MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 14 Desember 2018 14:46
Rp 9 Miliar untuk Relokasi Pipa
HARUS STERIL: Pipa yang ada di kawasan Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor akan direlokasi karena dinilai sebagai SOP keselamatan penerbangan. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan, pada 2019 mendatang rencana relokasi pipa instalasi pendistribusian air bersih yang berada di kawasan bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor akan dipindahkan.

Bahkan untuk memindahkan pipa itu, DPUPR-Perkim telah mengusulkan dana kurang lebih Rp 9 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2019.

Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPR-Perkim, Sudjadi mejelaskan, relokasi ini sebenarnya sudah diusulkan sejak 2018 lalu. Tapi karena tidak dapat maka kembali diusulkan di tahun depan. “Tapi kita belum dapat pastikan apakan nanti usulan itu terpenuhi atau tidak,” ungkap Sudjadi kepada Radar Kaltara, Rabu (12/12)

Sebab bisa saja yang disetujui di bawah nominal yang sudah diusulkan, tapi ia berharap usulan itu dapat diterima agar relokasi secepatnya bisa terealisasi. “Jadi kita tunggu saja nanti berapa anggaran yang disetujui,” ujarnya.

Sebenarnya, kata Sudjadi, relokasi itu bukan untuk mendukung percepatan pepanjangan landasan pacu atau runway. Tapi lebih ke standar operasional prosedur (SOP), karena kawasan bandara harus steril. “Yang lebih dikhawatirkan kalau ada kerusakan, sudah pasti akan susah teknisi untuk memperbaiki,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Teknisi Elektronika Bandara Tanjung Harapan, Yuyu Rivan mengatakan, sebenarnya bukan hanya pipa saja, dalam SOP itu tiang listrik dan jaringan telepon pun tidak dibenarkan berada di kawasan bandara. “Jadi setiap bandara itu harus steril,” jelasnya.

Dikatakan, keberadan pipa ini sebenarnya sudah ada sejak 1982 silam. Pada awalnya memang tidak terjadi permasalahan. Namun, berjalannya waktu dan adanya pengembangan bandara, keberadaan pipa itu dipandang sangat berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.

Posisi pipa itu katanya, dulu berada di ujung STA 900. Namun setelah pengembangan dan perpanjangan runway hingga 1.600 meter, maka pipa itu dilintasi. Sehingga relokasi perlu dilakukan secara total atau dikeluarkan dari kawasan bandara. “Kalau masih di ujung (bandara, Red) masih kena. Maka di luar kawasan sekaligus,” imbuh dia.

Jika pun tidak dapat direlokasi hingga ke luar kawasan, setidaknya pipa yang digunakan jauh lebih berkualitas agar tidak terlalu sensitif. “Kalau kualitas buruk biar tidak muncul di permukaan dan ditanam kena getaran masih bisa saja rusak,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Benuanta, Moch Galeba mengaku, telah mengusulkan perencanaan relokasi tersebut ke DPUPR-Perkim Kaltara. “Sudah kami usulkan perencanaannya tahun ini,” bebernya.

Perencanaan itu katanya, akan dibahas teknis pelaksanaan, waktu, serta lokasi pemindahan pipa tersebut. “Pastinya relokasi total karena tidak bisa itu pipa di dalam kawasan bandara,” ujar dia. Keberadaan pipa dibenarkannya jauh sebelum adanya bandara. Namun upaya mendukung pengembangan bandara dan mengantisipasi gangguan pendistribusian kebutuhan air harus dilakukan. “Pipa di situ (bandara, Red) sejak lama,” imbuhnya. (*/jai/eza)

Rp 9 Miliar untuk Relokasi Pipa


BACA JUGA

Senin, 06 Desember 2021 12:07

Ribuan Formasi PPPK Guru Belum Terisi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi tahap dua pegawai pemerintah dengan…

Senin, 06 Desember 2021 12:07

Tak Ada Temuan Klaster Sekolah

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan…

Senin, 06 Desember 2021 12:06

Potensi Lahan Pertanian Belum Tergarap Maksimal

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus mendorong peningkatan produksi pertanian.…

Senin, 06 Desember 2021 12:05

Vaksinasi Covid-19 Terus Digenjot

TANJUNG SELOR - Realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kalimantan Utara…

Jumat, 03 Desember 2021 18:42

Sekwan: Sebelum Ada Pelantikan, Norhayati Masih Ketua DPRD Kaltara

TANJUNG SELOR - Pergantian Norhayati Andris sebagai Ketua DPRD Kaltara…

Jumat, 03 Desember 2021 07:58

Begini Tanggapan Norhayati Andris Setelah Dicopot Dari Kursi Ketua DPRD Kaltara

Tanjung Selor - Menanggapi kabar terkait surat pencopotan dirinya sebagai…

Jumat, 03 Desember 2021 07:17

Abaikan Tiga Pilar Partai, Ketua DPRD Kaltara Dicopot 

TANJUNG SELOR – Mulai 29 November 2021 Norhayati Andris tidak…

Kamis, 02 Desember 2021 15:13

Banyak Keluhan dari Masyarakat Bulungan, Manajemen RSD Bakal Dievaluasi

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan bakal mengevaluasi manajemen Rumah Sakit…

Kamis, 02 Desember 2021 15:12

ATR/72 Kembali Mendarat di Ibu Kota Kaltara, Tahap Awal Minimal 30 Seat Terisi

TANJUNG SELOR – Setelah sempat setop beroperasi akibat dampak pandemi…

Kamis, 02 Desember 2021 15:10

Hadehhh...!! Amdal Pembangunan KIPI Belum Siap

TANJUNG SELOR – Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) menjadi salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers