MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Oktober 2018 17:07
JADI BESI TUA..!! Proyek SPBE ‘Mati Suri’

Penetrasi Bright Gas di Perbatasan Bisa Tersendat

BELUM SIGNIFIKAN: Lokasi rencana pembangunan SPBE di Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata, Tarakan Utara. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN – Rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kota Tarakan sempat bergulir pada 2015 lalu. Namun kemudian gaung Perusahan Daerah (Perusda) Tarakan meredup usai berupaya mendatangkan sejumlah calon investor dari luar Tarakan.

Tigor Nainggolan, mantan Direktur Utama Perusda Tarakan ini mengungkap jika rencana pembangunan disetop di eranya. Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan tak kunjung menemui kata sepakat dengan calon investor. “Masalah sewa lahan, lokasi pembangunan SPBE yang mahal, sehingga investor tersebut mundur,” tuturnya, Senin (15/10).

SPBE itu direncanakan dibangun di Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata dengan luas lahan 60x120 meter sesuai dengan surat penunjukan lokasi (SPL) yang diterbitkan Pemkot saat itu. “Padahal pada saat sudah ada desain bangunan SPBE dan sudah ada pengerjaan awal penggalian tanah tempat lokasi pembangunan, namun dihentikan setelah tidak adanya kesepakatan soal harga,” tuturnya.

Terkait apakah saat ini rencana pembangunan SPBE di Tarakan masih dilanjutkan, dirinya tidak mengetahui secara pasti, namun dirinya mendengar bahwa Pemkot Tarakan menemukan calon investor yang siap membangun SPBE. “Yang jelas usai investor itu mundur, rencana pembangunan SPBE diambil alih Pemkot Tarakan, untuk kelanjutannya mungkin bisa tanyakan langsung ke Pemkot Tarakan, karena saya mendengar ada rencana investor lagi yang mau membangun,” ungkapnya.

Bila Tarakan nantinya memiliki SPBE, keberadaannya nanti dapat ikut andil meningkatkan perekonomian Tarakan, hal tersebut diungkapkan pakar ekonomi Dr. Ana Sriekaningsih, S.E., M.M. “Kenapa saya bilang dapat ikut andil mendorong perekonomian di Tarakan, karena selain memudahkan masyarakat mendapatkan elpiji, juga ikut mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berkembang,” tuturnya.

Selama ini elpiji yang ada didistribusikan dari luar Tarakan, dijual mengikuti penghitungan ongkos pengiriman. “Kalau SPBE sudah ada di Tarakan, barang-barang yang dijual oleh pelaku UMKM pastinya lebih murah dibandingkan sebelumnya, karena harga elpijinya juga murah,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers