MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 14 Oktober 2018 23:33
Pengungsi Sulteng Banyak Mengaku Warga Kaltara

30 Melapor, Delapan yang Terverifikasi

Salah seorang warga Kaltara di Palu.

PROKAL.CO, PALU- Setelah melakukan penyisiran terhadap warga Kaltara di beberapa titik lokasi bencana gempa dan tsunami di Palu, tim relawan Provinsi Kaltara akhirnya melakukan evakuasi serta pendataan terhadap warga yang ingin kembali ke Kaltara.

Mereka yang didata wajib menunjukkan identitas diri seperti kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK). Hal ini sesuai instruksi Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie untuk mengevakuasi warga Kaltara.

Pasalnya, tim relawan Provinsi Kaltara banyak menemukan pengakuan-pengakuan mendadak di lapangan saat tim sedang melakukan penyisiran di beberapa titik lokasi bencana.  Sehingga, KTP dan KK menjadi patokan tim untuk bisa  memulangkan warga Kaltara.

“Dari catatan yang kami dapatkan ada 30 orang yang sudah mendaftar ke kami namun yang bisa diakomodir sekarang baru delapan orang. Dan ini masih berkelanjutan sambil menunggu perkembangan dengan menunggu laporan yang masuk ke kami untuk mereka minta dipulangkan ke Kaltara,” ungkap Asnawi, koordinator lapangan tim relawan Kaltara.

Dalam hal pemulangan ini, kata Asnawi, seluruh biaya pemulangan ditanggung dan difasilitasi Pemprov Kaltara. Sehingga, bagi warga Kaltara yang ingin dipulangkan dapat melapor ke tim relawan yang ada di Yayasan Al-Khairaat, Jalan SIS Al Jufrie dengan dapat membawa identitas diri.

“Sebetulnya banyak yang mengaku warga Kaltara, termasuk kemarin di daerah Balaroa itu hampir 15 warga yang kami data. Namun, saat kami ke sana untuk mengecek secara langsung ternyata hanya 1 warga saja yang bisa kami akomodir karena memiliki identitas warga Kaltara,” ungkap Asnawi.

Dikatakan Asnawi untuk mengidentifikasi penduduk yang benar-benar asli warga Kaltara yang terkena dampak bencana gempa dan tsunami, dirinya yang termasuk dalam tim aju (advance) atau tim persiapan awal bersama denga rekan lainnya setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih tiga hari dengan jarak lokasi yang berbeda-beda.

“Kesulitan itu pasti ada. Terutama untuk bisa melakukan penyisiran kami harus melewati jalanan yang rusak, komunikasi terputus hingga sulitnya transportasi darat sempat menjadi halangan bagi tim relawan untuk menyusuri setiap sudut posko-posko pengungsian yang ada di lokasi,” bebernya.

Soal pemulangan yang disesuaikan identitas diri, dipertegas Asnawi tentunya akan berdampak pada statusnya. “Karena Pemprov Kaltara sudah memberikan kemudahan bagi warga Kaltara untuk bisa berobat gratis dengan jaminan BPJS yang sudah dikeluarkan,” ujarnya.

Dalam hal ini tentunya menjadi dilema apabila mereka yang penah tinggal di Kaltara dan ingin kembali, namun sudah tercatat sebagai warga Palu.

“Ini tidak dapat kami lakukan karena terkait identitas yang mereka miliki sudah menetap di Kota Palu, atau seperti di daerah Donggala. Sehingga kami hanya fokus pada warga beridentitas Kaltara,” terangnya. (eru/lim)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 12:39

Bank Indonesia Inisiasi Transaksi via QR Code

ADA yang unik dalam festival kuliner di kegiatan pawai pembangunan…

Senin, 19 Agustus 2019 12:38

Janji Digelar sebagai Wisata Tahunan

TARAKAN – Akhirnya rindu masyarakat terobati dengan pawai pembangunan 2019…

Senin, 19 Agustus 2019 12:37

Terharu Pertama Kalinya Dapat Hadiah Jalan Sehat

TARAKAN – Jalan sehat BUMN Hadir untuk Negeri (BHUN) yang…

Senin, 19 Agustus 2019 12:36

Al Rhazali, Janji Penambahan Fasilitas Pendidikan

Meski sempat ditentang sang istri untuk maju menjadi calon anggota…

Senin, 19 Agustus 2019 11:49

Banyak Pengendara Jatuh, Berharap Jalan Diaspal

TARAKAN - Hingga saat ini warga RT 09 Jalan Gunung…

Senin, 19 Agustus 2019 11:15

Polisi Dalami Keterangan Rekan Korban

  TARAKAN - Nasib nahas dialami Arnol Kristian (15) siswa…

Senin, 19 Agustus 2019 11:09

Target 95 Persen Anak Tarakan di Imunisasi

TARAKAN - Target imunisasi sampai saat ini masih terkendala di…

Senin, 19 Agustus 2019 11:08

Dino Andrian, Nelayan dengan Suara Terbanyak

Bak durian runtuh, nasib Dino Andrian (33) yang pertama kali…

Senin, 19 Agustus 2019 10:37

SAYANG SEKALI..!! Aset Sejarah di Kota Ini Kurang Terawat

Situs-situs peninggalan bersejarah salah satu jendela dunia, untuk mengetahui kejadian…

Senin, 19 Agustus 2019 10:36

Soal Isu Politis, KPU Menepis

TARAKAN – Usulan penundaan pelantikan atas KH, salah satu anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*