MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 November 2018 11:36
Sepi, Trayek Mangkupadi Tutup
DAMRI: Tampak salah satu unit Bus Damri yang ada di wilayah Bulungan. SAMSUL UMARDHANY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kantor Damri Cabang Tanjung Selor sebelumnya sempat membuka trayek untuk perjalanan Bus Damri ke Desa Mangkupadi Kecamatan Tanjung Palas Timur meski sepi peminat. Akibatnya pengoperasian dihentikan. Kini trayek diupayakan kembali dibuka.

Dikatakan General Manajer Kantor Damri Cabang Tanjung Selor, Rahmat Santoso memang sebelumnya pihaknya telah menyiapkan satu buah armada bus Damri untuk melayani rute Tanjung Selor - Mangkupadi, lantaran permintaan masyarakat. Namun setelah melayani rute yang ada, peminatnya di luar dari ekpektasi yang ada. “Sempat kami buka dengan harga Rp 45 ribu per orang, namun ternyata sepi peminat,” ungkapnya saat ditemui belum lama ini.

Lantaran sepinya penumpang, sehingga membuat pengemudi yang melayani rute tersebut berpikir untuk mengundurkan diri dari. Sehingga sampai saat ini pihaknya belum menemukan pengganti. “Akibatnya bus dengan trayek Tanjung Selor - Mangkupadi saat ini tidak difungsikan atau dioperasikan sebagaimana mestinya,” bebernya.

Sepinya penumpang menurutnya, tentu tak lepas dari banyaknya masyarakat di wilayah tersebut yang menggunakan kendaraan pribadi. Pun demikian dengan masyarakat luar wilayah tersebut. “Lebih banyak memilih kendaraan pribadi lantaran lokasinya tidak terlalu jauh, hanya dengan waktu kurang lebih 2 jam sudah bisa ke tujuan,” jelasnya. “Untuk itu bus yang ada saat ini hanya kami pergunakan sebagai cadangan saja,” timpalnya.

Memang, lanjutnya, sepinya penumpang tersebut adalah hal yang wajar, bukan hanya di Tanjung Selor, pun demikian dengan jalur lainnya ketika pertama kali dibuka. Dalam hal ini memang perlu merubah mindset masyarakat. “Yang dulunya sering naik kendaraan pribadi beralih kepada angkutan umum, itu yang harus diubah. Memang perlu waktu, jadi wajar saja sepi, terlebih trayeknya baru,” sebutnya.

“Sama seperti jalur Berau, dulu seperti itu. Namun lama kelamaan mulai memperlihatkan perkembangan. Dan saat ini Tanjung Selor-Berau atau sebaliknya lumayan banyak,” sambungnya.

Meski demikian ia katakan, pihaknya saat ini juga akan berupaya agar trayek tersebut dapat kembali dibuka. Sehingga masyarakat di wilayah tersebut perlahan dapat menggunakan damri sebagai moda transportasi utama. “Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya Kaltara, Trayek Tanjung Selor-Mangkupadi akan kembali dibuka. Akan kami urus trayeknya serta segala sesuatu yang diperlukan,” ucapnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*