MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 22 Oktober 2018 10:06
Gara-Gara Kasus Ini, Kepala UPP Sebatik Ikut Jadi Tersangka
ILUSTRASI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kasus dugaan pungli di kantor Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sei Nyamuk, Sebatik, menyeret Kepala UPP yang sebelumnya menjadi saksi dalam kasus yang menjerat pegawai honornya.

Hal ini diungkapkan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nunukan AKP M. Ali Suhadak kepada media ini ketika dikonfirmasi perkembangan berkas yang diduga kembali menyeret seorang tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pelabuhan Sebatik tersebut.

Ternyata orang itu adalah Kepala UPP Kelas III Sei Nyamuk yang berinisial HJ. HJ sudah lama ditetapkan sebagai tersangka terbaru dalam kasus dugaan pungli di UPP Kelas III Sei Nyamuk tersebut. “Ya, yang bersangkutan (HJ) kami tetapkan sebagai tersangka belum lama ini. Karena kasus ini sebelumnya menjerat pegawai honor yang dipimpin oleh yang bersangutan,” ungkap Ali kepada pewarta harian ini.

Bahkan, berkas kasus atas nama HJ tersebut pun telah P21 atau berkas perkara dinyatakan lengkap oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan. Sebelumnya pihaknya menetapkan HJ sebagai tersangka atas beberapa alat bukti, di antaranya uang tunai berkisar Rp 1,6 miliar.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya seperti 18 slip setor bank, rekening giro BNBP dari bendahara 2 ATM atas nama HJ, 2 buku tabungan dan surat tanah asli sebanyak tiga lembar.

Atas dugaan tersebut, HJ pun disangkakan Pasal 12 huruf e Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) junto Pasal 64 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) junto Pasal 55 Ayat (1) KUHP, Pasal 3, Pasal 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Nunukan, Rusli yang dikonfirmasi terkait tahap satu yang sudah dilakukan Polres Nunukan membenarkannya. Bahkan, jadwal tahap dua sudah ditetapkan pada Kamis (25/10) mendatang. “Ya, sudah lama tahap satu. Nanti tanggal 25 tahap duanya,” singkat Rusli membalas pesan whatsApp.

Sementara itu, pegawai honornya yang berinisial AA, telah dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Nunukan, dengan pidana hukuman penjara selama 10 bulan, yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Nunukan.

Tuntutan tersebut atas pasal dakwaan yang disangkakan terhadap terdakwa sebelumnya di mana JPU mendakwa terdakwa dengan pasal 368 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pemerasan.

Dalam perkara yang sama, yakni dugaan pungli over bagasi dan muatan palka yang terjadi Pelabuhan Tunon Taka Nunukan yang menjerat tersangka H. Bahar, sudah terlebih dahulu divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Nunukan.

Sementara terdakwa AA, seorang oknum tenaga honorer kantor UPP Klas III Sei Nyamuk itu, ditangkap saat sedang makan di salah satu warung di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Ia, diduga melakukan penyalahgunaan uang setoran dari agen pelayaran. (raw/ash)


BACA JUGA

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Sabtu, 07 September 2019 09:50

Memangnya Ada Apa..?? Warga Flores Timur Didata Ulang

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*