MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 18 Januari 2019 09:36
Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer
STOP TERIMA GURU: Para guru honorer yang masuk usia 35 ke atas akan diangkat menjadi ASN dengan status PPPK. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah mengingatkan para kepala sekolah negeri untuk tidak lagi merekrut guru honorer. Perekrutan guru honorer dinilai melanggar aturan yang berlaku.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, H. Junaidi ikut memberikan tanggapan terkait dilarang melakukan perekrutan guru honorer untuk sekolah  negeri. Karena merekrut guru honorer telah diatur dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 48/2005, tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi calon pegawai negeri sipil (PNS). “Dilihat ke depan apakah tetap, melarang sekolah melakukan penerimaan guru honorer,” kata H. Junaidi.

Menurutnya, jika tak dilakukan penerimaan guru honorer, perlu ada solusi lain untuk sekolah. Karena Kemendikbud sendiri menginginkan untuk menerapkan sekolah lima hari, dengan jam mengajar sebanyak 8 jam. Demikian para guru harus mengajar selama 8 jam.

Ke depan yang perlu menjadi pertimbangan, adalah ketika sekolah kekurangan guru. Untuk itu, siapa yang akan bertanggungjawab jika tak ada kegiatan belajar mengajar. Akibat guru kurang, tentu berdampak besar terhadap guru serta orangtua siswa.

Seperti program pemerintah ingin mengangkat guru honorer yang usia di atas 35 tahun, akan dijadikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun tetap harus mengikuti tes sesuai dengan aturan yang  berlaku.

Pemerintah saat ini sedang menggodok kebijakan perekrutan tenaga ASN berstatus PPPK dan diharapkan segera disahkan setelah proses seleksi calon pegawai negeri sipil selesai dilaksanakan. Namun perlu diingat, bahwa Kalimantan Utara (Kaltara) tidak mendapatkan jatah untuk pengangkatan tenaga ASN berstatus PPPK.

“Ya tunggu saja pola kebijakan yang akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat ini, karena saya sendiri yakin jika sekolah tak lagi dibenarkan menerima guru honorer. Tentu akan ada kebijkan yang baru dikeluarkan,” tambahnya.

Peraturan Pemerintah nomor 49/2018 tentang manajemen PPPK tertuang, para guru honorer yang tidak bisa ataupun tidak lolos seleksi CPNS 2018, bisa berkesempatan untuk menjadi PPPK dengan tingkat kesejahteraan yang hampir setara dengan PNS.  “Di Nunukan ini ada ratusan guru honorer yang telah mengabdi puluhan tahun namun tidak bisa menjadi peserta CPNS 2018, karena umur yang telah melewati batas 35 tahun,” pungkasnya. (nal/fly)


BACA JUGA

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…

Selasa, 17 Maret 2020 13:35

Gubernur Usulkan RS Rujukan Covid-19 di Nunukan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, dalam…

Selasa, 17 Maret 2020 13:30

Sudah 8 Orang Positif Covid-19 di Tawau

SETELAH dirawat selama 4 hari sejak Kamis (12/3) lalu, deportan…

Sabtu, 14 Maret 2020 11:19

Kandidat Senyawa Antivirus Corona

  JAMBU BIJI       - Tim Peneliti Kedokteran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers