MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 30 November 2018 14:16
Tidak Gunakan KU, Izin Operasional Bisa Dicabut

Pengguna Pelat Nomor Kendaraan Luar

PERLU KETEGASAN: Pemprov Kaltara ingatkan agar kendaraan luar daerah segera dimutasikan ke Kaltara. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) telah memberi kemudahan proses mutasi kendaraan, baik roda dua maupun empat ke Kaltara. Proses Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 30 tahun 2018.

Pergub tersebut diberlakukan selama 6 bulan terhitung dari April dan berakhir Oktober lalu. Implikasi dari pemberlakuan pergub itu setidaknya tercatat 615 unit kendaraan pelat nomor luar Kaltara berhasil dimutasi dan saat ini telah menggunakan pelat KU (Kalimantan Utara).

Yaitu sebanyak 159 unit kendaraan roda dua atau motor dan 456 unit roda empat. Namun masih ditemukan kendaraan roda dua maupun empat yang menggunakan pelat nomor selain KU. Kepala Bidang Pajak Daerah pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kaltara, Imam, menilai itu hal yang wajar.

Ia memastikan itu disebabkan masa berlaku administrasi legalitas kendaraan jangka waktu lima tahun masih berjalan. Kendati demikian perubahan pelat itu dapat dilakukan ketika Pemprov Kaltara memberi kemudahan mutasi dari April dan berakhir Oktober lalu. “Walau masih berlaku, tapi nanti kan ada jatuh temponya. Mau tak mau proses perpanjangan,” jelas Imam kepada Radar Kaltara.

Momen tersebut kata Imam, akan dimanfaatkan untuk memberi penekanan agar pemilik memutasikan kendaraannya ke Kaltara. Langkah itu sangat memungkinkan untuk dilakukan dengan cara mengintervensi perihal izin operasional kendaraan luar di Kaltara. “Izin operasional bisa saja dicabut atau bagaimana. Jadi masanya habis ya harus ke Kaltara karena operasinya di sini (Kaltara, Red) supaya pajaknya juga dibayar di sini,” tegas Imam.

Dikatakan dia, izin operasional kendaraan hanya berlaku sekira tiga bulan. Ketika perpanjangan agar ada komitmen memutasikan izin operasional dapat saja ditekan. Diakuinya waktu enam bulan pemberlakuan kedua pergub tersebut terasa masih kurang. Dampaknya masih banyak masyarakat yang tidak sempat memanfaatkannya. Kondisi itu diperparah minimnya sosialisasi sebelum pergub tersebut diberlakukan.

Walau demikian capaian implikasi dari penerapan kedua produk hukum daerah cukup signifikan yakni mencapai sekira Rp 17 miliar. “Apakah nanti kedua pergub ini akan dilanjutkan 2019, tergantung kebijakan pak Gubernur,” imbuhnya.

Lebih jauh total pendapatan asli daerah (PAD) Kaltara dari sektor bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) sudah mencapai 98 persen. Sementara pajak kendaraan bermotor (PKB) mencapai 94 persen. “Kalau akumulasi PAD dari semua sektor sudan 100 persen lebih. Sudah Rp 9 miliar kelebihannya dari target awal,” bebernya.

Lanjut Imam, kewajiban pelunasan pajak kendaraan serta memastikan legalitas tercatat di Kaltara akan intens disosialisasikan ke masyarakat.
Tujuannya agar PAD dari BBNKB dan PKB dapat lebih dioptimalkan sehingga pembangunan di Kaltara dapat tertopang dengan baik.

“Sosialisasi terus di UPTD. Tanggal 6 Desember ada rakor Samsat di Tarakan. Kami akan bahas kendala-kendala di lapangan apa saja,” pungkasnya. (isl/eza)

Tidak Gunakan KU, Izin Operasional Bisa Dicabut


BACA JUGA

Jumat, 03 Desember 2021 18:42

Sekwan: Sebelum Ada Pelantikan, Norhayati Masih Ketua DPRD Kaltara

TANJUNG SELOR - Pergantian Norhayati Andris sebagai Ketua DPRD Kaltara…

Jumat, 03 Desember 2021 07:58

Begini Tanggapan Norhayati Andris Setelah Dicopot Dari Kursi Ketua DPRD Kaltara

Tanjung Selor - Menanggapi kabar terkait surat pencopotan dirinya sebagai…

Jumat, 03 Desember 2021 07:17

Abaikan Tiga Pilar Partai, Ketua DPRD Kaltara Dicopot 

TANJUNG SELOR – Mulai 29 November 2021 Norhayati Andris tidak…

Kamis, 02 Desember 2021 15:13

Banyak Keluhan dari Masyarakat Bulungan, Manajemen RSD Bakal Dievaluasi

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan bakal mengevaluasi manajemen Rumah Sakit…

Kamis, 02 Desember 2021 15:12

ATR/72 Kembali Mendarat di Ibu Kota Kaltara, Tahap Awal Minimal 30 Seat Terisi

TANJUNG SELOR – Setelah sempat setop beroperasi akibat dampak pandemi…

Kamis, 02 Desember 2021 15:10

Hadehhh...!! Amdal Pembangunan KIPI Belum Siap

TANJUNG SELOR – Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) menjadi salah…

Kamis, 02 Desember 2021 15:08

IPM Kaltara Naik 0,56 Persen, Masih Lebih Baik di Banding Kalbar

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Kamis, 02 Desember 2021 15:07

Tunjangan Rendah Badan Permusyawaratan Desa Rendah, Regulasi Akan Diubah

TANJUNG SELOR – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Bulungan belum…

Rabu, 01 Desember 2021 14:21

Masyarakat Umum Disuntik Vaksin Booster

TANJUNG SELOR – Setelah tenaga kesehatan (nakes), kini giliran masyarakat…

Rabu, 01 Desember 2021 14:17

Tarakan Masuk Zero Kasus

TANJUNG SELOR - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers