MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:12
Terkait Dugaan Kasus Korupsi Bahan Ajar UBT
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, class="m9170915616928438005ydp405ce8c4msonormal">TARAKAN – Berkas kasus dugaan korupsi terhadap anggaran bahan mengajar (anjar) yang melibatkan mantan Dekan FKIP yaitu Herdiansyah, mantan Ketua Panitia Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) FKIP UBT, Yansar dan pihak ketiga yang mengadakan bahan ajar, Aji Weweko alias Ahong terus berjalan. Sejumlah barang bukti ikut dibawa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Samarinda.

Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Khusus Tohom Hasiholan mengatakan, barang bukti yang dibawa oleh pihaknya yaitu sampel bahan ajar dan uang senilai Rp 88 juta. Untuk barang bukti uang senilai Rp 88 juta, pihaknya menitipkan kepada rekening pengadilan. Sementara itu bukti kwitansi pembayaran, dan hasil penggandaan bahan ajar dan modul juga sudah diterima pihaknya.

“Untuk bahan ajar dan modul ini kami bawa sample saja, sisanya dititipkan ke Polres Tarakan dengan dibuat berita acara penitipan,” ujarnya.

Dibeberkan Tohom, ketiga tersangka yang dibawa ke rutan Samarinda dalam keadaan sehat dan tidak ada tersangka yang didampingi oleh pihak keluarga. Dalam pengiriman tersebut hanya didampingi oleh dua orang tim dari Kejaksaan dan 3 penyidik dari Polres Tarakan serta satu petugas dari Lapas Tarakan yang melakukan pengawalan. Sementara, Herdiansyah dan Yansar menggunakan penasehat hukum yang ditunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Setelah tiba di Samarinda, kami langsung tahap 2 di Kantor Kejari Samarinda, limpahkan berkas ke Pengadilan dan mengantar tahanan ke Rutan Samarinda,” kata Kasi Pidsus.

Ketiga tersangka, dalam tahap dua ini nanti kemungkinan akan didakwa pasal yang sama, yaitu pasal 2 junto pasal 55, subsider pasal 3 junto pasal 55, lebih subsider pasal 9 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999, junto Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Untuk diketahui, Herdiansyah dan Yansar sebelum ini masih menjalani hukuman pidana 4 tahun penjara sesuai putusan Kasasi di Mahkamah Agung di Lapas Tarakan,  untuk perkara pemotongan honor dan uang perjalanan dinas mengajar di daerah 3T, mantan Dekan FKIP UBT. Sementara, Aji Weweko alias Ahong sejak awal memang tidak dilakukan penahanan dan baru tersangkut dalam perkara pengadaan bahan ajar ini, langsung ditahan setelah tahap 2. (zar/zia)


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:47

Heart of Borneo Dorong Ekowisata Terwujud

TARAKAN - Program Heart of Borneo (HOB) merupakan kerja sama…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:53

5.495 Peserta PBI Terancam Dinonaktifkan

TARAKAN - Sebanyak 5.495 penerima bantuan iuran (PBI) Kota Tarakan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:51

Anthon Joy Ditunjuk sebagai Direktur Radar Tarakan

TARAKAN – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:49

Pasar di Tarakan Masih Jorok

TARAKAN - Untuk ketiga kalinya di tahun 2019 ini Balai…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:47

PLN Akan Dapat Pasokan Daya 36 MW

TARAKAN – Sebagai upaya memberikan keandalan listrik di Bumi Paguntaka,…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:46

JANGAN MAIN-MAIN..!! Dua OPD Ini Rentan Tindak Pidana Korupsi

TARAKAN - Dua organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai rentan akan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:45

Abdul Kadir, Sempat Vakum dari Politik karena Sakit

Kehilangan seorang kakak, yang merupakan penyemangat Abdul Kadir, S.T dalam…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:18

Dapati Kendaraan Tidak Layak Jalan

TARAKAN - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:16

Lestarikan Tari Jepin di Kalangan Pelajar

TARAKAN – Gerak gemulai para pelajar terlihat saat menarikan tarian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*