MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 27 Desember 2018 13:01
Orang Tua Masih Banyak Menolak

Capaian Imunisasi MR Dipastikan Tak Tercapai

RENDAH: Capaian imunisasi MR di Kota Tarakan masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah orang tua yang menolak anaknya divaksinasi. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Target 95 persen cakupan anak usia 9 bulan hingga 15 tahun untuk mendapatkan imunisasi measles dan rubella (MR) di Kota Tarakan, dipastikan tidak tercapai.

Kepastian tidak tercapaianya target cakupan imunisasi MR disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, Witoyo. Dijelaskan hingga saat ini target cakupan imunisasi MR dari data yang ada masih jauh dari capaian targetnya.

“Menurut Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mencapai 48 persen, sementara dari data real berdasarakan laporan dari puskesmas-puskesmas yang ada di Tarakan sudah 58 persen,” ungkapnya, Rabu (26/12).

Berdasarkan data yang dimiliki tersebut, dipastikan capaian target cakupan imunisasi MR di Kota Tarakan tidak tercapai. Keski sudah dua kali dilakukan penambahan waktu hingga akhir Desember tahun ini. “Tidak hanya Tarakan saja, di Kaltara dan beberapa daerah lain juga targetnya tidak tercapai,” bebernya.

Dirinya menjelaskan tidak tercapainya cakupan imunasi MR, tidak lain dikarenakan masih banyak orang tua yang enggan anaknya diberikan imunisasi MR. “Ini kembali lagi ke orang tua, terutama orang tua laki-laki yang tidak mau anaknya diberikan imunisasi MR, secara otomatis adanya penolakan ini tentunya merugikan untuk anak tersebut ke depannya,” tuturnya.

Kerugian yang dimaksud dirinya adalah, anak nantinya menjadi rentan terkena penyakit measles dan rubella. Bila sudah terjangkiti penyakit tersebut anak bisa menularkan kepada anak-anak lainnya. “Yang paling berbahaya bila terkena, anak dengan penyakit rubella, anak ini dapat menularkan ke ibu hamil yang efeknya akan mempengaruhi ke janin,” ujarnya.

Perlu diketahui ibu hamil terutama di trimester pertama yang terkena rubella dapat menyebabkan 80 hingga 90 persen bayi yang dilahirkan mengalami kecacatan seperti kelainan jantung, buta, katarak hingga tuli. Bila parah, dapat menyebabkan bayi meninggal di dalam kandungan.

“Terkait melakukan swepping ke rumah-rumah, dirinya anggap tidak bisa dilakukan bila dari orang tua si anak memang sudah dari awal menolak. Hal ini kembali lagi ke masing-masing orang tua, Dinkes Tarakan tida bisa memaksakan, yang jelas imunisasi MR ini sangat penting melindungi anak dari penyakit measles dan rubella,” bebernya.

Dirinya mengimbau untuk masa depan anak agar kebal dari penyakit measles dan rubella untuk dapat membawa anaknya ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi MR. “Meski pelaksanaannya hingga Desember, kita tetap memberikan pelayanan bagi yang mau hingga kapanpun dan tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkasnya. (jnr/eza)

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 10:36

Satlantas Selidiki Anak Tewas Disenggol Gerobak

TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan masih melakukan…

Rabu, 19 Februari 2020 10:33

Sinyal Irianto ke Irwan Sabri?

BEREDAR foto pertemuan H. Irwan Sabri dengan Gubernur Kalimantan Utara…

Selasa, 18 Februari 2020 10:54

AHY Sedot Perhatian di Pembukaan CFD

TARAKAN - Launching car free day (CFD) pada Minggu (16/2)…

Selasa, 18 Februari 2020 10:50

Mereka Belum Tahu Kapan Balik ke Tiongkok, Di Natuna Seperti Liburan

USAI menjalani masa observasi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau…

Minggu, 16 Februari 2020 11:57

BREAKING NEWS! Tangis Haru Sambut Mahasiswa Kaltara, Usai Diobservasi di Natuna

TARAKAN - 19 mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang dipulangkan…

Rabu, 12 Februari 2020 15:31

Lima Mahasiswa ‘Terkurung’ di Shandong

 LIMA mahasiswa asal Kota Tarakan saat ini masih terjebak di…

Rabu, 12 Februari 2020 15:19

Penyewa Rumah Asal Api Dicari Polisi

TARAKAN - Penyebab kebakaran di Jalan Pinus RT 13, Kelurahan…

Senin, 10 Februari 2020 15:06

Kembangkan Minat dan Bakat Anak di Masa Golden Age

Pemberian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ketika anak memasuki masa…

Senin, 10 Februari 2020 15:02

Honorer Siap-Siap Menganggur

TAK ada lagi istilah honorer, tenaga kontrak, atau outsourcing di…

Jumat, 07 Februari 2020 06:05

BREAKING NEWS!! Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Jembatan Besi

TARAKAN - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Bumi Paguntaka di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers