MANAGED BY:
SENIN
27 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 10 Desember 2018 13:12
Baru Tiga Rumah Sakit Terakreditasi
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong upaya percepatan proses akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kaltara.

Saat ini baru tiga RSUD di Kaltara yang telah terakreditasi. Yaitu UPT Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. SoemarnoSosroatmodjo, Tanjung Selor, Bulungan yang  terakreditasi madya. Kemudian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Provinsi Kaltara di Kota Tarakan terakreditasi paripurna. Serta Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kabupaten Malinau terakreditasi paripurna.

Sedangkan tiga rumah sakit yang belum terakreditasi adalah RSUD Mantri Raga milik Pemkot Tarakan, RSUD Nunukan dan RSUD Tana Tidung. Dikatakan Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Arief Rakhman, pemprov tengah mendorong percepatan akreditasi RSUD Nunukan.

“Kami baru saja sosialisasi akreditasi RSUD Nunukan. Tapi sifatnya provinsi hanya mediasi kabupaten dengan pusat,” jelas Arief kepada Radar Kaltara.

Sosialisasi tersebut kata Arief penting. Sebab, sebelum tahapan proses akreditasi dilaksanakan, daerah mencoba meminta pusat memberikan masukan. “Apa saja yang belum dan juga perlu dipersiapkan menjelang akreditasi nantinya sehingga hasilnya optimal,” ucap Arief.

Akreditasi akan dikeluarkan oleh lembaga independen yaitu Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). KARS melakukan penilaian terhadap RS setiap tiga tahun sekali. Sasaran utamanya bagi rumah sakit yang telah teregistrasi terlebih dahulu. “Nunukan sudah siap berproses persiapan akreditasinya. Kalau RSUD Tana Tidung baru izin operasional keluar. Begitu juga RSUD Menteri Raga Tarakan,” bebernya.

Sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku, proses akreditasi baru dapat dilaksanakan setelah izin operasional keluar dua tahun. “Harapannya semua rumah sakit di Kaltara dapat segera terakreditasi semua. Tentu bertahap sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pinta dia.

Sementara Kepala Dinkes Kaltara, Usman mengatakan, masih banyak hal yang harus dibenahi untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan prima. Baik itu di wilayah perkotaan, terlebih lagi bagi masyarakat di daerah yang secara akses dan jarak yang jauh disertai medan yang sulit. “Salah satunya bagaimana semua rumah sakit dan juga puskesmas bisa terakreditasi,” jelas Usman.

Akreditasi itu menurut Usman, sangat penting. Sebab, dengan akreditasi rumah sakit dan puskesmas mendapatkan pengakuan dari pemerintah karena dinilai telah berhasil memenuhi standar yang telah ditetapkan sesuai ketentuan. “Itu artinya sarana dan prasarana yang dimiliki serta manajemen dan prosedur pelayanan pada pasien sudah sesuai standar,” katanya.

Pihaknya kata Usman, akan terus meningkatkan berbagai persoalan di bidang kesehatan agar dapat lebih maksimal. Sehingga, pihaknya fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Maksimal (SPM). “Dengan cara meningkatkan sarpras. Namun kalau provinsi lebih utama mendorong dan memberikan pembinaan agar kabupaten dan kota bisa mencapai SPM itu,” jelas dia.

Tambahnya lagi, daerah wajib memenuhi SPM tersebut. Selain itu, program prioritas pemerintah juga lebih kepada pembinaan keluarga melalui program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). “Muaranya nanti tetap pada terwujudnya SPM itu,” pungkasnya. (isl/eza)

Baru Tiga Rumah Sakit Terakreditasi


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers