MANAGED BY:
KAMIS
09 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 29 Oktober 2018 11:05
Wakapolres: Jangan Terprovokasi Medsos
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO,  TARAKAN - Adanya informasi akan dilakukan aksi oleh sejumlah ormas di depan Masjid Al-Marif menuju ke Simpang Empat GTM, pihak kepolisian langsung melakukan penjagaan ketat. Namun aksi tersebut yang diketahui  belum memiliki izin dari Polres Tarakan, hingga kemarin sekitar pukul 15.00 WITA, tidak adanya masa yang berkumpul didepan Masjdi Al-Marif.

Wakapolres Tarakan, Kompol Riski Farah Sandy ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya aksi melalui media sosial (medsos). Meski adanya ajakan damai melalui medsos, namun pihaknya sampai H-1 belum mendapatkan surat pemberitahuan dari organinsasi manapun.

“Intelijen pun sudah cek ke semua korlap yang sering melakukan demo juga tidak ada,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan aksi seperti itu tidak bisa dipertanggungjawabkan lantaran tidak ada pemberitahuan terkait siapa saja yang akan menjadi korlap, jumlah masa dan alat peraga apa saja yang akan dibawa. Sehingga kegiatan tersebut sangat menimbulkan kerawanan. Untuk itu, pihaknya langsung menyiapkan pasukan untuk pengamanan.

Seharusnya setiap aksi yang akan dilakukan oleh ormas manapun, harus memasukkan surat izin ke pihak kepolisian minimal 3 hari sebelum aksi. Apalagi kegiatan yang melibatkan masa harus mengantisipasi terhadap kerawanan yang terjadi. “Jadi pemberitahuan juga tidak ada, kita hanya dapat informasi dari intelijen dan cyber patroli,” imbuhnya.

Untuk tindaklanjut adanya ajakan aksi melalui medsos, pihaknya nanti melihat apakah ada unsur provokasi maka akan dilakukan pemanggilan. Terkait aksi tersebut sempat diisukan dengan pembakaran bendera di Kabupaten Garut pada Senin lalu (22/). Maka dari itu, dirinya mengharapkan semua masyarakat Kota  Tarakan untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan pemberitaan yang ada di medsos. Apalagi pihak kepolisian Polda Jawa Barat sudah menangani kasus tersebut.

“Jadi kita terima tembusan laporan juga. Berdasarkan hasil penyelidikan Polda Jabar bahwa kegiatan di Garut adalah kegiatan peringatan Hari Santri Nasional itu ada izinnya kemudian sudah diamankan oleh TNI Polri,” tuturnya.

Kemudian dalam aksi itu, tambah Riski, massa hanya diperbolehkan membawa bendera merah putih. Namun saat aksi itu didapati adanya massa yang membawa bendera Hizbut TahrirIndonesia (HTI) dan dibakar oleh anggota yang memakai seragam banser. “Setelah dilakukan pemeriksaan itu ada bendera HTI yang dibawa, bukan bendera yang bertuliskan tauhid,” ungkapnya.

“Untuk kita di Kota Tarakan yang sudah aman dan tentram kemudian disituasi pemilu ini mari kita jaga sama-sama,” pungkas Riski. (zar)


BACA JUGA

Kamis, 09 April 2020 14:01

Penggunaan Masker Kain Dianjurkan

DI masa ini, penggunaan masker menjadi hal yang penting bagi…

Kamis, 09 April 2020 12:19

Penumpang Laut dan Udara Dibatasi

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berencana membatasi angkutan penumpang…

Kamis, 09 April 2020 12:17

Lagi, Rapid Test 4 Eks Jemaah Positif

BERTAMBAHNYA jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Tarakan, membuat tim…

Rabu, 08 April 2020 12:37

Angkutan Penumpang Laut dan Udara Dibatasi, Hanya Boleh Angkut Ini...

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berencana membatasi angkutan penumpang…

Selasa, 07 April 2020 13:14

Pembatasan Kegiatan di Rumah Ibadah Dilakukan Persuasif

TARAKAN - Semakin luasnya penyebaran Covid-19 di Kaltara, tentunya membuat…

Selasa, 07 April 2020 13:13

Manfaatnya Dirasakan hingga ke Nunukan

TARAKAN - Hingga Senin pagi, Kodim 0907/Tarakan telah menyalurkan 12…

Selasa, 07 April 2020 13:10

Edi Ladahiya Wafat Usai Lakukan Penyemprotan

RT siaga, itulah salah satu bentuk upaya para ketua rukun…

Selasa, 07 April 2020 10:34

Waspada, Ada Tim Penyemprotan Disenfektan Palsu, Mereka Menghipnotis

 TARAKAN – Rabu (1/4) lalu, warga Tarakan sempat dibuat gelisah…

Selasa, 07 April 2020 09:19

Dari Reporter Menjadi Direktur

Menjabat direktur utama (dirut) dalam sebuah perusahaan umum daerah (perumda)…

Senin, 06 April 2020 14:44

Rapid Test Negatif, Pemkot Luluh

TARAKAN – Pasien M atau pasien pertama yang dinyatakan positif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers