MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 02 November 2018 15:05
MUI Desak Pemkot Segera Tutup Lokalisasi

Bingung Setiap Kali Ditanya Masyarakat

SEGERA DITUTUP: Tim gabungan dalam sebuah razia di lokalisasi Sei Bengawan beberapa waktu lalu. BANK DATA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Penutupan lokalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) belum juga dilakukan. Padahal Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan penutupan dapat dilakukan sebelum 2019. Untuk itu, MUI pun mendesak Pemkot Tarakan segera melakukan penutupan.

Kepada Radar Tarakan, Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Kalimantan Utara K.H. Zainuddin Dalillah mengatakan, bahwa pihaknya agar segera bertemu Pemkot membahas rencana penutupan itu. Hanya, karena dirinya masih berada di luar kota, sehingga hal ini masih menjadi kendala.

“Mudah-mudahan, ada waktu bisa bertemu dengan Pak Wali Kota untuk membahas penutupan lokalisasi itu,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang ia terima, Menteri Sosial meminta kepada pemerintah di daerah untuk segera menutup lokalisasi yang menjadi kawasan prostitusi. Nah, jika tidak segera ditutup, Zainuddin mengkhawatirkan terjadinya aksi protes dari masyarakat karena menganggap Pemkot lamban.

“Saya takut ini akan menimbulkan kemarahan dari masyarakat karena masyarakat menunggu realisasi penutupan lokalisasi,” ujarnya.

Melalui hal tersebut, Zainuddin mengharapkan agar setiap masyarakat yang menolak kawasan lokalisasi agar menuntut kepada pemerintah dengan cara yang baik. Sebab menurutnya jika sebuah aspirasi dilakukan dengan cara yang tidak baik, maka akan mendapat hal yang tidak baik pula.

Disinggung soal kekhawatiran pemerintah akan terjadinya prostitusi baru jika dilakukan penutupan, Zainuddin mengatakan pemerintah wajib menyediakan lapangan pekerjaan baru dan halal bagi mantan pekerja prostitusi yang masih ingin menetap di Tarakan. namun jika pekerja prostitusi tersebut ingin pulang ke kampung halamannya, maka pemerintah harus bertanggung jawab untuk memulangkan pekerja prostitusi tersebut.

“Pemerintah harus ada pemberdayaan, susah juga kalau hanya ditutup, tapi tidak ada jalan keluar, ya pasti kembali lagi dengan pekerjaannya yang lama. Jadi kalau ditutup harus ada solusi dari pemerintah,” bebernya.

Melalui hal tersebut, Zainuddin mengharapkan Pemkot benar-benar menindaklanjuti arahan dari Menteri Sosial. Namun jika terus diusahakan namun tidak terwujud, maka masyarakat sendiri yang akan menilai niat baik dari pemerintah.

“Tapi kalau diam-diaman saja, apa mau dijawab kepada masyarakat yang bertanya? Kalau sudah berusaha kan, pemerintah bisa menjelaskan usaha-usaha penutupan lokalisasinya. Jangan diam saja,” imbuhnya. (*/shy/lim)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 12:26

PARAH BAH..!! Embung Kekeringan, PDAM Hanya Bisa Berdoa

HUJAN yang tak kunjung membasahi Bumi Paguntaka, membuat Embung Binalatung…

Selasa, 17 September 2019 12:12

Waspada Penyakit Dampak Kabut Asap

TARAKAN - Meski masih dinyatakan aman, namun kabutasap di Tarakan…

Selasa, 17 September 2019 11:53

Umi dan Sofian Berebut Simpati PDIP

PETA PARPOL DI DPRD TANA TIDUNG   PARPOL        JUMLAH KURSI…

Selasa, 17 September 2019 09:32
Ramah, berwibawa dan santun. Itulah sosok Agus Priyono, S.E, Sk, CA, di mata anak buahnya. Mungkin belum banyak yang mengenal sosok pria kelahiran Banyumas, 21 April 1972 ini. Ia adalah kepala perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan K

Awal Karier Terbayang sebagai Teller Bank

MENGAWALI karir di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sebenarnya bukanlah tujuan…

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…

Senin, 16 September 2019 09:33

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

PARA PEMENANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Juara I         …

Senin, 16 September 2019 09:16
Sejumlah benda bersejarah dan situs bangunan yang ada di Tarakan, sebagai bukti jejak sejarah perang dunia II di Tarakan. Jejak sejarah inipun diabadikan di dua museum yang ada di daerah Kelurahan Kampung Empat. Yakni Museum Perang Dunia II dan Muse

NV Tarakan Mij, Perusahaan Pertama Eksplorasi Minyak

PULAU Tarakan sangat terkenal dengan perminyakannya. Lantas dari catatan sejarah…

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…

Minggu, 15 September 2019 01:00

APA MAKSUD INI...?? Beredar Spanduk Mantan Bupati Enrekang, Mau Maju Pilgub Kaltara?

 TOKOH lain yang juga menjadi pembicaraan di tengah masyarakat adalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*