MANAGED BY:
JUMAT
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 15 September 2015 15:38
RT Berperan, Program Pembangunan Lebih Tepat Sasaran
UNTUK WARGA : Rombongan Pemkab Manokwari saat mendengar pemaparan dari Kades Malinau Seberang. Desa ini mewajibkan setiap RT memiliki program sesuai kebutuhan warga masing-masing. Foto : Dok.Radar Tar

MALINAU – Kepala Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Syamsul yang baru menjabat sejak Juni lalu, menyadari tugas sebagai kades dalam mengemban tugas dan bertanggung jawab untuk membangun Desa Malinau Seberang dalam lima tahun ke depan.

Hal ini disampaikannya kepada Pemkab Malinau saat datang bersama rombongan Pemkab Manokwari ke desa tersebut pekan lalu. Sebagai salah satu desa tertua, Malinau Seberang sudah terlihat cukup berkembang. Salah satunya adalah menjadi tempat budidaya perikanan atau Minapolitan terluas di Kaltara. Selain itu, RSUD Malinau pada awal berdirinya berada di desa Malinau Seberang ini, namun seiring pemekaran desa, sekarang RSUD masuk ke wilayah Desa Respen.

Sejak dimulainya pelaksanaan program Gerakan Desa Membangun (Gerdema), desa ini terbilang aktif mengikutsertakan masyarakat, khususnya dengan memperkuat peran RT. Setiap RT diwajibkan menyampaikan langsung usulan warganya masing-masing. Setelah itu, RT wajib menyerahkan kepada desa untuk dikelola. “Jadi desa dan RT sama-sama mengawasi pembangunan yang berjalan di RT, sehingga apa yang telah diusulkan oleh masyarakat benar-benar dapat dirasakan, dan program ini bisa menyentuh sasaran ke masyarakat,” ujar Syamsul.

Sementara itu, Sekretaris Desa Malinau Seberang Supiansyah mengungkapkan kepada rombongan Manokwari, bahwa usaha Pemkab Malinau selama ini untuk memajukan 109 desa se-Kabupaten Malinau yang tersebar di 15 kecamatan, sudah terbilang baik.

Kabupaten Malinau dengan jumlah penduduk yang mayoritas bergerak di usaha pertanian, Malinau Seberang juga memiliki potensi serupa. Yaitu pertanian padi sawah yang dimulai pada 2012. Pada tahun lalu, sawah yang dikembangkan masyarakat tersebut mulai dijadikan sebagai sawah percontohan. Dengan didampingi Petugas Penyuluh Pertanian (PPL), Desa Malinau Seberang mulai berusaha mengubah pola bertani lokal untuk menjadi lebih modern. “Masyarakat kami sudah berupaya melakukan hal ini. Meski kami akui bahwa untuk merangkul masyarakat secara modern itu merupakan pekerjaan rumah yang berat, sehingga belum bisa begitu sempurna. Mudah-mudahan kami dapat merangkul mereka sehingga Desa Malinau Seberang juga dapat menjadi penyumbang lumbung padi Malinau,” ungkapnya. (Hms-KH/ash)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers