MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 November 2018 09:36
Penyaluran Dana Bergulir Dipastikan Selektif
SELEKTIF: Disperindagkop dan UKM Kaltara pastikan selektif dalam pemberikan dana bergulir kepada pelaku usaha di Kaltara. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Disperindagkop dan UKM Kaltara memastikan selektif dalam pemberian dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDBK-UMKM) kepada seluruh pelaku usaha di Kaltara.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara, Hartono mengatakan, tujuannya adalah agar pihaknya tidak ingin dana yang cukup banyak dikucurkan sebesar Rp 100 miliar nantinya justru penggunaannya tak tepat sasaran. Oleh karenanya, sejak awal dana itu akan diberikan kepada pelaku usaha, maka dipastikan seluruhnya memenuhui persyaratan yang ada.

“Kita akan selektif, hanya pelaku usaha yang memenuhi persyaratan yang akan kami berikan nantinya,” ungkap Hartono kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Namun, lanjutnya, dalam teknisnya di lapangan terkait penilaian tidaklah sendiri. Disperindagkop bersama tim terpadu, misal dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan dinas-dinas terkait lainnya akan terlibat dalam penilaian.

“Kalau teknisnya biasa akan melakukan penilaian kepada pelaku usaha dengan neracanya, usahanya seperti apa, perkembangan usahanya bagaimana dan beberapa penilaian lainnya,” ujarnya.

Akan tetapi, dari persyaratan itu bukan berarti membatasi kepada pedagang kaki lima untuk tak mendapatkannya. Di mana semuanya pelaku usaha bisa menerima pinjaman dana, ini jika sesuai dengan aturan dan penilaian dari tim penilai.

“Contoh kecilnya, untuk mendapatkan dana persyaratan kalau koperasi minimal 3 tahun melakukan RAT dan dianggap sehat, kemudian ada anggotanya. Isi peran pokok wajibnya kita lihat semua termasuk neraca dan asetnya juga ada jaminannya kalau koperasi punya lahan yang menjadi jaminan lahannya,” jelasnya.

“Begitu juga untuk pelaku usaha dari pedagang kaki lima. Dari penghasilan yang didapat akan dilihat berapa, karena ini kembali kepada sistem pembayarannya. Jangan sampai terlalu memberatkannya,” timpalnya.

Untuk bunga, Hartono menyebutkan bahwa sekitar 6 persen. Ini berlaku baik untuk Koperasi dan UKM. Sehingga dana bantuan keuangan itu bisa menjadi penguat modal bagi pelaku usaha di Kaltara. “Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan dengan semaksimal mungkin untuk mengembangkan usahanya. Tapi harus diingat bahwa untuk memenuhi bantuan permodalan dari LPDB, para pelaku UMKM dan koperasi harus tetap berpegang pada pedoman persyaratan yang ada,” tuturnya.

Disebutkan, ada 12 item persyaratan yang harus dipenuhi untuk calon mitra pelaku usaha UMKM yang ingin mengajukan dokumen permohonan peminjaman. Sedangkan untuk calon mitra pinjaman atau pembiayaan koperasi, ada sebanyak 13 item persyaratan yang harus dipenuhi.  “Persyaratan dan format proposal bisa dilihat dan di-download langsung di laman website LPDBK-UMKM,” jelasnya.

“Setelah surat pengantar dikirim, tim dari LPDBK-UMKM akan datang untuk melakukan pengecekan atau survei terhadap para pelaku usaha UMKM dan koperasi yang mengajukan pinjaman modal,” urainya. 

Dokumen selanjutnya akan dikaji. Mulai dari neraca pembukuan dan sebagainya. Jika memang memenuhi syarat, baru akan diberikan surat pengantar. Dan besaran pinjaman modal bergantung pada jenis kapasitas usaha si pemohon. Kisarannya puluhan juta hingga maksimal Rp 10 miliar. Rincinya, pinjaman modal mulai dari Rp 0 hingga Rp 250 juta untuk usaha mikro, Rp 250 hingga Rp 2,5 milar untuk usaha menengah, sedangkan Rp 2,5 milar hingga Rp 10 miliar untuk jenis usaha besar. 

“Jika mengajukan pinjaman di atas Rp 250 juta, langsung melalui pusat oleh LPDBK-UMKM. Tetapi jika mengajukan pinjaman di bawah Rp 250 juta cukup perbankan yang dimitrakan saja yang melakukan proses pengkajiannya,” jelasnya.

Untuk diketahui, penyaluran dana bergulir ini melalui Bankaltimtara dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bulungan. Dengan rincian, Rp 50 milar melalui Bankaltimtara, dan Rp 50 milar melalui BPR Bulungan. “Penyaluran dana bergulir kita lakukan secara bertahap, dan dalam penyalurannya itu berdasarkan usulan,” jelasnya. (omg/eza)

Penyaluran Dana Bergulir Dipastikan Selektif


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*