MANAGED BY:
RABU
08 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 12 November 2018 08:51
Draf Lambat, Waktu DPRD Cuma Tiga Minggu
MUDDAIN. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

LAMA ditunggu, draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) akhirnya diserahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Meski terlambat 3 bulan, namun DPRD tetap menunjukkan sikap optimistis bahwa tidak akan kehilangan APBD 2019 mendatang.

“Sudah diantar pas pagi (kemarin), kami optimis ini bisa selesai sebelum batas akhir,” ungkap Muddain, Wakil Ketua DPRD Tarakan, kemarin (9/11).

Muddain menjelaskan bahwa sebelumnya DPRD telah mengirimkan surat ke Pemkot Tarakan untuk segera menyampaikan draf KUA-PPAS APBD 2019 ke DPRD, mengingat batas waktu pembahasan berakhir sebelum 30 November 2018.

Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2019, ditegaskan bahwa wajib mendapat persetujuan paling lambat akhir November 2018. Jika terjadi keterlambatan pembahasan karena kesalahan dari Pemkot, maka akan ada konsekuensi yang harus dihadapi Pemkot seperti wali kota yang tidak mendapatkan tunjangan selama 6 bulan ke depan. Hal serupa juga terjadi apabila keterlambatan pembahasan karena kesalahan DPRD. “Jadi kalau (keterlambatan) kesalahannya di Pemkot, ya wali kota-nya tidak mendapatkan tunjangan sampai 6 bulan ke depan. Tapi kalau kesalahannya di kami, maka kami tidak akan mendapatkan tunjangan sampai 6 bulan ke depan,” jelasnya.

Dalam Permendagri 38/2018 disebutkan bahwa Pemkot wajib menyampaikan draf KUA-PPAS paling lambat minggu pertama September 2018 atau 60 hari sebelum pengambilan keputusan bersama DPRD dilaksanakan. “Jadi sebenarnya kalau kami tidak surati, pemerintah sudah lambat menyampaikan KUA-PPAS, itu berdasarkan Permendagri loh ya. Tapi karena sudah diserahkan, ya kami usahakan kerja cepat untuk merekomendasikan draf tersebut kepada mitra komisi,” ujarnya.

Nah, usai direkomendasikan kepada mitra komisi, hasil rekomendasi tersebut akan diberikan kepada Badan Anggaran (Banggar) yang kemudian dibahas secara internal bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Waktunya ini sisa 3 minggu, kapan mitra komisi mau membahasnya, kapan Banggar mau bahas? Belum lagi kalau mau konsultasi,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:32

Bisa Jadi Lawan Kuat, Udin - Indrajit

TARAKAN – Sebelumnya H. Udin Hianggio sempat menyinggung nama Indrajit,…

Selasa, 07 Juli 2020 12:31

Perpanjang PSBB Tarakan, Bisa Ya dan Bisa Tidak

TARAKAN - Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap keempat…

Selasa, 07 Juli 2020 12:28

Tarakan Masih Zona Merah, PSBB Potensi Diperpanjang

TARAKAN – Kasus pasien sembuh dari Covid-19 di Tarakan bertambah…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:59

Hindari Penularan Covid, Gasebo Ditertibkan

Tarakan  -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama beberapa…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:51

Cerita dari Kecelakaan Speedboat Antasena, Penumpang Tak Sadar Ditarik dari Jendela

TANA TIDUNG - Usai mengalami kecelakaan 14 penumpang speedboat nonreguler…

Sabtu, 04 Juli 2020 10:39

Selanjutnya Partai Demokrat ke Iraw?

TARAKAN – Partai Demokrat disebut-sebut salah satu partai yang dilobi…

Jumat, 03 Juli 2020 11:18

Alhamdullilah... Tiga Hari, di Tarakan 13 Pasien Sembuh

TARAKAN - Tiga hari berturut-turut terdapat pasien yang dinyatakan sembuh…

Jumat, 03 Juli 2020 09:21

“Pancasila Jangan Diganggu Lagi”

TARAKAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan dan sejumlah ormas…

Jumat, 03 Juli 2020 09:19

Sektor Perparkiran Alami Kebocoran PAD

TARAKAN - Meski telah diresmikan sejak Januari lalu, namun hingga…

Jumat, 03 Juli 2020 08:56

Sriwijaya Air Kembali Layani Rute Tarakan

TARAKAN – Mulai 1 Juli 2020, maskapai Sriwijaya Air akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers