MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 05 November 2018 21:21
Presiden Kunjungi Lagi Kaltara, Ini Agendanya...
MEGA PROYEK: Jenis konstruksi PLTA Peso yang pembangunannya direncanakan akan dimulai Februari 2019.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo kembali diagendakan berkunjung ke Kalimantan Utara (Kaltara) untuk yang kesekian kalinya. Jika sesuai rencana, kunjungan kali ini akan dilakukan pada Februari 2019.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengatakan, kehadiran Presiden ke provinsi termuda Indonesia ini diagendakan untuk menyaksikan serta meresmikan dimulainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan.

Insya Allah mobilisasi alat akan dilakukan akhir tahun ini (2018). Rencananya, sesuai penjelasan yang disampaikan pihak kontraktor dan PT KHE (Kayan Hydro Energi) pembangunannya dimulai Februari 2019,” ujar Irianto kepada Radar Kaltara, Senin (5/11).

Orang nomor satu di Kaltara ini menegaskan, jika pembangunan mega proyek itu sudah dimulai. Secara otomatis pasti akan menyerap banyak tenaga kerja, utamanya yang memiliki keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan.

Sebab, tenaga kerja yang memiliki keahlian itu menjadi salah satu penentu kualitas dan ketepatan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan dalam detail engineering design (DED) salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini.

“Itu (bidang keahlian, Red) pasti sudah ada listnya. Jadi setiap orang boleh mendaftar sesuai keahlian yang dibutuhkan. Sama halnya seperti daftar CPNS (calon pegawai negeri sipil), tentu ada persyaratan-persyaratan yang ditetapkan dan harus dipenuhi,” jelasnya.

Artinya, jika tenaga kerja lokal ada yang memiliki keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan, maka boleh mendaftar. Tapi, dalam pelaksanaannya pasti ada sistem seleksi dan lain sebagainya sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.

Tak hanya itu, mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ini juga berharap serta mewajibkan pihak perusahaan untuk menerima tenaga kerja lokal yang tidak memiliki keahlian untuk bekerja di PLTA tersebut. 

“Saya rasa banyak lowongan kerja bagi mereka yang tidak memiliki keahlian, di antaranya satpam. Ini bisa merekrut tenaga lokal. Tapi tentu harus dites juga, terutama soal integritas dan mentalnya,” kata Irianto.

Artinya, siapapun dan di manapun seseorang itu bekerja, jika integritas dan mental atau sistem kerjanya dinilai tidak baik oleh si pemberi kerja, maka secara otomatis yang bersangkutan pasti akan dipecat. 

Adapun untuk perizinan, saat ini hanya tinggal melengkapi beberapa persyaratan. Tapi, sudah tidak ada permasalahan yang prinsip. Pastinya sambil melengkapi persyaratan yang diminta, diharap sudah boleh jalan agar terjadi percepatan pembangunan. (iwk/eza) 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*