MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 27 Desember 2018 12:38
Ibadah Natal Bersama Saudara dari Malaysia

Dipimpin Datuk Wilson, Ahli Parlimen Malaysia

BERSAUDARA: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si beserta tokoh masyarakat Apau Kayan dan pejabat lainnya saat berfoto bersama dengan Datuk Wislon, Ahli Parlimen Malaysia beserta rombongan di Gereja Ora Et Labora, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Long Nawang, Sabtu (15/12) lalu. HUMAS UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Ada suatu kebanggan tersendiri serta harapan yang cukup besar untuk jalinan persaudaraan antar bangsa terus terjalin dengan baik. Sabtu (15/12) lalu, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si beserta rombongan Perjalanan Ibadah natal Bupati Malinau Tahun 2018 dan masyarakat Kecamatan Kayan Hulu, beribadah dan merayakan Natal bersama puluhan saudara dari Serawak, Malaysia.

Kedatangan saudara-saudara dari Malaysia tersebut dipimpin oleh Ahli Parlimen (DPR jika di Indonesia,Red), Datuk Wilson. Dalam sambutannya, Datuk Wilson mengungkapkan dirinya dari Serawak, Malaysia tak pernah bermimpi bisa berkunjung dan hadir bersama masyarakat Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu yang merupakan wilayah Apau Kayan.

Teristimewa lagi, ia bisa hadir di tengah-tengah masyarakat dan Bupati Malinau beserta rombongan perjalanan ibadah Natal. “Tak pernah saya bermimpi pada malam hari ini saya berada di kawasan negeri yang aman dan sejahtera tampak baik sekali. Saya juga bersama-sama rombongan berbahagia bisa bersama masyarakat Kayan Hulu ini merayakan Natal Tahun 2018. Semoga Tuhan memberkati kita semua, panjang umur dan terus memperkuatkan jalinan persaudaraan di seluruh kawasan Kalimantan, Indonesia dan Malaysia,” ucapnya.

Dijelaskan, tujuan dirinya dan rombongan datang ke Long Nawang, satu diantaranya adalah untuk meningkatkan hubungan baik antara negara, khususnya Indonesia yang merupakan negeri jiran yang sudah terjalin dengan baik selama ini. “Kita ini saling berdekatan, hanya saja dipisahkan dengan sempadan saja, satu dari Malaysia dan satu di Indonesia,” ungkapnya.

Dirinya pun merasa takjub dan tidak ada pikiran bisa berbicara dihadapan masyarakat Kabupaten Malinau, khususnya Long Nawang yang begitu ramai. Oleh karena itu, dirinya bersyukur kepada Tuhan yang telah memberinya satu kesempatan yang amat besar untuk bisa bertemu dengan saudara-saudara di Apau Kayan.

“Hanya sempadan saja yang memisahkan kita. Saya dari kecil dulu dengar Long Nawang ini, jadi pada hari ini mimpi saya nyata. Saya dari Serawak yang berani datang karena ingin berjumpa dengan saudara-saudara saya,” katanya.

Alasannya juga datang ke Long Nawang, karena dia selalu mendengar bahwa saudara-saudara dari Indonesia sering berkunjung ke Malaysia, maka dari itu, dirinya juga ingin berkunjung ke Indonesia. “Saya hari ini datang dan melihat bagaiman keadaan saudara-saudara kami di Apau Kayan ini,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Malinau Yansen TP, mengawali sambutan dengan mengucapkan selamat datang kepada Datuk Wilson beserta istri dan seluruh rombongan. Dikatakan Bupati, kebahagian yang ia dan masyarakat Apau Kayan rasakan tentu tidak bisa rasakan jika tidak bersama-sama merayakan Natal Tahun 2018 di Gereja Ora Et Labora, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Long Nawang.

“Teristimewa juga kita malam hari ini berbahagia dan bersuka cita karena kita bertemu dengan saudara-saudara kita dari Malaysia. Kita beri aplaus kepada saudara-saudara kita dari Malaysia,” ujar Bupati mengajak memberi apresiasi kepada Datuk Wilson dan rombongan.

Dalam acara ibadah Natal yang digelar malam hari itu, Bupati mengatakan bahwa dirinya akan menyampaikan dua hal. Yang pertama dirinya menyampaikan apresiasi terhadap rombongan saudara-saudara dari Malaysia yang ia anggap luar biasa berkunjung dan merayakan Natal bersama warga Apau Kayan. Kemudian, dirinya juga akan menyampaikan pesan-pesan Natal pada umat Kristiani, khususnya masyarakat Long Nawang.

“Jadi kalau Datuk Wilson sampaikan bahwa daerahnya (Serawak) terbesar di wilayah Malaysia, wilayah saya juga terbesar di Indonesia. Kalau Provinsi Kalimantan Utara (kaltara) ini, 72 ribu kilometer persegi, wilayah kami itu 40 ribu, jadi setengah wilayah Kaltara ini wilayah Malinau,” ungkapnya.

Karena oleh sebab itulah, lanjutnya, dengan karakter geografis yang seperti itu, tegas dirinya katakan Malinau, khususnya di wilayah Apau Kayan perlu dimekarkan. “Jadi harapan kita dan mohon doa kepada hadirin semua, mudah-mudahan ke depan nanti Apau Kayan ini menjadi sebuah Kabupaten,” katanya.

Sesungguhnya, lanjut Bupati Malinau dua periode ini, walaupun secara pemerintahan belum jadi kabupaten, tapi nilai hidup masyarakat Apau Kayan telah menunjukkan nilai hidup sebagai sebuah kabupaten. “Datuk dan saudara sekalian bisa lihat, gedung (GKII Long Nawang) ini, kalau di kota-kota paling (besarnya) setengah dari gedung ini. Jadi kalau dulu Datuk datang ke sini, katakanlah tahun 2010, Datuk tidak percaya ini seperti ini. Karena dulu yang Datuk lihat ini sebelum tahun 2010, mobil Datuk itu belum sampai di sini. Paling jauh di Tapak Mega, di pos perbatasan. Nah sekarang, sudah masuk ke desa,” ungkapnya.

Saat ini, jelas Yansen, jalan tembus antar wilayah di Apau Kayan hanya dua desa yang belum tembus, yaitu Desa Long Sule dan Desa Long Pipa. Namun, dengan adanya keterbatasan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus mengupayakan untuk jalan tersebut tembus. Dan tahun 2019, diupayakan untuk membeli alat berat untuk membuka jalan tersebut.

“Saya sudah memprogramkan membeli alat berat untuk Long Sule dan Long Pipa, supaya mereka bisa membangun akses jalan ke Long Sule, dan mudah-mudahan tahun 2020 Apau Kayan ini sudah total tembus (jalan),” ucapnya.

Dengan terbukanya jalur transortasi, maka akan lebih meningkatkan lagi semangat pembangunan di Apau Kayan. “Ini yang saya kira suatu hal yang sangat membanggakan kita dan harapan ini tentu juga akan luar biasa dengan kehadiran beliau (Datuk Wilson),” sebutnya

Yang dibutuhkan saat ini, kata Yansen, adalah bagaimana komunikasi antar negara terjalin dengan baik, apalagi Malinau merupakan daerah perbatasan. Karena diketahui bersama, warga Malinau juga banyak punya saudara di Malaysia. Pun begitu warga Malaysia, masih banyak punya sanak keluarga di Malinau.

“Saya doakan rombongan agar selamat dalam menuju kembali ke Malaysia, dan ada kerinduan kembali untuk ke Apau Kayan,” ucap Bupati mendoakan sekaligus berterima kasih atas kunjungan saudara-saudara dari Malaysia. (ags/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*