MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 09 November 2018 12:58
Peningkatan Izin Operasional PLBL Liem Hie Djung Belum Direspons
FASILITAS VITAL: PLBL Liem Hie Djung Nunukan menjadi pelabuhan tersibuk di Nunukan. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN - Rencana pemerintah daerah meningkatkan pelayanan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung Nunukan menjadi jalur perlintasan internasional Nunukan-Tawau, Malaysia pada Oktober lalu dipastikan belum terwujud. Hingga November, status izin operasional yang dimiliki PLBL tersebut hanya melayani kapal berkekuatan 35 gross tonage (GT) saja. Sementara syarat melayani rute internasional sebesar 175 GT.

Bukan tanpa upaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyampaikan berkas usulan peningkatan izin operasional ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta. Bahkan, usulan tersebut telah disertai dengan rekomendasi kelayakan dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Hingga saat ini belum mendapatkan kejelasan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dishub Nunukan Edy saat dihubungi media ini mengaku sudah tidak mengetahui kelanjutan wacana itu. Bahkan, ia mengatakan hingga saat ini belum ada progres signifikan. “Karena, peningkatan pelabuhan itu harus terlebih dahulu masuk dalam kawasan rencana induk pelabuhan yang merupakan salah satu kewenangan KSOP,” ujar Edy saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan, Robby Nahak Serang mengungkapkan, berkas usulan tersebut langsung diserahkan Bupati Hj. Asmin Laura Hafid ke Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut di Kemenhub. Dalam proses tersebut, sudah tidak ada masalah. “Jadi, tinggal menunggu keputusan saja. Kemudian difungsikan,” kata Robby kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Ia mengatakan, pengoperasian PLBL Liem Hie Djung dalam melayani rute Nunukan-Tawau dan sebaliknya sudah menjadi keinginan besar pemerintah saat ini. Sebab, keberadaan PLBL menjadi salah satu modal utama hal tersebut diwujudkan. “Kami juga tentunya tidak bisa intervensi. Yang jelas berkasnya tinggal menunggu saja,” ujarnya.

Wakil Bupati Nunukan H. Faridil Murad mengatakan, sejak awal dibangun, PLBL Liem Hie Djung memang telah dikonsep menjadi pelabuhan internasional. Sejumlah persiapan dilakukan agar rencana tersebut dapat terwujud. Hanya, beberapa pergantian pejabat akhirnya membuat rencana awal tersebut sempat terkendala. “Seharusnya memang sudah lama diusulkan. Tapi, karena pejabat tidak fokus dan dituntut dengan minimnya anggaran akhirnya, khususnya untuk mengajukan ke Jakarta akhirnya terkendala. Namun, saat ini kembali digaungkan sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk pembangunan dan konsep yang sudah lama diharapkan,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:29

Satgas Pamtas Sita Senpi dan Miras

NUNUKAN - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon…

Minggu, 05 Juli 2020 11:54

12 Calon Pengantin Terdeteksi Pengguna Narkoba

NUNUKAN – Setidaknya ada 12 orang calon pengantin (catin) yang…

Sabtu, 04 Juli 2020 11:12

Mabuk Lem, Remaja Kejar Polisi dengan Badik

NUNUKAN – Seorang remaja berinisial AN (22) diduga sedang mabuk…

Rabu, 01 Juli 2020 09:13

Pengendali di Lapas hingga Pemesan di Tana Tidung

NUNUKAN - Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres…

Selasa, 30 Juni 2020 10:27

PDIP Aksi di Polres Nunukan

NUNUKAN – Menuntut pengusutan tuntas pelaku pembakaran bendera Partai Demokrasi…

Senin, 29 Juni 2020 10:12

Langgar Protokol Kesehatan, Dihukum PushUp

NUNUKAN - Meski status tanggap darurat Covid-19 di Nunukan beum…

Sabtu, 27 Juni 2020 09:34

Satgas Pamtas dan Polhut Temukan Barak Pembalak Liar

NUNUKAN – Satgas Pamtas Yonif 623/BWU bersama Polisi Kehutanan (Polhut)…

Jumat, 26 Juni 2020 13:03

Penerima Tunjangan Khusus Guru Dikurangi

 NUNUKAN – Dengan adanya aturan terbaru mengenai pemberian tunjangan khusus,…

Kamis, 25 Juni 2020 14:30

Nonreaktif, 361 WNI Dipulangkan dari Malaysia

    RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN DIPULANGKAN LAGI: Setidaknya ada 361…

Kamis, 25 Juni 2020 13:24

Nonreaktif, 361 WNI dari Malaysia Dipulangkan, 134 Lanjut ke Sulsel

NUNUKAN – Sebanyak 361 warga negara Indonesia (WNI), dan 134…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers