MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 21 November 2018 14:50
Belum Terpenuhi, Imunisasi MR Diperpanjang

Batas Akhir 31 Desember 2018

MASIH MINIM: Cakupan imunisasi MR di Kaltara masih di bawah target nasional 95 persen. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah sempat diperpanjang selama sepekan, pemberian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) kembali diperpanjang oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) hingga 31 Desember 2018.

Perpanjangan itu sendiri telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kemenkes nomor : SR.02.06/MENKES/680/2018 tentang Strategi Tindak Lanjut Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) Fase II.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman menjelaskan, perpanjangan ini sebenarnya tidak hanya diberlakukan di Kaltara saja. Ada 28 provinsi di Indonesia yang juga diperpanjang oleh Kemenkes. “Artinya, saat ini ada 28 provinsi yang belum terpenuhi target nasional 95 persen,” ungkap Usman Kepada Radar Kaltara, Senin (19/11).

Kemenkes menilai cakupan ke 28 provinsi itu belum cukup untuk melindungi seluruh masyarakat dari bahaya penyakit campak dan rubella. Oleh karena itu untuk memenuhi cakupan itu dilakukan perpanjangan. “Diharapkan dengan adanya penambahan waktu ini seluruh masyarakat dapat terlindung dari penyakit campak dan rubella,” harapnya.

Dalam proses perpanjangan ini ada beberapa strategi yang akan dilakukan. Di antaranya, memastikan seluruh desa dan kelurahan telah mencapai cakupan 95 persen, melakukan verifikasi cakupan melalui rapid convenience assessment (RCA), serta melakukan intervensi sesuai hasil RCA. “Jadi ketiga strategi itu akan dilakukan untuk memenhui cakupan MR di Kaltara,” ujarnya.

Selain itu, untuk daerah yang belum terpenhi 95 persen, Kemenkes merekomendasikan untuk melakukan analisa data cakupan kampanye imunisasi MR berdasarkan golongan umur 9 bulan, 6 tahun dan 7 tahun. Begitu juga dengan anak usia 7 hingga 15 tahun yang belum mendapatkan vaksin MR produk Serum Intitute of India (SII) saat masa kampaye. “Anak usia 9 bulan hingga 6 tahun pun tak luput dari pemberian imunisasi. Jadi hingga tanggal 31 Desember nanti langkah itulah yang akan dilakukan Dinkes,” ujarnya.

Sedengan untuk daerah yang terkena dampak bencana, sepeti di Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, dan becana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng), kegiatan imunisasai MR tetap berlanjut.

Usman menjelaskan, sebenarnya rendahnya imunisasi di Kaltara disebabkan masih adanya penolakan dari orang tua. Padahal pihaknya telah aktif melakukan sosialisasi akan bahaya penyakit campak dan rubella. “Tapi fakta di lapangan masih ada saja penolakan, saat ini saja cakupan MR di Kaltara hanya 65,33 persen saja,” ujarnya.

Melihat data itu, sambung Usman, Kaltara masih membutuhkan 30 persen untuk dapat mencapai taget yang telah ditetapkan Kemenkes 95 persen. “Saya berharap masyarakat tidak ada lagi yang melakukan penolakan, apalagi hal ini untuk kebaikan bersama,” harapnya. (*/jai/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 09:22

SIAP-SIAP AJA..!! 2020, Kemarau Diprediksi Lebih Ekstrem

Titik Panas di Kaltara Pukul 18.00 WITA Jumat (20/9) Lokasi …

Sabtu, 21 September 2019 09:15

PK Ditolak, Bang Toyib Tetap Dihukum Mati

TANJUNG SELOR - Upaya Arman Sayuti alias Bang Toyib terpidana…

Sabtu, 21 September 2019 09:13

Pengguna Ijazah Palsu Divonis 4 Bulan

TANJUNG SELOR – Sidang pelanggaran pemilu yang melibatkan Samsul sebagai…

Jumat, 20 September 2019 09:02

Tak Ingin Dibohongi, PLN Diminta Komitmen

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Soal Sengketa Lahan di Lokasi Pertambangan, Perusahaan Sebut Lahan Sudah Klir

TANJUNG SELOR – Menyikapi keluhan masyarakat Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Unsur Pimpinan Definitif Segera Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Unsur pimpinan definitif di Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Penyelesaian Batas Wilayah Belum Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai provinsi…

Jumat, 20 September 2019 09:00

Maharajalila Diusulkan Jadi Nama Korem Kaltara

TANJUNG SELOR – Komando Resor Militer (Korem) Provinsi Kalimantan Utara…

Kamis, 19 September 2019 09:13

Kualitas Udara Baik, tapi Sekolah Kok Diliburkan?

TANJUNG SELOR – Berdasarkan pantauan  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan…

Kamis, 19 September 2019 09:05

Empat Daerah Belum Usulkan Nama

TANJUNG SELOR – Hingga Rabu (18/9), baru satu dari lima…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*