MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 05 November 2018 13:48
Imigrasi Butuh Tim Awasi Jalur Ilegal

Maraknya TKI ILegal Keluar Masuk Nunukan

JALUR ILEGAL: Banyak jalur ilegal yang digunakan para BMI tak berdokumen untuk masuk ke Nunukan atau sebaliknya menuju Tawau, Malaysia. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tidak dapat dipungkiri lagi sebagai daerah yang berbatasan langsung baik darat maupun laut dengan Malaysia, Nunukan dikepung jalur-jalur ilegal yang kerap digunakan mereka para Buruh Migran Indonesia (BMI) maupun pengusaha Sembilan bahan pokok (Sembako) di Nunukan.

Bahkan, fenomena keluar masuknya para BMI ilegal berlaku terang-terangan alias bukan kucing-kucingan. Mirisnya lagi, praktek ilegal ini juga terjadi tak jauh dari Pelabuhan Resmi Tunon Taka Nunukan. Sejumlah BMI bahkan seakan tak memiliki beban menuruni pelabuhan tikus yang berada di Gang Kakap, Nunukan Timur itu.

Kegiatan ilegal yang telah berlangsung lama ini seakan tercium kesan tutup mata oleh oknum aparat daerah ini. Banyak BMI tak berdokumen dengan bebas memasuki Malaysia bahkan sebaliknya dengan bermodalkan jaminan lisan dari sang pengurus. “Ada sudah yang urus kami punya paspor, katanya nanti kalau di camp baru kami diberi,” ujar Asep kepada media ini beberapa waktu lalu.

Dari hasil pantauan media ini, setidaknya ada empat titik pelabuhan tradisional yang dijadikan para BMI memasuki wilayah Malaysia dan Indonesia yakni, Pelabuhan Aji Kuning, Pelabuhan Lalasalo, Pelabuhan Sei Pancang yang kesemuanya berada di Pulau Sebatik dan dua pelabuhan di Pulau Nunukan yakni, Pelabuhan Sei Bolong dan Pelabuhan Gang Kakap, Nunukan Timur.

Dikonfirmasi persoalan tersebut, Kepala Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Klas II Nunukan Bimo Wardi Wibowo beranggapan, minimnya personil menjadi alasan mengapa hingga saat ini kurang dilakukannya tindakan pengawasan terhadap jalur-jalur ilegal.

Selain itu, pengawasan BMI seharusnya menjadi perhatian bersama aparat keamanaan yang berada di wilayah hukum Kabupaten Nunukan. Sebab, lanjut Bimo, Imigrasi tak ingin mengambil rIsiko jika di kemudian hari timbul permasalahan dari sejumlah kalangan yang dirugikan atas penindakan tersebut.

Bimo menjelaskan, pengawasan seyogyanya dilakukan seluruh stakeholder baik jajaran TNI maupun Polri dan Pemkab Nunukan. Pihaknya menjamin, jika hal itu terwujud dipastikan kegiatan ilegal dapat terminimalisir. “Kalau memang mau ditindak harus ada komitmen bersama dalam sebuah tim yang mungkin dapat digagas siapa saja, bisa Pemkab Nunukan tapi kan lagi-lagi persoalannya kembali ke anggarannya,” harap Bimo.

Selain itu, pihak Malaysia juga harus sinergis dalam melakukan pengawasan terhadap BMI ini. Pasalnya, selama ini Malaysia juga terkesan welcome terhadap mereka yang masuk melalui jalur ilegal. “Harusnya juga Malaysia komitmen juga mas, tapi kalau membahas dua negara ini kan memang porsinya pemerintah pusat yang harus turun tangan,” jelas Bimo.

Kendati begitu, Bimo mengaku bakal meningkatkan pengawasan bersama personil yang dimiliki Imigrasi guna menekan kegiatan BMI khusunya di Pulau Sebatik. “Sebisa mungkin kami juga akan terus mengawasi itu kok mas, termasuk WNA yang masuk secara ilegal ke daerah kita. Sambil menunggu kalau memang ada komitmen untuk membentuk tim pengawasan,” tukas Bimo. (raw/fly)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 09:03

WADUH..!! Dua Orang Pekerja Migran Indonesia yang Dideportasi dari Malaysia Reaktif

NUNUKAN – Pada pendeportasian pekerja migran Indonesia (PMI) tahap dua…

Jumat, 05 Juni 2020 14:10

Seluruhnya Nonreaktif, PMI Dipulangkan ke Sulawesi

NUNUKAN – Pekerja migran Indonesia (PMI) yang dideportasi Rabu (3/6),…

Jumat, 05 Juni 2020 11:51

Seluruh Pekerja Migran Nonreaktif Dipulangkan ke Sulawesi

NUNUKAN – Pekerja migran Indonesia (PMI) yang dideportasi Rabu (3/6),…

Jumat, 05 Juni 2020 10:15

Deportan Asal Kaltara dalam Perjalanan ke Nunukan

NUNUKAN - Puluhan WNI-PMI kembali dideportasi pada tahap 2 pendeportasian…

Kamis, 04 Juni 2020 08:30

Sampai di Nunukan, Seluruh Pekerja Migran Wajib Jalani Rapid Test

NUNUKAN – Sebanyak 321 orang Warga Negara Indonesia (WNI) atau…

Rabu, 03 Juni 2020 10:24

Masuk Malaysia Wajib Karantina Biaya Mandiri

NUNUKAN - Sejumlah upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan pemerintah Malaysia.…

Rabu, 03 Juni 2020 09:29

Ratusan PMI-WNI Kembali Dipulangkan Lewat Nunukan

NUNUKAN - Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran…

Kamis, 28 Mei 2020 14:38

Hari Ketiga, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

NUNUKAN - Rahmat, warga Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, yang hilang…

Kamis, 28 Mei 2020 14:11

Oknum TNI Tembak Warga

NUNUKAN – Dugaan penembakan yang dilakukan oleh oknum TNI dari…

Rabu, 27 Mei 2020 13:45

393 WBP Terima Remisi Idulfitri

NUNUKAN - Ada 393 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers