MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Desember 2018 13:16
SK Digadai, Berharap TPP
GADAI SK: Tak jarang abdi negara menggadaikan SK pengangangkatannya sebagai ASN ke perbankan untuk memperoleh kredit. YUSTINA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Rasionalisasi tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Tarakan sebesar Rp 39 miliar memang masih menjadi pembahasan hingga kini di kalangan abdi negara ini. Pasalnya PNS biasanya melakukan penggadaian SK pengangkatan dan hanya mengandalkan TPP saja untuk keperluan hidup sehari-hari.

Pemimpin Bidang Layanan dan Operasional Bank Kaltimtara, Nani Isbania mengatakan, penggadaian SK pengangkatan PNS pastinya ada saja dan bukan hanya di Bank Kaltimtara saja, tetapi juga di bank lainnya.

Karena pihaknya ada memberikan kredit konsumtif untuk PNS dan PNSD dengan jaminan SK para PNS. Untuk besarannya, di kredit sudah ada hitungannya sendiri sesuai atau tergantung dengan gaji, penghasilan atau golongan dari PNS itu sendiri.

Dari perbankan sendiri mengambil jaminan SK pengangkatan PNS dan bukan dari sertifikat tanah atau obyek lainnya karena salah satunya memudahkan dari pihak bank. Dan jika meminta sertifikat cukup sulit dan lebih repot. Meski juga ada kredit konsumtif lainnya yang menggunakan jaminan sertifikat tanah. “Ini berbeda, karena untuk konsumtif itu ada beberapa produk lagi,” ujarnya.

Dan pihaknya juga merasa lebih aman karena gaji PNS lewat pihaknya lagi, sehingga tinggal langsung dipotong secara sistem. Potongannya juga tergantung lagi setiap pegawai dan berbeda-beda. Tetapi untuk suku bunganya, atau biaya-biaya lainnya sama saja. “Yang menjadi berbeda dari jumlahnya tergantung dari penghasilan setiap PNS,” tuturnya.

Alasan dari berbagai PNS juga bermacam-macam. Mulai dari untuk membangun rumah maupun kebutuhan sekolah anak. Sesuai dari kebutuhan para PNS saja. “Kalau jumlah PNS yang menggadaikan SK-nya kami tidak dapat sebut, tetapi pasti ada saja. Karena menjadi salah satu produk kami juga,” pungkasnya. (*/naa/eza)


BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 10:36

Satlantas Selidiki Anak Tewas Disenggol Gerobak

TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan masih melakukan…

Rabu, 19 Februari 2020 10:33

Sinyal Irianto ke Irwan Sabri?

BEREDAR foto pertemuan H. Irwan Sabri dengan Gubernur Kalimantan Utara…

Selasa, 18 Februari 2020 10:54

AHY Sedot Perhatian di Pembukaan CFD

TARAKAN - Launching car free day (CFD) pada Minggu (16/2)…

Selasa, 18 Februari 2020 10:50

Mereka Belum Tahu Kapan Balik ke Tiongkok, Di Natuna Seperti Liburan

USAI menjalani masa observasi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau…

Minggu, 16 Februari 2020 11:57

BREAKING NEWS! Tangis Haru Sambut Mahasiswa Kaltara, Usai Diobservasi di Natuna

TARAKAN - 19 mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang dipulangkan…

Rabu, 12 Februari 2020 15:31

Lima Mahasiswa ‘Terkurung’ di Shandong

 LIMA mahasiswa asal Kota Tarakan saat ini masih terjebak di…

Rabu, 12 Februari 2020 15:19

Penyewa Rumah Asal Api Dicari Polisi

TARAKAN - Penyebab kebakaran di Jalan Pinus RT 13, Kelurahan…

Senin, 10 Februari 2020 15:06

Kembangkan Minat dan Bakat Anak di Masa Golden Age

Pemberian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ketika anak memasuki masa…

Senin, 10 Februari 2020 15:02

Honorer Siap-Siap Menganggur

TAK ada lagi istilah honorer, tenaga kontrak, atau outsourcing di…

Jumat, 07 Februari 2020 06:05

BREAKING NEWS!! Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Jembatan Besi

TARAKAN - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Bumi Paguntaka di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers