MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 22 Oktober 2018 09:55
Honorer Berpolitik Akan Dipantau
BAKAL DIBATASI: Pegawai honorer di lingkuangan pemerintahan Kabupaten Nunukan tak dilarang berpolitik. Namun, bakal diawasi. Tampak aktivitas honorer di Kantor Kecamatan Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tak hanya aparatur sipil negara (ASN), pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Nunukan juga dibatasi dalam hal berpolitik. Khususnya untuk menyampaikan informasi mengenai calon presiden dan anggota legislatif berbentuk kampanye.

Meskipun tak memiliki acuan mengenai hal tersebut, namun karena terikat dengan pemerintah daerah, utamanya gaji yang diterima, maka diharapkan untuk tetap fokus dan bekerja sebagaimana mestinya.

“Tapi, jika dalam pengawasan pegawai honorer yang bersangkutan lebih sedang di politik, silakan saja. Tapi, harus melepaskan yang satu (pegawai honorer, Red),” kata Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus, S.IP kepada media ini kemarin.

Ia menegaskan, pegawai honorer yang pikirannya terbagi tentunya sudah tidak fokus dengan apa yang dikerjakan. Jadi, dari pada tidak fokus lebih baik ambil sikap tegas dan tentukan saja pilihannya. Apakah tetap menjadi pegawai honorer atau pilih berpotiliik.

“Memang acuannya tidak ada. Tapi, kami tetap memantau dengan diterbitkan surat edaran atau pemberitahuan lainnya,” ungkap Serfianus.

Sebab, lanjutnya, pegawai honorer yang terlibat dalam politik dikhawatirkan memengaruhi para ASN untuk berpolitik praktis lagi. Jika terjadi, maka dipastikan ASN menjadi kacau nantinya. “ASN mau netral, tapi tiap hari mereka (pegawai honorer) itu setiap hari bisik-bisik akhirnya terpengaruh juga jadinya. Apalagi jumlah pegawai honorer ini jumlahnya kurang lebih dengan ASN juga,” ujarnya.

Sementara bagi ASN, aparatur pemerintahan desa hingga ke tingkat ketua rukun tetangga (RT) itu juga diimbau untuk tetap bersikap netral dengan politik. Apalagi di masa-masa kampanye seperti ini. “Jangan sampai dengan sikap yang tidak netral itu, pelayanan di masyarakat dapat terganggu lagi. Akhirnya, dampaknya ke masyarakat lagi,” ujarnya.

Terpisah, Ridho (bukan nama sebenarnya) pegawai honorer di lingkungan Pemkab Nunukan mengaku jika kebijakan yang diambil Pemkab Nunukan untuk mengawasi bahkan membatasi pegawai honorer berpolitik tentunya ada baik dan buruknya. Namun, yang dirugikan tetap para pegawai honorernya.

“Apa tidak hal yang penting lain lagi bisa diuruskah. Kenapa urusan honorer berpolitik mau diatur lagi. Padahal negara ini negara demokrasi. Sama saja membatasi hak orang namanya,” ungkap Ridho kepada media ini saat dimintai tanggapan terhadap rencana pemerintah tersebut.

Ia mengatakan, tak adanya acuan bagi pegawai honorer ini tentunya dapat merugikan para honorer. Sebab, kepala dinas, badan atau kantor dapat saja langsung memberhentikan pegawai honorer tersebut. Karena, tidak ada yang mengaturnya.

“Beda dengan ASN, ada mekanisme yang dilakukan. Kalau honorer, bisa saja langsung diberhentikan begitu saja. Makanya, memang perlu hati-hati juga. Jadi, pandai-pandai saja main cantik. Karena, banyak yang bisa masuk honorer itu karena ikut berpolitik juga,” ujarnya. (oya/eza)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 14:34

Jelang Ramadan, Kuras Seluruh IPA PDAM

NUNUKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan kembali melakukan…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:28

Warga Diimbau Hemat dan Tampung Air

NUNUKAN – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan mengimbau…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:23

Nelayan Rumput Laut Diminta Jaga Kualitas

NUNUKAN – Pembudidaya rumput laut harus menjaga kualitas. Ini demi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…

Kamis, 30 Januari 2020 15:14

Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers