MANAGED BY:
SELASA
12 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 26 Desember 2018 13:26
Gegana Bersiaga hingga 1 Januari
SIAGA PENGAMANAN: Pengamanan oleh Gegana Polda Kaltara di Gereja HKBP Tarakan, Selasa (25/12). JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Tiga unit pasukan Gegana ditugaskan meningkatkan pengamanan pada si semua gereja. Dalam sterilisasi tersebut petugas Gegana memeriksa seluruh bagian gereja. Tak terkecuali mimbar depan yang digunakan untuk khotbah pemuka agama. Hal tersebut dikarenakan dalam situasi apapun segala kemungkinan dapat terjadi.

Saat dikonfirmasi,  Wakasubjen Gegana Polda Kaltara Ipda Angit Ilham Pratama menuturkan pengamanan tahun ini ditempatkan di sejumlah gereja. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Tarakan.

“Untuk kegiatan saat ini kami sedang melakukan sterilisasi serta pengamanan beberapa gereja yang ada di Tarakan, guna untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman dalam pelaksanaan ibadah. Untuk yang disterilisasi ada beberapa gereja. Kami koordinasi dengan Polres yang diduga mempunyai jumlah jemaat yang banyak, guna mencegah ancaman yang terjadi sewaktu-waktu,” terangnya, kemarin (25/12).

Ia menerangkan, pihaknya juga telah mendapat instruksi Polres Tarakan mengenai titik gereja yang memiliki jemaat yang banyak serta dianggap menjadi titik rawan terhadap kejadian yang tidak diinginkan. “Kami juga mendapat instruksi dari Polres bahwa gereja-gereja mana saja yang memiliki jemaat yang sangat banyak dan memiliki kemungkinan terhadap hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Dalam pengamanan tersebut, Gegana dibantu bersama badan terkait, memeriksa bagian sudut gereja yang dinilai rawan. Seperti  perabotan dan tempat yang jauh dari jangkauan mata manusia. Selain itu petugas keamanan juga tidak lupa memeriksa sekeliling gereja termasuk semak tanaman yang berpotensi digunakan untuk menaruh benda mencurigakan.

“Kami periksa seperti barang-barang yang mencurigakan serta memeriksa sudut-sudut gereja, di bawah kursi, gorden dan tempat yang diduga tempat yang memungkinkan ditaruh sesuatu. Peralatan yang digunakan seperti metaldetector untuk menemukan benda yang tersembunyi atau benda yang sengaja disembunyikan,” tukasnya.

Ia menerangkan jika pihaknya akan melakukan pengamanan hingga tanggal 1 Januari 2019. Mengingat Tahun Baru juga merupakan momen yang rawan terhadap bentuk segala teror.

“Untuk sterilisasi kami laksanakan dari tanggal 24 sampai tanggal 1 Januari tahun depan. Untuk hari ini kami melakukan sistem per unit. Masing-masing unit mampu memeriksa 4 sampai 5 gereja. Jadi kami dari Gegana Kalimantan Utara dibagi jadi sekitar 3 unit,” ujarnya.

Pengamanan di sejumlah gereja juga melibatkan puluhan personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU).

Komandan Banser Tarakan Yustriadi mengungkapkan, untuk pengamanan Natal tahun ini pihaknya melibatkan 50-an personel yang tersebar di beberapa gereja. Di antaranya terdapat pasukan senyap yang melakukan pemantauan secara sembunyi-sembunyi. “Kami bagi, ada yang porsi senyap ada yang kami plot seperti ini. Yang senyap itu sifatnya memantau memata-matai dan mendeteksi dini kemungkinan-kemungkinan adanya sabotase atau human error yang mungkin terjadi,” tuturnya.

Ia berharap, semoga tahun ini perayaan ibadah Natal bisa berjalan dengan lancar dan baik.

 

SETIAP UMAT NASRANI HARUS BERCAHAYA

Perayaan Natal menjadi perayaan sukacita bagi umat nasrani di mana saja. Seperti biasa, seluruh umat nasrani akan merayakan ibadah, sama halnya di Gereja Toraja Jemaat Juata Tarakan yang melangsungkan ibadah dengan penuh hikmat.

Tepat pukul 09.30 WITA, para jemaat mengawali Natal dengan damai tanpa hambatan apa pun. Petugas Kepolisian Resor (Polres) Tarakan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ikut mengamankan ibadah.

Dalam khotbah perayaan Natal tahun ini, pendeta Gereja Toraja Jemaat Juata Tarakan, Daniel Patandean mengatakan setiap umat harus mengikuti apa yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus. Melalui kelahirannya, setiap umat Kristen patut untuk hidup baru.

“Perayaan Natal bukan hanya formalitas saja, tetapi betul-betul menghayati kelahiran sang juru selamat,” ujarnya.

Jangan sampai semua orng hanya terjebak ada rutinitas semu dan melewatkan apa yang telah Tuhan berikan. Setiap umat datang beribadah pada perayaan Natal karena sungguh-sungguh di tahun 2018 ini Tuhan campur tangan dalam setiap kehidupan. “Oleh kemampuan manusia tidak mungkin dilakukan, tetapi dengan campur tangan Tuhan bisa terjadi. Itulah hakikat ibadah kita,” ujarnya.

Dalam suasana Natal, kehidupan manusia sudah diterangi agar setiap manusia dituntun untuk berhikmat. Semua manusia memiliki harkat dan martabat di mata Tuhan. “Sehingga jangan sampai orang lain menganggap dirimu rendah,” tuturnya.

Bagaimana Tuhan mau membawa manusia untuk menikmati yang lebih indah, menawan untuk menatap masa depan. Karena itu di hari Natal ini, dia mengajak setiap umat dalam kesibukan, rencana, konsep yang telah gagal untuk dilanjutkan melalui sikap hidup dengan mempersiapkan hari depan yang penuh harapan. “Karena berkat Tuhan telah siap dan sedia,” ungkapnya.

Begitu juga dalam keberagaman yang ada, sudah seharusnya sikap dan teladan Yesus Kristus dicontohkan dalam kehidupan setiap umat nasrani. Jika berperilaku yang pantas dan sikap hidup yang benar, maka cahaya yang disampaikan itu sungguh bercahaya dalam kehidupan sehari-hari. “Dalam menjalani kehidupan ini, kita hanya sebagai alat saja. Jangan sampai mengkhawatirkn segala hal. Kiranya cahaya Natal akan terus tersampaikan,” imbuhnya. (*/naa/*/zac/lim)

 


BACA JUGA

Senin, 11 November 2019 11:57

Ditinggal Berbelanja, Rumah Terbakar

TARAKAN - Kebakaran menimpa dua rumah dan satu gudang yang…

Sabtu, 09 November 2019 09:58

Ular 8 Meter Bolak-balik Masuk Pasar

TARAKAN – Beberapa warga berlarian meninggalkan kiosnya di bagian Selatan…

Sabtu, 09 November 2019 09:56

Jusuf SK: Dukungan Nasdem Belum Tentu

MESKI tercatat sebagai kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dr. H.…

Sabtu, 09 November 2019 09:53

Meski Sembuh, Penyakit Mizyan Bisa Kambuh

TARAKAN – Bayi yang diketahui bernama Mizyan Haziq Abdillah, sebelumnya…

Sabtu, 09 November 2019 09:49

Anak SD Jadi Korban Badai

BELAKANGAN ini pelanggan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan…

Sabtu, 09 November 2019 09:45

Dari Penghargaan hingga Pembicara di Kampus Terkenal

Walaupun umurnya sudah jelang 67 tahun, tidak menyurutkan semangat H.…

Jumat, 08 November 2019 14:49

Menunggak Setahun, 1.800-an SR Diputus PGN

TARAKAN - Saat ini, jaringan gas (jargas) terpasang pada 15…

Jumat, 08 November 2019 14:45

Pahlawan Itu Bukan Dikendalikan Teknologi

TARAKAN – Definisi seorang pahlawan tidak harus diidentikkan dengan mengangkat…

Jumat, 08 November 2019 14:42

Temukan Indikasi Pelanggaran, Segera Laporkan!

TARAKAN – Dalam rangka upaya pembangunan wilayah bebas korupsi (WBK)…

Jumat, 08 November 2019 14:38

Mau Menginap di Hotel..?? Tolong Tunjukkan Kartu Nikah

TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*