MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 10 Desember 2018 13:03
Lagi, Kompresor Alami Gangguan
PADAM LAGI: Listrik kembali biarpet di seluruh daerah di Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN -  Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nunukan kembali melakukan pemadaman listrik. Itu terjadi lantaran kompresor gas milik PT Pertamina mengalami gangguan yang menyebabkan pemadaman yang terjadi hingga dua kali.

Terkait kondisi tersebut, Risman warga Kelurahan Nunukan Timur merasa heran lantaran pemadaman yang terjadi hampir di seluruh Nunukan. Akibatnya pekerjaan yang harusnya ia lakukan tidak selesai bahkan harus dikerjakan kembali dari awal.

 “Teman saya juga bilang listrik di daerahnya padam. Sepertinya pemadaman begini selalu terjadi di akhir pekan, ada kerusakan apalagi kok bisa sampai hampir satu Nunukan padam,” keluh Risman.

Tentunya ia berharap kondisi listrik di Nunukan bisa tetap stabil. Sehingga, kejadian pemadaman bergilir yang pernah dirasakan warga tidak terulang kembali. “Mudah-mudahan gangguan biasa. Kasian usaha kami kalau pemadaman bergilir terjadi,” harapnya singkat.

Menanggapi hal tersebut, Manager PLN Rayon Nunukan, Fajar menjelaskan terjadinya gangguan pada kompresor gas mengakibatkan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang berada di Sebaung tidak dapat beroperasi.

“Karena yang mengalami gangguan kompresor gas otomatis mesin PLTMG tidak dapat beroperasi,” jelas Fajar ketika dikonfirmasi pewarta harian ini.

Fajar melanjutkan, pemadaman listrik yang sempat terjadi telah dilakukan proses perbaikan. Sehingga, dapat dipastikan tidak ada lagi gangguan yang terjadi dan mengakibatkan pemadaman listrik di Kabupaten Nunukan.

Alhamdulillah, proses perbaikan tidak mengalami kendala. Sehingga, pemadaman yang terjadi tidak terlalu lama,” tambahnya.

Untuk itu, pihak mengingatkan kepada warga jika terjadi pemadaman agar berhati-hati menggunakan penerangan. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. “Warga harus berhati-hati menggunaan penerangan,” harapnya mengakhiri. (raw/zia)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:37

Gunakan Dana Desa Atasi Banjir

SEBATIK – Banjir di Sebatik, salah satunya di Desa Sungai…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:10

Seminggu, Dua Kali Dilakukan Deportasi

NUNUKAN – Penggunaan jalur ilegal sepertinya terus menjadi pemicu deportasi.…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:09

PENDIDIKAN

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, menjanjikan kepada seluruh siswa…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:07

Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Lanal Nunukan

NUNUKAN - Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan Letkol Laut…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:27

Gunakan APBN, Embung Baru Dianggarkan Rp 15 M

NUNUKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan melakukan menambah…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:26

Pindah Golongan, Tarif Dianggap Memberatkan

NUNUKAN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan, masih…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:23

Penderita HIV menurun

NUNUKAN – Periode Januari-Agustus 2019, jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:21

Lima Fraksi Telah Terbentuk

NUNUKAN – Setelah dilakukan pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:30

Aji Kuning Kini Jadi Langganan Banjir

NUNUKAN – Sejumlah desa yang ada di Sebatik menjadi langganan…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

PLBN Krayan Dibangun Akhir Tahun

LONG BAWAN - Pos lintas batas negara (PLBN) yang berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*