersebut,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 05 Juli 2020 11:54

12 Calon Pengantin Terdeteksi Pengguna Narkoba

NUNUKAN – Setidaknya ada 12 orang calon pengantin (catin) yang…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:12

Mabuk Lem, Remaja Kejar Polisi dengan Badik

NUNUKAN – Seorang remaja berinisial AN (22) diduga sedang mabuk…

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…

Selasa, 30 Juni 2020 10:27

PDIP Aksi di Polres Nunukan

NUNUKAN – Menuntut pengusutan tuntas pelaku pembakaran bendera Partai Demokrasi…

Senin, 29 Juni 2020 10:12

Langgar Protokol Kesehatan, Dihukum PushUp

NUNUKAN - Meski status tanggap darurat Covid-19 di Nunukan beum…

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34

Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut)…

Jumat, 26 Juni 2020 13:03

Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus,…

Kamis, 25 Juni 2020 14:30

Nonreaktif, 361 WNI Dipulangkan dari Malaysia

    RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN DIPULANGKAN LAGI: Setidaknya ada 361…

Kamis, 25 Juni 2020 13:24

Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134…

Kamis, 25 Juni 2020 13:21

Tulisan “Pelabuhan Nunukan” Dicopot

NUNUKAN – Protes Persekutuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka) soal hilangnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers