MANAGED BY:
MINGGU
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 10 Desember 2018 13:06
ASTAGA..!! Rumah Sakit Pratama di Sebuku Ditutup..!! Kenapa Ya..?

Tak Ada Lagi Aktivitas Melayani Pasien Lagi

TUTUP PELAYANAN: Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Sebuku tidak lagi melayani masyarakat di daerah tersebut. DENI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Sebuku diketahui tidak lagi membuka pelayanan kesehatan untuk masyarakat Sebuku. Keadaan ini sangat disayangkan masyarakat daerah tersebut, sebab masyarakat sangatlah membutuhkan pelayanan kesehatan.

Seperti yang diungkapkan Deni kepada media ini. Warga Nunukan Selatan yang juga punya pekerjaan di Sebuku keluhkan tutupnya pelayanan. Sabtu (8/12) lalu, ia kebetulan berada di Sebuku dan berniat periksakan diri di RS tersebut. “Kemarin saya kebetulan di sana (Sebuku, Red.) mau singgah periksa, ternyata ditutup,” ujar Deni kepada pewarta harian ini.

Deni pun sempat mempertanyakan kepada warga setempat kenapa RS tersebut ditutup. Sejumlah warga mengaku RS tersebut memang sudah tidak membuka pelayanan sejak beberapa pekan terakhir. Padahal Deni mengetahui RS tersebut pernah membuka pelayanan belum lama ini.

Warga di Sebuku sendiri juga tidak mengetahui sebab pasti alasan RS yang sejatinya sangat dibutuhkan warga setempat tersebut ditutup. “Dulu pernah lewat saya lihat ada kegiatan di RS tersebut. Saya kira buka pelayanan kan itu? Tapi kemarin saya tidak ke RS, hanya lewat saja. Nah, makanya saya tanyakan itu, kenapa bisa tiba-tiba tutup,” tutup Deni mempertanyakan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan dr Meinstar Tololiu yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, pelayanan yang dulunya pernah terjadi di RS Pratama adalah pelayanan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sebuku yang berpindah tempat lantaran desakan masyarakat agar RS segera difungsikan.

Penyebabnya, tenaga medis puskesmas tidak lagi melanjutkan pelayanan di RS Pratama, lantaran puskesmas Sebuku juga mempunyai gedung puskesmas yang selama ini tidak difungsikan dan perlahan mulai rusak. Ditambah lagi Kementerian Kesehantan (Kemenkes) punya program akreditasi puskesmas guna peningkatan pelayanan yang wajib dilakukan puskesmas agar pelayanan meningkat sesuai standar layanan nasional.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2020 16:47

Kepsek Budi Luhur Pastikan Gaji Tersalurkan

NUNUKAN - Melalui Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Dikdasmen (PPLPD) Persatuan…

Kamis, 10 September 2020 11:08

20,5 Kilogram Sabu Cair Dibuang ke Toilet

NUNUKAN - Periode Januari hingga Agustus, Polres Nunukan telah mengungkap…

Rabu, 09 September 2020 11:13

Cerita Guru Elin, 5 Tahun Mengajar Tak Pernah Diupah

NUNUKAN – Keluhan melalui Media Sosial (Medsos) kembali disampaikan oleh…

Selasa, 08 September 2020 09:58

Pasca Dideportasi, Deportan Melahirkan

NUNUKAN - Pernah ditempatkan di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau,…

Minggu, 06 September 2020 10:26

Laura dan Hanafiah Mendaftar di Hari Terakhir

NUNUKAN - Di hari terakhir pendaftaran, sekira pukul 10.00 Wita,…

Sabtu, 05 September 2020 11:28

KRI Undang Investor Sabah Investasi di Indonesia

NUNUKAN – Triwulan tahun 2020, Malaysia menjadi negara kelima tertinggi…

Sabtu, 05 September 2020 11:25

Kasus Meningkat, WNI Dilarang Masuk Malaysia

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia kembali memberlakukan peraturan baru, yakni melarang…

Jumat, 04 September 2020 10:17

Di Tengah Lockdown Malaysia, 133 PMI Dideportasi

NUNUKAN - Sebanyak 131 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Pusat…

Jumat, 04 September 2020 10:07

Gerindra Pilih Laura, Perindo?

NUNUKAN – DPP Partai Gerindra akhirnya terbitkan rekomendasi dan surat…

Kamis, 03 September 2020 14:06

Segini Harga Pemeriksaan Narkotika di Nunukan

NUNUKAN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan akan memberlakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers