MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 26 Desember 2018 11:10
Dilema Runway Ditambah, Rumah Warga Jadi Korban
BELUM LAYAK: Bandara Nunukan hingga saat ini masih melakukan pembenahan, agar maskapai jenis Boeing dapat mendarat. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Panjang bandar udara (bandara) Nunukan, kini mencapai 1.450 meter. Pendaratan hanya dapat digunakan khusus maskapai jenis avions de transport regional (ATR) 72 dan mengangkut penumpang dengan jarak pendek.

Sedangkan untuk maskapai jenis boeing belum dapat mendarat di Bandara Nunukan, karena panjang runway bandara belum mencukupi yakni sesuai standar jarak sekira 1.800 meter. Dilemanya saat ini, jika Bandara Nunukan dipaksakan untuk melakukan pemanjangan dan pelebaran bandara, maka rumah warga akan tergeser.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bandara Nunukan, Nurul Anwar.  Menurutnya, jika dipaksakan maka jalan yang ada di sekitar bandara akan habis digeser. Begitu pula dengan rumah yang ada di sekitar bandara.

“Pertanyaan sekarang siapkah, rumah warga digeser karena lebar bandara harus ditambah,” kata Nurul Anwar.

Dia menjelaskan, untuk lahan bandara Nunukan diserahkan kepada pemerintah daerah. Pihak Bandara Nunukan, jika lahan ada maka siap dilakukan penambahan, perpanjangan dan pelebaran landasan pesawat mendarat.

Panjang runway bandara seharusnya mencapai 1.800 hingga 2.000 meter. Maka lebar runway harus mencapai 300 meter. Saat ini lebar dan panjang bandara yang sulit ditambah. Karena telah mentok, saat ini hanya dapat mendarat maskapai jenis ATR 42.

Jika tak dilakukan pelebaran bandara, maka secara otomatis tidak dapat melakukan penerbangan dengan jarak jauh. Seperti Nunukan langsung ke Jakarta atau Nunukan ke Makassar. “Bisa dari Nunukan ke Jakarta. Namun transit dulu di Tarakan. Lalu melanjutkan penerbangan ke Jakarta,” ujarnya.

Untuk mendarat maskapai jenis Boeing tidak terlalu sulit, jika sarana dan prasarana layak. Sisa meminta izin untuk penambahan rute. Karena sebagai status kabupaten tetap layak melakukan penerbangan jarak jauh, seperti di Kabupaten Berau.

Ia menambahkan, Bandara di Kabupaten Berau panjang runway telah mencapai 2.000 meter, lebar 300 meter. Sangat layak menerima penerbangan jarak jauh. Saat ini lebar bandara Nunukan hanya 80 meter, dan untuk melakukan pembebasan lahan sangat sulit.

“Pembebasan lahan cukup lama baru selesai. Sebagai pihak bandara tetap selalu mendukung pembangunan bandara Nunukan ini,” tambahnya. (nal/zia)

 


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:30

Aji Kuning Kini Jadi Langganan Banjir

NUNUKAN – Sejumlah desa yang ada di Sebatik menjadi langganan…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

PLBN Krayan Dibangun Akhir Tahun

LONG BAWAN - Pos lintas batas negara (PLBN) yang berada…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:09

Daya Berkurang Hingga 2,5 MW, Listrik Bakal Mati-Mati Lagi

NUNUKAN – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan, kembali…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:06

Tak Hadiri Apel Pagi, Kinerja Honorer Dipertanyakan

NUNUKAN - Banyaknya tenaga honorer di lingkungan Sekretariat Kabupaten (Setkab)…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:05

Hakim Tunda Sidang Selama Dua Pekan

NUNUKAN – Sidang perdana preperadilan kasus dugaan kayu ilegal akhirnya…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:04

Tabrakan dengan Pelajar, Honorer Tewas di Tempat

NUNUKAN – Seorang honorer di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:27

Sejumlah Sekolah Terima Surat Palsu

NUNUKAN – Sejumlah sekolah negeri dan swasta di Nunukan menerima…

Selasa, 20 Agustus 2019 09:26

Bangun Sinergisme TNI-Polri, Polres Gelar Apel

NUNUKAN – Tetap ingin meneruskan jalinan sinergisme antar TNI-Polri, Polres…

Senin, 19 Agustus 2019 12:30

Calon Pengantin Nyaris Batal Nikah

DUA orang pria nyaris menjadi korban kecelakaan tunggal dalam insiden…

Senin, 19 Agustus 2019 12:11

Pasang Akuarium sebagai Pengingat Pengunjung

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan mempunyai cara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*