MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 03 Desember 2018 14:13
Gubernur: Tak Boleh Ada Intervensi

Ekspektasi Publik di Musorprov II KONI Kaltara

Irianto Lambrie. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Dunia olahraga di Kalimantan Utara (Kaltara) menanti nakhoda baru. Hasil Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) II mendatang bakal menentukan prestasi para atlet Kaltara. Di mata para penggiat olahraga, menginginkan sosok yang peduli akan jenjang pembinaan para atlet. Kelak, dapat terus berbicara di tingkat nasional hingga dunia.

---

PELAKSANAAN Musorprov KONI Kaltara kurang dari dua minggu lagi. Panitia pelaksana tengah menyusun persiapan kegiatan yang akan digelar di Tanjung Selor itu. Undangan telah disebar ke seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) serta KONI kabupaten/kota sejak beberapa waktu lalu.

Berkaitan dengan pelaksanaan penjaringan bakal calon ketua umum, ketua dan sekretaris Tim Penjaringan Syafruddin dan Wiyono Adie belum memberi konfirmasi terkait syarat dan ketentuan bakal calon ketua umum KONI.

Ketua Panitia Pelaksanaan Musorprov KONI Kaltara H. Widodo Dwi Santoso, juga irit ketika ditanya syarat dan ketentuan bakal calon ketua KONI Kaltara. Ia hanya menjelaskan jika bertugas menyiapkan segala bentuk kesiapan menjelang pelaksanaan pada 15 Desember mendatang.

“Memang tugas saya sebagai ketua panitia hanya menyiapkan bahan-bahan segala macamnya, kalau mencangkup tahapan-tahapan pendaftaran bakal calon bukan menjadi ranah saya karena sudah ada timnya tersendiri yang saat ini diketuai oleh Pak Syafruddin (Plt ketua KONI) dan Wiyono Adie,” bebernya kepada media ini.

Widodo meyakini beberapa waktu lalu tim penjaringan sempat menggelar rapat umum. Hingga Minggu (2/12), kedua sosok tersebut belum membalas permintaan konfirmasi media ini.

Menjelang pelaksanaan Musorprov, Widodo meyakini waktu pelaksanaan tidak akan berubah, persiapan kemungkinan rampung pada minggu ini. “Mengenai tata tertib serta materi sepenuhnya sudah dibagikan ke masing-masing cabor yang ada saat ini. Tinggal program kerja dari masing-masing bidang yang mungkin akan kami tambahkan pada saat Musorprov berlangsung,” jelasnya.

Mengenai proses pemilihan nantinya, dalam tata tertib yang diterbitkan oleh panitia pelaksana, satu cabor satu suara dalam pemilihan nantinya. Namun hal ini jelas menjadi permasalahan bagi segelintir cabor, pasalnya satu orang terkadang memegang hingga empat cabor.

“Kalau memang mengacu kepada peraturan kita di KONI dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART) satu cabor satu suara, tidak masalah selama yang bersangkutan mampu memimpin sampai sepuluh cabor intinya kami mengacu ke peraturan yang tertera. Tidak ada peraturan yang membatasi seseorang untuk memimpin cabor selagi yang bersangkutan mampu menjalankan roda organisasi, tidak masalah. Karena ada juga orang memegang satu cabor tapi tidak mampu,” tambahnya.

Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie menyatakan akan hadir dalam Musorprov KONI Kaltara pada 15 Desember mendatang. Ia pun berharap ketua KONI terpilih dan para pengurus baru nantinya memiliki semangat juang yang tinggi dalam pembinaan dan pengembangan olahraga dalam mewujudkan prestasi.

Menurut mantan sekretaris provinsi (sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ini berharap, keberadaan KONI ini tidak hanya sebagai mitra pemerintah, tapi juga menjadi lembaga semi pemerintah yang membina segenap cabor. “Makanya setiap tahun kami diperbolehkan memberikan bantuan dana berupa hibah untuk pembinaan olahraga dan operasional KONI,” terang Irianto kepada Radar Tarakan.

Posisi ketua umum ini sangat penting, jadi diharapkan figur yang akan terpilih dari Musorprov itu nantinya yang lebih baik. Maka dari itu, ia mengucapkan terima kasih kepada pengurus KONI periode pertama yang telah banyak berbuat untuk pengembangan olahraga di provinsi ke-34 ini.

Gubernur juga menegaskan, olahraga tidak boleh dikait-kaitkan dengan politik. Hanya, untuk figur yang dicalonkan bisa diambil dari pegawai, pensiunan, dan swasta. Pastinya tidak keluar dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) KONI. “Kalau pejabat publik tidak boleh jadi ketua umum. Dia hanya boleh jadi pengurus, tapi tidak di jabatan ketua,” sebutnya.

Adapun yang mendapatkan mandat sebagai ketua umum nantinya diharapkan dapat meluangkan waktu, tenaga dan jika ada rezeki pribadi untuk kebutuhan lembaga. “Saya sudah pernah berkali-kali menjadi ketua pengurus cabor, jadi tolok ukur keberhasilan kita itu jika berhasil meraih medali di tingkat nasional. Tentu untuk meraih itu sangat mahal, karena butuh pembinaan yang panjang dan terstruktur,” jelasnya.

Dengan begitu, diharapkan kepengurusan KONI Kaltara diisi dengan orang yang berintegritas dan rela berkorban, serta mampu menjalin hubungan baik dengan anggotanya. “Pastinya pemilihan ketua dari Musorprov ini tidak boleh ada intervensi dari siapa pun, termasuk dari Gubernur,” terangnya.

 

TAK ADA KENDALA SOAL ANGGARAN

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kaltara Haerumuddin memastikan persoalan anggaran di KONI Kaltara sejauh ini tak ada kendala. “Anggaran ke KONI Kaltara jalan saja sejauh ini,” ungkapnya saat diwawancara, Minggu (2/12).

Disebutkan, misal di tahun ini, Pemprov Kaltara telah menggelontorkan anggaran sekira Rp 2,5 miliar melalui dana hibah. Artinya, besaran dana itu memang dikhususkan untuk pengembangan prestasi olahraga.

“Kalau soal Musorprov itu hanya pada pergantian pengurus. Dan dari anggaran yang ada itu tinggal bagaimana teknisnya untuk dilanjutkan penggunaannya,” ujar pria yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara.

Sementara, disinggung mengenai pola dan besaran anggaran di tahun mendatang, pihaknya mengaku bahwa biasanya masih pada pola dan mekanisme yang lama. Namun, untuk penentuan besaran tergantung kondisi keuangan daerah.

“Apakah nanti sama atau bertambah dari tahun ini kami belum tahu juga. Karena biasanya yang menentukan dari Pemprov Kaltara melalui Biro Kesra. Karena sifatnya ini dana hibah,” jelasnya.

Dikatakannya juga, anggaran yang ada saat ini diakui kewenangan pengelolaan sepenuhnya oleh KONI Kaltara. Namun, dalam hal ini pihaknya menyarankan tetap penggunaan anggaran diprioritaskan ke cabor yang memiliki potensi untuk diunggulkan. “Anggaran itu penggunaannya diharapkan dapat adil dan sesuai juga. Tapi, tetap prioritaskan mana cabor unggulan,” jelasnya.

 

KONI TARAKAN SEBUT DUA NAMA

Tidak hanya pengurus cabor, namun KONI kabupaten/kota juga memiliki hak suara dalam Musorprov KONI Kaltara mendatang. Ketua KONI Tarakan, Sudirman Dasuki saat dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini ia sudah mendapatkan informasi terkait nama-nama kandidat yang akan menjadi calon ketua KONI Kaltara. “Setahu saya itu kandidat kan baru Pak Syafruddin dan Pak Wiyono Adie. Selain itu masih ada satu lagi dari pihak lain,” tuturnya.

Meski sudah ada beberapa nama kandidat yang menyatakan akan maju dalam perebutan kursi nomor satu itu, pihaknya belum mengeluarkan surat rekomendasi untuk mendukung salah satu kandidat. KONI Tarakan masih mengikuti perkembangan nama-nama lainnya. “Dalam waktu dekat ini saya pastikan sudah ada mengeluarkan surat rekomendasi. Paling lambat minggu depan sudah ada,” ungkapnya.

Ditambahkan Sudirman, beberapa komunikasi antara kandidat dengan KONI Tarakan sudah berjalan. Hanya, KONI Tarakan tidak ingin terburu-buru menyatakan dukungannya terhadap salah  satu kandidat. “Kalau dari nama-nama kandidat ini, dari kami (KONI Tarakan) sudah ada yang akan kami dukung,” bebernya.

Purnawirawan Polri tersebut berharap Musorprov KONI Kaltara nantinya akan berjalan dengan lancar. Terlebih lagi adanya harapan besar terhadap ketua yang terpilih nanti. Disebutkan, banyak pekerjaan rumah yang menanti ketua KONI Kaltara yang baru, di antaranya mempersiapkan Pra PON 2019 dan PON 2020 mendatang.

“Kami berharap nanti ketuanya yang memang mengerti olahraga dan mempersiapkan untuk event-event nasional yang akan kami ikuti,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kaltara Riskiyanto menambahkan, meski sebagai lembaga fungsional di KONI Tarakan namun pihaknya juga akan mengambil andil besar Musorprov KONI Kaltara. SIWO PWI Kaltara juga memiliki satu hak suara dalam pemilihan.

“Kami lembaga fungsional yang di dalamnya terdiri dari wartawan olahraga dan punya hak suara. Untuk itu kami berharap siapa pun yang terpilih adalah orang yang paling komitmen dengan olahraga di Kaltara,” harapnya.

Ditambahkannya, PON 2020 adalah tantangan pertama bagi pengurus baru. Untuk itu, persiapan dini harus dilakukan oleh KONI Kaltara mulai tahun depan. Kemudian kepengurusan KONI Kaltara juga harus bersinergi dengan Pemprov Kaltara.

“Kami di SIWO sudah rapat internal, kemudian sudah memutuskan dan mengeluarkan surat rekomendasi terhadap satu figur akan diusung nantinya,” ungkapnya.

Menurutnya, dari figur yang sudah didukung oleh SIWO PWI Kaltara merupakan kesepakatan dari seluruh pengurus. Namun pihaknya masih enggan membeberkan nama dari kandidat yang diusung. “Kami mendukung calon yang bisa bersinergi dengan Pemprov Kaltara. Kemudian SIWO juga bisa bersinergi dengan ketua terpilih, apalagi teman-teman wartawan di lapangan menilai langsung dunia olahraga di Kaltara,” terangnya. (puu/zar/iwk/omg/lim)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 12:35

Satu Hektare Lebih Lahan Dilalap Api

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi. Lahan yang terbakar merupakan…

Selasa, 17 September 2019 12:26

PARAH BAH..!! Embung Kekeringan, PDAM Hanya Bisa Berdoa

HUJAN yang tak kunjung membasahi Bumi Paguntaka, membuat Embung Binalatung…

Selasa, 17 September 2019 12:12

Waspada Penyakit Dampak Kabut Asap

TARAKAN - Meski masih dinyatakan aman, namun kabutasap di Tarakan…

Selasa, 17 September 2019 11:53

Umi dan Sofian Berebut Simpati PDIP

PETA PARPOL DI DPRD TANA TIDUNG   PARPOL        JUMLAH KURSI…

Selasa, 17 September 2019 09:32
Ramah, berwibawa dan santun. Itulah sosok Agus Priyono, S.E, Sk, CA, di mata anak buahnya. Mungkin belum banyak yang mengenal sosok pria kelahiran Banyumas, 21 April 1972 ini. Ia adalah kepala perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan K

Awal Karier Terbayang sebagai Teller Bank

MENGAWALI karir di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sebenarnya bukanlah tujuan…

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…

Senin, 16 September 2019 09:33

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

PARA PEMENANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Juara I         …

Senin, 16 September 2019 09:16
Sejumlah benda bersejarah dan situs bangunan yang ada di Tarakan, sebagai bukti jejak sejarah perang dunia II di Tarakan. Jejak sejarah inipun diabadikan di dua museum yang ada di daerah Kelurahan Kampung Empat. Yakni Museum Perang Dunia II dan Muse

NV Tarakan Mij, Perusahaan Pertama Eksplorasi Minyak

PULAU Tarakan sangat terkenal dengan perminyakannya. Lantas dari catatan sejarah…

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*