MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 26 Desember 2018 11:15
Satu Rumah Tinggal Arang

Hanya Kendaraan Tersisa

PADAMKAN: Tampak petugas saat melakukan proses pendinginan dalam musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Padat Karya RT 80, Tanjung Selor Hilir, Senin (24/12) dini hari. SAMSUL UMARDHANY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Sebuah rumah berserta isinya di Jalan Padat Karya RT 80, Tanjung Selor Hilir hangus terbakar akibat amukan si jago merah yang terjadi pada Senin (24/12) dini hari. Selain kendaraan tak ada harta benda yang dapat diselamatkan.

Menurut keterangan saksi, Andi (23), warga sekitar yang turut menyaksikan peristiwa itu, api mulai muncul sekira pukul 00.00 Wita. Saat itu ia katakan terdengar suara warga yang berteriak adanya kebakaran di rumah ketua RT setempat. “Awalnya ada yang berteriak. Karena itu, warga yang ada di dekat lokasi pun keluar termasuk saya, saya lihat api memang terlihat di rumah pak RT itu,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Ia katakan, awalnya api mulai terlihat di area belakang rumah dan kemudian membesar ke bagian tengah rumah. Ia perkirakan api bersumber dari dapur rumah tersebut. Namun secara pasti ia belum mengetahui penyebabnya. “Saya belum tahu penyebabnya apa, tapi kalau dilihat api mulai muncul itu sekira di area dapur,” ungkapnya.

Api saat itu semakin membesar karena rumah berbahan kayu, selang beberapa menit pun api melebar ke seluruh bagian rumah dan petugas pemadam pun datang berupaya memadamkan api. “Warga juga menyelamatkan penghuni beserta keluarganya dan alhamdullilah berhasil diselamatkan, hanya saja barang-barang tidak dapat diselamatkan. Kecuali mobil dan motor yang ada di depan yang sempat diamankan warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Disatpol PP dan PMK Bulungan, Gajali Rahman menerangkan, pihaknya mendapatkan laporan tersebut sekira pukul 00.15 Wita dan pihaknya pun bergegas ke lokasi yang dimaksud. “Tak lama masuknya laporan kami pun segera ke lokasi, dan posisinya memang saat sampai api sudah membesar,” ungkapnya.

Beberapa unit armada yang diturunkan sejak awal pun kata dia tak mampu memadamkan api. Sehingga pihaknya harus menurunkan beberapa armada lagi untuk dapat memadamkan amukan si jago merah. “Dari kami ada enam armada, ditambah dengan armada milik Dispol PP dan PMK Provinsi sebanyak dua unit, artinya ada delapan unit armada diturunkan barulah api bisa dipadamkan,” jelasnya.

Dalam hal ini, kata dia hanya ada satu unit rumah yang hangus terbakar. Tidak ada kendala dalam pemadaman itu, hanya saja bahan kayu rumah tersebut yang membuat api cepat membesar. Namun beruntung tak merembet ke kiri dan kanan rumah. “Kita sampai di lokasi api sudah membesar, kami tetap lakukan upaya pemadaman agar tak merembet ke sebelahnya, alhasil hanya satu rumah yang terbakar,” jelasnya.

“Api baru bisa dipadamkan setelah petugas berkutat di TKP selama kurang lebih 30 hingga 45 menit, api secara total bisa dipadamkan sekira pukul 01.15 wita,” sambungnya.

Disinggung mengenai penyebab kebakaran, pihaknya juga belum bisa menyimpulkan hal tersebut. “Kami juga belum tahu penyebabnya apa, banyak kemungkinan, bisa korsleting, bisa juga sisa-sisa api di kompor atau dapur,” tuturnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Ps Kasubbag Humas Polres Bulungan Aiptu Tutut Murdayanto mengatakan, rumah yang terbakar tersebut milik Mujib yang diketahui sebagai ketua RT setempat. Korban tinggal di dalam rumah itu bersama anaknya bernama Junaedi alias Juned beserta seorang istri dan anaknya. “Pak Mujib sendiri sedang berada di luar daerah, lantaran ada kegiatan,” jelasnya.

Saat ini pihaknya sudah memasang garis polisi di tempat tersebut agar tidak ada yang masuk. Sebab pihaknya akan menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Ia memperkirakan kerugian materiel bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Untuk korban jiwa ia memastikan tidak ada. “Jadi akan kami selidiki melalui fungsi Reskrim, akan diolah TKP terlebih dahulu, penghuninya juga belum kami mintai keterangan lantaran masih dalam kondisi yang syok,” pungkasnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 09:25

KERASSSS...!! Ke KPU, DPRD Ingatkan Anggaran Jangan Dibuat Hura-Hura

TANJUNG SELOR – Meski anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Sabtu, 21 September 2019 09:22

SIAP-SIAP AJA..!! 2020, Kemarau Diprediksi Lebih Ekstrem

Titik Panas di Kaltara Pukul 18.00 WITA Jumat (20/9) Lokasi …

Sabtu, 21 September 2019 09:15

PK Ditolak, Bang Toyib Tetap Dihukum Mati

TANJUNG SELOR - Upaya Arman Sayuti alias Bang Toyib terpidana…

Sabtu, 21 September 2019 09:13

Pengguna Ijazah Palsu Divonis 4 Bulan

TANJUNG SELOR – Sidang pelanggaran pemilu yang melibatkan Samsul sebagai…

Jumat, 20 September 2019 09:02

Tak Ingin Dibohongi, PLN Diminta Komitmen

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Soal Sengketa Lahan di Lokasi Pertambangan, Perusahaan Sebut Lahan Sudah Klir

TANJUNG SELOR – Menyikapi keluhan masyarakat Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Unsur Pimpinan Definitif Segera Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Unsur pimpinan definitif di Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Penyelesaian Batas Wilayah Belum Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai provinsi…

Jumat, 20 September 2019 09:00

Maharajalila Diusulkan Jadi Nama Korem Kaltara

TANJUNG SELOR – Komando Resor Militer (Korem) Provinsi Kalimantan Utara…

Kamis, 19 September 2019 09:13

Kualitas Udara Baik, tapi Sekolah Kok Diliburkan?

TANJUNG SELOR – Berdasarkan pantauan  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*