MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 08 Januari 2019 12:37
Target PAD Naik Rp 540 Miliar
MAKSIMALKAN: Tiga potensi penyumbang pajak terbesar akan digenjot untuk memenuhi target PAD tahun ini. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kaltara, menaikan target pendapatan asli daerah (PAD) Kaltara tahun ini  sebesar Rp 540 miliar.

Target itu jauh lebih besar jika dibandingkan dengan target PAD tahun 2018 yang hanya sebesar Rp 338,5 miliar. Kepala Bidang Pajak Daerah pada BP2RD Kaltara, Imam Pratikno mengatakan, setiap tahun PAD itu akan selalu ditingkatkan, kenaikan PAD itu juga disesuaikan dengan potensi yang ada.

“Ada beberapa potensi yang akan digenjot untuk memenuhi target tahun ini,” kata Imam kepada Radar Kaltara, Senin (7/1).

Adapun potensi yang akan digenjot. Yakni, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), kedua item ini diyakini mampu mendongkrak target PAD. “Tahun lalu untuk realisasi BBNKB dan PBBKB ini sudah sangat bagus,” ujarnya.

Bahkan melebihi target yang sudah ditetapkan, untuk BBNKB sendiri realisasinya mencapai Rp 78,5 miliar dari total target sebesar Rp 72 miliar. Sedangkan untuk realisasi PBBKB dari total target sebesar Rp 155 miliar yang terealisasi Rp 196,9 miliar. “Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2018 juga melebih target yang sudah ditetapkan,” bebernya.

Khusus untuk Pajak Air Permukaan (PAP) dan Pajak Rokok memang masih di bawah target yang sudah ditetapkan. Untuk PAP realisasinya hanya Rp 1,01 miliar dari total target Rp 1,5 miliar begitu juga untuk pajak rokok dari total target Rp 38,5 miliar yang terealisasi hanya Rp 27,47 miliar.

“Tahun ini juga kita upayakan dari pajak retribusi pelabuhan untuk mendongkrak PAD, dan tahun ini untuk pajak rokok targetnya dikurangi dari Rp 38,5 miliar menjadi Rp 37 miliar,” ucapnya.

Langkah dalam mengoptimalkan pajak sebenarnya tidak ada yang berbeda dengan tahun 2018, BP2RD akan tetap aktif melakukan sosialisasi dan melakukan melakukan sistem door to door kepada penunggak pajak. “Jadi langkah yang akan kami lakukan masih sama dengan tahun sebelumnya, tidak ada yang berbeda. Hanya target saja yang berubah,” pungkasnya. (*/jai/eza)

Target PAD Naik Rp 540 Miliar


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*