MANAGED BY:
RABU
16 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 19 Desember 2018 14:08
MUI: 28 Desember Lokalisasi Ditutup
ILUSTRASI

PROKAL.CO,

TARAKAN - Setelah menunggu sekian lama, akhirnya penutupan lokalisasi kembali menuai janji dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Tanggal 28 Desember 2018. Meski tak pindah dari lokalisasi, namun masing-masing pekerja lokalisasi diberi janji sebanyak Rp 5,5 juta per pekerja lokalisasi untuk membangun bisnis positif yang terbebas dari kegiatan prostitusi.

Kepada Radar Tarakan, Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Tarakan K.H. Muhammad Anas mengatakan, bahwa pada dasarnya penutupan lokalisasi tak hanya menjadi aspirasi MUI saja, melainkan juga dari kalangan masyarakat hingga munculnya dukungan dari Pemkot dan Polres. “Demi negara, ini harus ditutup. Tapi tetap ada pembinaan,” ujarnya dalam pertemuan di Kantor Wali Kota, kemarin (18/12).

Anas mengungkapkan bahwa pekerja lokalisasi memutuskan untuk tetap tinggal diam di kawasan bekas prostitusi untuk melakukan pembinaan, namun jika ingin berpindah tempat tinggal, maka pekerja prostitusi hendaknya berkoordinasi dengan pemerintah lebih dulu. “Jadi ada sistem memanusiakan manusia, diharapkan kondisi kerohaniannya (pekerja prostitusi) dapat berkembang agar tidak kembali kepada pekerjaannya,” tuturnya.

Jika sampai tanggal 28 Desember penutupan lokalisasi tak juga dilakukan, para eks pekerja prostitusi akan dikenakan sanksi tegas. Melalui hal tersebut, MUI optimistis setelah tanggal 28 Desember 2018 Kota Tarakan akan bebas dari kegiatan prostitusi.

Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga membenarkan bahwa penutupan lokalisasi dibutuhkan proses. Pertemuan intens akan terus dilakukan hingga mendekati hari H pelaksanaan.

Nah, khusus pekerja lokalisasi akan diberi santunan Rp 5,5 juta per orang untuk perubahan status pekerjaan. Selanjutnya Pemkot akan melakukan pertemuan rutin bersama dinas terkait sampai kepada proses penutupan lokalisasi. “Nanti kami akan melakukan pendataan kembali (jumlah pekerja prostitusi). Akan ada macam-macam tawaran pekerjaan, tapi bukan yang begitu lagi,” urainya. (*/shy/lim)

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 Juni 2021 19:11

Banyak Laporan WNA di Tanjung Selor Mau Jadi WNI

TARAKAN – Dalam pengawasan keberadaan warga negara asing (WNA) di…

Selasa, 15 Juni 2021 19:09

Hanya Prokes yang Relevan Tekan Covid-19

TARAKAN – Penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat oleh masyarakat,…

Selasa, 15 Juni 2021 18:55

Koordinasi Unit Kerja Cegah Pemalsuan Dokumen Covid-19

TARAKAN – Mencegah adanya tindakan pemalsuan surat bebas Covid-19 oleh…

Selasa, 15 Juni 2021 14:15

SPBE Sudah Layani 5 Agen di Kaltara

TARAKAN - Pasca diresmikannya SPBBE di Tarakan membuat Tarakan tak…

Selasa, 15 Juni 2021 11:14

Masih Banyak Jukir Liar Berkeliaran

TARAKAN - Adanya instruksi Presiden Joko Widodo untuk memberantas aksi…

Selasa, 15 Juni 2021 11:09

MENGEJUTKAN..!! Identitas Mayat Terungkap, Korban Diduga Diterkam Binatang

TARAKAN - Pihak kepolisian akhirnya menemukan identitas mayat seorang pria…

Selasa, 15 Juni 2021 11:08

Kebakaran Ludeskan Kios Sembako dan Konter HP

TARAKAN - Kebakaran terjadi kembali di rt 12 Kelurahan Juata…

Selasa, 15 Juni 2021 11:07

Soal Narkotika, Malaysia Dinilai Acuh dan Cuek

PEMERINTAH Malaysia dinilai acuh terhadap persoalan narkotika yang masuk ke…

Selasa, 15 Juni 2021 11:05

Pipa PDAM Jalur Tarakan Timur Bocor

TARAKAN - Kebocoran pipa PDAM kembali terjadi di Kota Tarakan.…

Senin, 14 Juni 2021 18:00

KNKT Tidak Turunkan Tim Investigasi

TARAKAN – Dalam peristiwa kecelakaan Speedboat (SB) Ryan yang mengakibatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers