MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 30 November 2018 14:25
UMKM Disarankan Tak Berpaku pada Kredit Permodalan
KARYADI, Ketua IAI Kaltara. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Usaha salah satunya dibangun atas kemampuan permodalan atau finansial. Tak jarang, para pelaku usaha mengedepankan pemikiran, jika perkembangan usaha sangat ditentukan oleh bantuan permodalan seperti kredit perbankan.

Menurut Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kaltara Karyadi, S.E, M.M, Ak, CA, pola pikir tersebut harus diubah. Soal bantuan permodalan, menurutnya ditempatkan pada urutan kesekian atau tidak dalam skala prioritas.

“Usaha itu kan bukan mencari permodalan, tetapi mencari keuntungan. Modal utama dalam UMKM misalnya, justru pada kemampuan mengelola keuangan. Usaha itu akan berjalan dengan baik, akan untung secara signifikan di tangan-tangan yang telaten mengelola keuangannya, menyiapkan langkah-langkah terukur. Menimbang kemampuannya, dan memaksimalkan apa yang ada. Sekarang ini, di antara pelaku UMKM itu, duit usaha dan duit pribadi saja terkadang tak diketahui bagaimana memperlakukannya, pengelolaannya. Kalau rapi pencatatannya, keuntungannya bakal mudah diketahui,” kata Karyadi yang tengah medorong tata kelola keuangan para pelaku UMKM di Kaltara.

Karyadi mencontohkan, banyak di antara pelaku UMKM sangat paham bagaimana meraup keuntungan. Tapi, keuntungan yang dimaksud kemudian justru dipakai untuk keperluan pribadi yang tak bersinggungan dengan kelangsungan usahanya. “Kita sering mendengar orang yang berusaha, kemudian tutup, katanya duit habis, barang habis. Ada juga yang jualannya spesial bagi teman, diskon semua,” bebernya.

“Bagaimana agar konsisten menjual sesuai harga, bagaimana duit yang masuk, untungnya berapa, berapa upah karyawan kita. Apakah masih cuci piring sendiri. Dalam pencatatan keuangan, ini juga harus dicatat sebagai bagian operasional. Itu semua bisa dilakukan, jika pencatatannya bagus,” sarannya.

Pendampingan bermodalan bakal berjalan mulus, baik dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), instansi pemerintah, bank atau perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR). jika laporan keuangan sebuah usaha berjalan baik. “Laporan keuangan itu untuk dianalisa. Hal yang dilihat kreditur atau pihak yang memberi permodalan itu tentu melihat pendapatannya berapa, penjualan, pinjaman, asetnya apa, sumber bahan bakunya, prospeknya seperti apa. Dari situ baru dikucuri bantuan. Bank misalnya, enggak bakal mikir lama. Laporan yang baik, sangat meyakinkan pihak ketiga,” jelasnya lagi.

Dalam pendampingan terhadap 57 pelaku UMKM, Rabu (28/11), IAI Kaltara memperkenalkan sebuah aplikasi bernama Si Apik, besutan Bank Indonesia. Aplikasi tersebut memandu UMKM. “Kelak bisa menjadi embrio. Menyebar, bank-bank bakal enggak ragu lagi tuh memberi modal. Ini juga yang harus dilakukan para pemangku kepentingan lainnya, memudahkan pelaku UMKM itu,” kata Karyadi mengajak.

Ke depan, jika pendampingan soal tata kelola keuangan pada UMKM memberi hasil signifikan, akan memberi dampak luas terhadap perekonomian Kaltara. “UMKM berperan penting dalam ekonomi, UMKM kita kuat, maka ekonomi kita juga kuat,” imbuhnya.

Dari pendapatan yang baik, juga akan mendorong pelayanan publik yang lebih baik. Peningkatan yang dimaksud, penarikan pajak yang juga membaik. “Pajak UMKM tetap, masih 0,5 persen. Kalau UMKM untung dan meningkat, maka kontribusinya juga akan lebih besar. Itu kemudian berdampak pada pelayanan publik kita. Insyaallah, pendampingan ini kami lakukan di seluruh kabupaten,” tukasnya. (lim)

 


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:47

Heart of Borneo Dorong Ekowisata Terwujud

TARAKAN - Program Heart of Borneo (HOB) merupakan kerja sama…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:53

5.495 Peserta PBI Terancam Dinonaktifkan

TARAKAN - Sebanyak 5.495 penerima bantuan iuran (PBI) Kota Tarakan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:51

Anthon Joy Ditunjuk sebagai Direktur Radar Tarakan

TARAKAN – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:49

Pasar di Tarakan Masih Jorok

TARAKAN - Untuk ketiga kalinya di tahun 2019 ini Balai…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:47

PLN Akan Dapat Pasokan Daya 36 MW

TARAKAN – Sebagai upaya memberikan keandalan listrik di Bumi Paguntaka,…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:46

JANGAN MAIN-MAIN..!! Dua OPD Ini Rentan Tindak Pidana Korupsi

TARAKAN - Dua organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai rentan akan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:45

Abdul Kadir, Sempat Vakum dari Politik karena Sakit

Kehilangan seorang kakak, yang merupakan penyemangat Abdul Kadir, S.T dalam…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:18

Dapati Kendaraan Tidak Layak Jalan

TARAKAN - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:16

Lestarikan Tari Jepin di Kalangan Pelajar

TARAKAN – Gerak gemulai para pelajar terlihat saat menarikan tarian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*