MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

ADV

Jumat, 21 Desember 2018 22:08
Hingga November 2018, BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan Klaim Rp 46 Miliar
MANFAAT JADI PESERTA BPJS: Salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan saat mengurus klaim santunan pada program BPJS di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tarakan, Jumat (21/12). FOTO: IST

PROKAL.CO,

TARAKAN – Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaaan Cabang Tarakan, Wira Sirait, mengatakan, pembayaran klaim santunan pada program jaminan sosial ketenagakerjaan sejak Januari hingga 30 November 2018 mencapai Rp 46,06 miliar.

“BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan telah melayani dan membayarkan jaminan kepada peserta sebanyak 5.159 kasus,” sebut Wira Sirait kepada Radar Tarakan, Jumat (21/12).

Dijelaskan Wira, pembayaran biaya santunan tersebut meliputi klaim jaminan hari tua (JHT) sebanyak 4.485 kasus dengan nominal Rp 40,08 miliar, jaminan pensiun (JP) sebanyak 423 kasus dan Rp 459 juta, jaminan kematian (JKM) 86 kasus sebesar Rp2,2 miliar, dan Rp 3,2 miliar untuk jaminan kecelakaan kerja (JKK) dengan 165 kasus.

“Hingga Oktober klaim yang paling mendominasi adalah jaminan hari tua. Di mana peserta langsung bisa klaim JHTnya dengan masa tunggu satu bulan sejak peserta non-aktif kepesertaanya,” katanya. “Dan kita sarankan kepada peserta JHTnya jangan langsung diambil kalau hanya takut hilang. Sesuai dengan visi misi BPJS Ketenagakerjaan, kami siap memberikan manfaat layanan seluas-luasnya bagi tenaga kerja di seluruh Indonesia. Tugas kami melindungi dan meningkatkan kesejahteraan peserta dan juga keluarganya,” tambah Wira Sirait. (hs/sur)


BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers