MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 11 Desember 2018 15:12
Sulit Capai Target 95 Persen
BELUM PARIPURNA: Imunisasi MR di Kaltara belum mencapai target, khususnya Tarakan. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sudah terbangunnya opini negatif di masyarakat terkait imunisasi measles dan rubella (MR), menjadi salah penyebab pelaksanaannya di Bumi Paguntaka hingga saat ini masih jauh dari target 95 persen.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan Subono bahwa masih rendahnya cakupan imunisasi MR di Tarakan tidak lain karena opini negatif yang sudah terbentuk di awal-awal rencana pelaksanaannya. Mulai dari persoalan halal dan haram hingga persoalan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang menyebabkan cacat, lumpuh bahkan meninggal dunia.

“Persoalan masih sama seperti kemarin, halal dan haramnya imunisasi MR hingga berita-berita hoaks terkait KIPI,” ungkapnya, Senin (10/12).

Dirinya menilai persoalan halal dan haram imunisasi MR sudah ada penyelesaiannya dengan dikeluarkannya Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 tentang Pengunaan Vaksin MR Produk dari Serum Institute of Indonesia untuk Imunisasi, di mana dalam fatwa tersebut memberikan penjelasan bahwa penggunaan vaksin MR diperbolehkan karena kondisi darurat syariah, adanya keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya menyatakan bahwa terdapat bahaya yang bisa timbulkan bila tidak diimunisasi, serta belum ditemukan adanya vaksin MR yang halal dan suci hingga saat ini.

“Padahal sudah ada fatwa dari MUI, namun perkembangannya bisa dilihat saat ini, meskipun diperpanjang tetap masih lambat,” bebernya.

Terkait sosialisasi imunisasi MR ke sekolah-sekolah ataupun menjemput bola ke rumah-rumah warga, dirinya nilai hal tersebut sulit dilakukan, karena mengingat mendekati akhir tahun, tiap-tiap puskesmas sibuk untuk menjalankan program lainnya untuk memenuhi untuk memenuhi target standar pelayanan minimal (SPM).

“Tiap-tiap puskesmas saat ini sedang sibuk memenuhi target SPM, total ada 12 SPM yang harus dipenuhi salah satunya juga imunisasi,” ujarnya.

Meski begitu, pemberian imunisasi MR tetap dilakukan bila ada orang tua yang menginginkan anaknya mendapatkan imunisasi MR ketika mendatangi puskesmas, pemberian imunisasi MR juga bisa dilakukan bila ada permintaan dari pihak sekolah yang memang cakupan imunisasi MR masih kurang.

“Saya rasa upaya yang dilakukan puskesmas dalam pelaksanaan imunisasi MR tahun ini sudah dilakukan maksimal, tinggal dari orang tuanya saja yang mau atau tidak anaknya mendapatkan imunisasi MR. Padahal program ini merupakan upaya pemerintah memberikan kekebalan terhadap penyakit measles dan rubella kepada generasi penerusnya,” terangnya. (jnr/lim)

 


BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 14:44

Rapid Test Negatif, Pemkot Luluh

TARAKAN – Pasien M atau pasien pertama yang dinyatakan positif…

Senin, 06 April 2020 14:35

Tidak Ada Batas Waktu, Pembuatan Sabun Cair

TARAKAN – Hingga waktu yang tidak ditentukan, pendistribusian sabun cair…

Senin, 06 April 2020 13:48

Total 16 Pasien Positif Covid-19 di Kaltara Bertambah

TANJUNG SELOR – Senin ini (6/4) konfirmasi positif Covid-19 di…

Senin, 06 April 2020 12:27

Sasar Korban PHK dan UKM

TARAKAN - Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh…

Senin, 06 April 2020 12:11

Terhitung April Ini, Enggak Ada Lagi Izin Nikah

TARAKAN – Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan melayani perizinan nikah…

Senin, 06 April 2020 12:08

Perumda sebagai Stabilisator Stok Barang

Masyarakat cenderung melekatkan stigma pada perusahaan umum daerah (perumda).  Mappa…

Senin, 06 April 2020 12:05

Kodim Distribusi 10.000 Liter Sabun Cair

TARAKAN – Hingga hari kelima, Sabtu (4/4), Kodim 0907 telah…

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers