MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:59
Mau Bangun Ini, Pertamina Beri Catatan Khusus

Pembangunan DPPU Bandara Tanjung Harapan

DISURVEI: Pembangunan depot pengisian pesawat udara di Bandara Tanjung Harapan dan Bandara Kolonel RA Bessing masih dalam proses yang kini dalam tahap survei dari PT Pertamina. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah melakukan survei ke Bandara Kolonel RA Bessing, Kabupaten Malinau. PT. Pertamina (Persero) melanjutkan kunjungan ke Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor untuk melihat kesiapan rencana pembangunan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).

Dari hasil pertemuan itu, Pertamina memberikan beberapa catatan khusus kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Khususnya kesiapan lahan dan akses penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berjenis avtur.

Aviation Manager Regional Kalimantan PT Pertamina (Persero), Delfi menjelaskan, dari pertemuan itu pihaknya dapat memetakan bagaimana avtur ke depan. Kemudian yang tidak kalah penting kondisi sekarang. “Pertamina dalam hal ini perlu men-support ketersedian avtur,” ungkap Delfi kepada Radar Kaltara, Jumat (14/12).

Kemudian, operasional juga harus efisien. Jadi itu yang akan menjadi fokus Pertamina. Kemudian dari segi bandara, sejauh mana kesiapan lahan serta akses pendistribusian avtur agar dapat berjalan dengan lancar.

“Data hasil pertemuan ini akan kita kelola terlebih dahulu di regional Kalimantan, untuk selanjutnya dilaporkan ke Pertamina pusat. Jadi keputusan semua ada di pusat bisa atau tidaknya dibangun DPPU di Bandara Tanjung Harapan dan Bandara Kolonel RA Bessing,” jelasnya.

Apabila mendapatkan persetujuan dari  pusat, tahap selanjutnya, tim dari Pertamina akan menurunkan tim survei untuk melihat langsung seperti apa kondisi di lapangan. “Karena sebelum resmi mendapatkan pesertujuan tim akan terlebih dahulu melakukan survei,” sebutnya.

Sesuai usulan Pemprov Kaltara, akan ada tiga bandara yang akan dibangun DPPU. Di antaranya, Bandara Tanjung Harapan, Bandara Kolonel RA Bessing dan Bandar Udara Nunukan. Namun, untuk pembangunan DPPU di Kabupaten Nunukan belum dapat dilakukan pengkajian, karena pihaknya saat ini masih fokus ke dua bandara terlebih dahulu.

“Kemarin itu kita sudah ke Malinau, dan kita lihat di sana (Malinau) lebih prospek, karena penerbangannya juga sudah mulai banyak,” ujarnya.

Begitu juga dengan di Bandara Tanjung Harapan, prospeknya cukup bagus. Apalagi berdasarkan informasi di Kaltara akan ada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI). “Saya yakin ke depan Kaltara akan memiliki banyak potensi besar, tapi semua keputusan itu tergantung dari pusat saja,” kata Delfi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perhubungan Udara dan Perkeretaapian pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Andi Nasuha mengatakan, sebenarnya untuk lahan sudah siap yang berlokasi di seberang bandara dengan luas lahan 4.000 meter persegi. “Tapi dari Pertamina meminta agar DPPU dibangun tidak jauh dari pelataran pesawat atau apron,” bebernya.

Menurut Andi, hal itu tidak menjadi masalah, karena ke depan apron juga akan dipindahkan ke seberang bandara. “Jadi akan lebih dekat dengan DPPU,” ujarnya.

Untuk masalah lahan, ia mengaku akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan. Karena lahan yang berada di dalam pagar merupakan lahan milik Pemkab Bulungan. “Nanti kita akan berkoordinasi, agar secepatnya DPPU terealisasi,” harapnya.

Apalagi dari maskapai juga sudah sangat menunggu realisasi pembangunan DPPU ini, karena dengan adanya DPPU ini pihak maskapai tidak lagi harus membawa BBM dari Balikpapan dan Tarakan. “Tadi salah satu maskapai juga sudah ada rencana melakukan penambahan penerbangan kalau DPPU sudah terbangun,” bebernya.

Untuk itu, ia berharap pembangunan DPPU di Kaltara dapat segera terealisasi. Pembangunan DPPU ini merupakan upaya dari Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie untuk memenuhi kebutuhan BBM di setiap bandara yang ada di wilayah Kaltara. “Kalau sudah ada DPPU untuk melakukan penambahan maskapai juga akan sangat mudah,” pungkasnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*