MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 15 Januari 2019 19:20
Yos Sudarso Gugur Bersama Tiga KRI dengan Heroik

Hari Dharma Samudera, Kenang Pertempuran Laut Arafuru

KENANG PERISTIWA 1962: Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Judjianto, M.Si, M.A, memimpin ucapara peringatan Hari Dharma Samudera di Mako Lantamal XIII Jalan Yos Sudarso, Sebengkok, Tarakan Tengah, Selasa (15/1). FOTO: DOKUMENTASI YONMARHANLAN XIII TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana Pertama TNI Judjianto, M.Si, M.A, mengajak seluruh prajurit TNI AL mengenang Pertempuran Laut Arafuru 15 Januari 1962. Itu dia sampaikan dalam upacara Hari Dharma Samudera di Mako Lantamal XIII Jalan Yos Sudarso, Sebengkok, Tarakan Tengah, Selasa (15/1) sekira pukul 07.45 WITA.

Dalam upacara tahunan yang turut dihadiri sejumlah pamen termasuk Danyonmarhanlan XIII Mayor Marinir Fauzi Safi’i, S.AP, M.Tr.Opsla ini pada hakekatnya merupakan bentuk penghormatan terhadap para pahlawan bangsa sekaligus untuk mengenang peristiwa yang terjadi di Laut Arafuru pada 57 tahun silam.

“Pertempuran Laut Arafuru merupakan peristiwa heroik dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia tiga kapal cepat RI yaitu RI Harimau, RI Macan Tutul dan RI Macan Kumbang. Berjibaku melawan tiga kapal kombatan utama dan sebuah pesawat udara angkatan laut Belanda. Ketiga kapal tersebut tergabung dalam satuan tugas khusus-9 atau STC-9 dengan misi infiltrasi mendaratkan pasukan angkatan darat di timur Kaimana sebagai langkah awal perjuangan Trikora,” kata Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Judjianto.

Saat menuju daerah operasi ketiga kapal perang Republik Indonesia berjenis MTB tersebut berhadapan dan diserang oleh kekuatan armada tempur Belanda. Menyadari kekuatan yang tidak seimbang itu komodor Yos Sudarso yang berada di RI Macan Tutul mengambil alih komando kapal tersebut dengan melakukan manuver menyongsong gerak maju 3 kapal kombatan Belanda sehingga semua serangan semua kapal musuh hanya tertuju pada RI Macan Tutul. “Dengan penuh semangat komodor Yos Sudarso kobarkan semangat pertempuran yang disebutkan melalui jaring komunikasi mengiringi perlawanan RI Macan Tutul mengadang armada Belanda meskipun pada akhirnya RI Macan Tutul tenggelam secara gentle and brave bersama sang komodor Yos Sudarso yang gugur sebagai kusuma bangsa. Semangat pertempurannya tak akan pernah pudar dan lekang oleh waktu,” kata Judjianto.

Ia berharap kepada seluruh prajurit TNI AL di mana pun bertugas pertempuran harus penuh semangat. Kisah membela negara di Laut Arafuru telah memberikan keteladanan sejati kepada TNI AL tentang nilai dan semangat kejuangan yakni sikap kesatria rela berkorban dan tak pernah gentar menghadapi musuh dalam mempertahankan wilayah dan kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia.  “Oleh sebab itu nilai-nilai kejuangan tersebut harus diwarisi oleh seluruh prajurit TNI Angkatan Laut agar tetap tegar dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan pengaruh era globalisasi. Tantangan kita sebagai garda pelindung keutuhan dan kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia akan menjadi semakin kompleks. Namun selaku pimpinan TNI Angkatan Laut saya percaya dan yakin bahwa sikap dan jiwa patriotisme prajurit matra laut akan terus tetap terjaga untuk mempertahankan tegaknya NKRI,” sebutnya.

Melalui peringatan Hari Dharma Samudera ia menekankan prajurtit mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan patriotisme dan kepahlawanan serta nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Dalam upaya mewujudkan TNI AL yang berprestasi dan modern serta berkemampuan proyeksi regional dan berkomitmen global. (lim)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 11:54

Dunia Usaha Bergairah sambut New Normal di Tarakan

Di Tarakan, sejumlah sektor usaha seperti perhotelan dan kafe sudah…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:53

Kawal New Normal di Tarakan Tanpa Sanksi

TARAKAN - Untuk melihat kesiapan Kota Tarakan dalam menjalani tatanan…

Sabtu, 30 Mei 2020 11:47

Di Tarakan, Pasien Sembuh Terus Bertambah

JUMLAH pasien positif Covid-19 yang dirawat terus berkurang. Gugus Tugas…

Jumat, 29 Mei 2020 11:53

Pola Ibadah di Masjid pada New Normal Bertahap

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mengakui jika sebagian masjid di Kaltara…

Jumat, 29 Mei 2020 11:24

Kapolda: PSBB Tarakan Berhasil

TARAKAN - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tarakan…

Jumat, 29 Mei 2020 10:54

Buronan Perampok Berhasil Dibekuk di Rumah Mertua, Lihat Tuh Kakinya Bolong..!!

TARAKAN- Pelarian pelaku perampokan di area tambak Sungai Liu, Kabupaten…

Jumat, 29 Mei 2020 10:44

Dua Reaktif Rapid Test di Jalan Kusuma Bangsa Sudah Diisolasi

TARAKAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan,…

Jumat, 29 Mei 2020 10:24

Soal Rapid Test ke Karyawan, STB: Kerja Sama dengan Dinkes

TARAKAN - Beredar foto-foto sejumlah tenaga medis di salah satu…

Jumat, 29 Mei 2020 09:53

Bekantan 3 Tahun Dievakuasi dari Rumah Warga

EVAKUASI seekor bekantan (nasalis larvatus) berusia tiga tahun dari rumah…

Jumat, 29 Mei 2020 09:50

Urus Kambing, Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan menghanguskan sebuah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers