MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 21 November 2018 10:26
IPM Tarakan Naik 1,69 Poin
RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pembangunan manusia di Kota Tarakan terus mengalami perbaikan, terlihat dari angka indeks pembangunan manusia yang terus meningkat dari tahun 2013 sampai 2017. IPM Kota Tarakan naik 1,69 poin dalam jangka 5 tahun. Capaian peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kualitas manusia di Tarakan dilihat dari aspek kesehatan, pendidikan dan ekonomi yang semakin membaik.

Kepada Radar Tarakan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan Imam Sudarmaji mengatakan, berdasarkan skala internasional, capaian IPM dikategorikan menjadi kategori sangat tinggi, kategori tinggi, kategori sedang dan kategori rendah.

Sejak 2013, IPM Kota Tarakan telah mencapai ketegori tinggi dengan angka 73,58. Angka tersebut terus meningkat hingga 2017 mencapai 75,27. Meski belum memiliki perubahan level pada capaian IPM, namun angka IPM yang terus meningkat menunjukkan adanya peningkatan pencapaian kualitas sumber daya manusia (SDM) Kota Tarakan.

"Pencapaian pembangunan manusia diukur dengan memperhatikan tiga aspek esensial, seperti umur panjang dan sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. Oleh karena itu, peningkatan capaian IPM tidak lepas dari peningkatan dari setiap komponen penyusunnya," bebernya.

Imam menjelaskan, komponen pertama yang menyusun IPM ialah derajat kesehatan yang dinilai melalui indikator angka harapan hidup (AHH). Indikator AHH Tarakan yang merepresentasikan aspek kesehatan terus meningkat sejak selama 5 tahun terakhir.

Semakin meningkatnya AHH mengindikasikan bahwa derajat kesehatan masyarakat semakin membaik. Pada tahun 2017 angka harapan hidup mencapai 73,85 tahun yang mengindikasikan bahwa bayi yang baru lahir pada tahun 2017 memiliki harapan hidup hingga usia 73 sampai 74 tahun.

"Angka ini dipengaruhi oleh beberapa variabel yang diidentifikasi sangat erat kaitannya dengan masalah kesehatan penduduk. Agar tercipta derajat kesehatan yang lebih baik, maka beberapa variabel yang memiliki hubungan terhadap AHH perlu lebih diperhatikan, seperti persentase penolong persalinan medis, jumlah dokter, persentase angka kesakitan, keadaan lingkungan perumahan dan penyediaan air bersih," jelasnya.

Sementara itu, komponen kedua ialah derajat pendidikan yang dinilai melalui indikator rata-rata lama sekolah (RLS)  dan harapan lama sekolah (HLS). Capaian rata-rata lama sekolah  atau mean years of schooling (MYS) meningkat dari 9,28 tahun pada tahun 2013 menjadk 9,93 tahun di tahun 2017.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa rata-rata jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk Kota Tarakan yang berusia 25 tahun ke atas dalam menjalani pendidikan formal pada tahun 2017 berkisar antara 9 sampai 10 tahun atau setara dengan kelas 3 SMP sampai kelas 1 SMA.

Sementara capaian harapan lama sekolah HLS atau expected years of schooling (EYS) meningkat dari 13,28 tahun pada tahun 2013 menjadi 13,61 tahun pada tahun 2017.

"Angka itu mempresentasikan bahwa sekolah yang diharapkan dapat dicapai oleh penduduk Kota Tarakan yang berusia 7 tahun ke atas pada tahun 2017 berkisar antara 13 sampai dengan 14 tahun atau diharapkan bersekolah hingga jenjang perguruan tinggi semester 4 atau 5," katanya.

Pada komponen ketiga sekaligus merupakan komponen terakhir ialah derajat standar hidup layak yang dinilai melalui indikator paritas daya beli atau purchasing power parity (PPP). Indikator ini menggambarkan tingkat kesejahteraan yang dapat dinikmati oleh penduduk dan sensitifnya terhadap perubahan kondisi perekonomian.

Pengeluaran per kapita penduduk Kota Tarakan terus meningkat dari 10.449 ribu rupiah pada tahun 2013 menjadi 10.841 ribu rupiah pada tahun 2017. Terlihat bahwa secara komponen, rata-rata seluruh komponen pembentuk IPM di Kota Tarakan meningkat secara perlahan, hal ini tentu memberikan dampak pada angka IPM yang terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. (*/shy/lim)

 

IPM Tarakan Naik 1,69 Poin


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:47

Heart of Borneo Dorong Ekowisata Terwujud

TARAKAN - Program Heart of Borneo (HOB) merupakan kerja sama…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:53

5.495 Peserta PBI Terancam Dinonaktifkan

TARAKAN - Sebanyak 5.495 penerima bantuan iuran (PBI) Kota Tarakan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:51

Anthon Joy Ditunjuk sebagai Direktur Radar Tarakan

TARAKAN – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:49

Pasar di Tarakan Masih Jorok

TARAKAN - Untuk ketiga kalinya di tahun 2019 ini Balai…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:47

PLN Akan Dapat Pasokan Daya 36 MW

TARAKAN – Sebagai upaya memberikan keandalan listrik di Bumi Paguntaka,…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:46

JANGAN MAIN-MAIN..!! Dua OPD Ini Rentan Tindak Pidana Korupsi

TARAKAN - Dua organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai rentan akan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:45

Abdul Kadir, Sempat Vakum dari Politik karena Sakit

Kehilangan seorang kakak, yang merupakan penyemangat Abdul Kadir, S.T dalam…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:18

Dapati Kendaraan Tidak Layak Jalan

TARAKAN - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:16

Lestarikan Tari Jepin di Kalangan Pelajar

TARAKAN – Gerak gemulai para pelajar terlihat saat menarikan tarian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*