MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 01 Oktober 2018 16:48
Nelayan Tak Bisa Prediksi Cuaca, Ngga Tau Ada Tsunami
KESULITAN: Salah satu kendala yang dikeluhkan nelayan yakni penentuan arah mata angin saat akan melaut. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Tsunami yang terjadi di Palu memang tidak berpengaruh terhadap keadaan gelombang laut di Kota Tarakan. Namun, yang menjadi permasalahan nelayan saat ini ialah penentuan arah angin yang sulit diprediksi, apalagi setelah terjadinya tsunami di Palu.

“Sebelum terjadi tsunami, memang cuaca di sini (Tarakan) tidak bersahabat, mungkin karena faktor alam. Kejadian tsunami memang tidak terlalu berpengaruh di Tarakan. Tapi angin yang menjadi persoalan kami, sehingga kami tidak bisa apa-apa,” ungkap Rustam, Ketua Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kota Tarakan.

Saat terjadinya gempa di Palu yang juga terasa sampai di Kaltara, Rustam mengatakan bahwa pihaknya sedang berada di laut untuk menjala ikan. Meski terjadi gempa, setiap nelayan masih tenang dan aman sebab gempa tersebut tidak berpengaruh terhadap angin dan gelombang laut.

Untuk diketahui, waktu melaut bagi nelayan sangat terbatas, yakni hanya 14 hari dalam satu bulan. Untuk itu, jika waktu tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik, maka setiap nelayan akan kesulitan untuk mendapatkan penghasilan.

Akibat cuaca yang tak menentu, membuat pihak nelayan semakin kesulitan dalam mengatur perekonomian rumah tangga, apalagi dengan gelombang dan angin yang selalu menghampiri nelayan secara tiba-tiba saat sedang melaut, membuat para nelayan takut untuk melaut.

“Kalau di daratan memang angin tidak begitu terasa, tapi di laut luar biasa terasa. Kalau tidak hati-hati, bisa membahayakan nyawa,” tuturnya.

Untuk mempermudah waktu melaut, setiap nelayan memiliki trik berlayar masing-masing, seperti menggunakan alat tangkap yang hanya dapat difungsikan siang hari, malam hari,bahkan siang hingga malam hari. Nah, jika perekonomian nelayan semakin menurun, maka nelayan biasanya bersikap nekat untuk melaut.

Agar setiap nelayan yang melaut aman, Rustam mengatakan bahwa pihaknya hanya dapat mengantisipasi bahaya, dan mengatur alat navigasi sebaik mungkin, serta menggunakan alat pengaman misalkan life jacket.

“Jadi harus bisa menjaga diri sendiri, harus sadar akan keselamatan. Kalau tidak, bisa bahaya apalagi dengan cuaca seperti ini,” pungkasnya. (*/shy/zia)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 12:38

Janji Digelar sebagai Wisata Tahunan

TARAKAN – Akhirnya rindu masyarakat terobati dengan pawai pembangunan 2019…

Senin, 19 Agustus 2019 12:37

Terharu Pertama Kalinya Dapat Hadiah Jalan Sehat

TARAKAN – Jalan sehat BUMN Hadir untuk Negeri (BHUN) yang…

Senin, 19 Agustus 2019 12:36

Al Rhazali, Janji Penambahan Fasilitas Pendidikan

Meski sempat ditentang sang istri untuk maju menjadi calon anggota…

Senin, 19 Agustus 2019 11:49

Banyak Pengendara Jatuh, Berharap Jalan Diaspal

TARAKAN - Hingga saat ini warga RT 09 Jalan Gunung…

Senin, 19 Agustus 2019 11:15

Polisi Dalami Keterangan Rekan Korban

  TARAKAN - Nasib nahas dialami Arnol Kristian (15) siswa…

Senin, 19 Agustus 2019 11:09

Target 95 Persen Anak Tarakan di Imunisasi

TARAKAN - Target imunisasi sampai saat ini masih terkendala di…

Senin, 19 Agustus 2019 11:08

Dino Andrian, Nelayan dengan Suara Terbanyak

Bak durian runtuh, nasib Dino Andrian (33) yang pertama kali…

Senin, 19 Agustus 2019 10:37

SAYANG SEKALI..!! Aset Sejarah di Kota Ini Kurang Terawat

Situs-situs peninggalan bersejarah salah satu jendela dunia, untuk mengetahui kejadian…

Senin, 19 Agustus 2019 10:36

Soal Isu Politis, KPU Menepis

TARAKAN – Usulan penundaan pelantikan atas KH, salah satu anggota…

Senin, 19 Agustus 2019 10:35

Simon yang Mengidolakan Prabowo Sempat Tak Direstui ke Politik

Adanya keinginan kuat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, menjadi latar belakang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*