MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 28 September 2018 13:02
Dua Aset Pemkot Batal Dialihkan
BELUM DIALIHKAN: UPTD Balai Benih Udang milik Pemkot Tarakan. JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Dua aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang rencananya akan dikelola Pemprov Kaltara batal dialihkan. Masing-masing Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Udang dan Ikan dan UPTD Laboratorium Pengujian Mutu Hasil Perikanan. Sementara UPTD Pelabuhan Perikanan Pantai Tengkayu masih dalam proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan Husna Ersant Dirgantara mengungkapkan, pembatalan pengalihan dua aset sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014.

“Jadi ada dua di sini. Pertama, UPTD Balai Benih Udang dan Ikan kewenangannya tetap di bawah Pemkot melalui DPPP. Dan alhamdulillah itu tidak jadi dan tetap menjadi milik Pemkot Tarakan. Karena di UU jelas pengelolaan budi daya perikanan itu ada di kabupaten/kota,” ungkap Ersant.

Hanya, khusus untuk UPTD Laboratorium Pengujian Mutu Hasil Perikanan sudah beralih ke pemerintah pusat melalui Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Dari proses peralihan tersebut ada kesepakatan antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemkot Tarakan terkait pemanfaatannya.

“Kedua, UPTD Laboratorium ini kami sudah serahkan ke pusat dan sudah memang menjadi kewenangan pusat. Dan bukan hanya itu, baik dari personel maupun dokumen juga sudah kami serahkan. Tapi, ternyata mereka tidak meminta asset, dan aset ini tetap milik Pemkot Tarakan,” jelasnya.

“Adapun alasannya, karena pemerintah pusat memberikan kewenangan bagi Pemkot Tarakan untuk melakukan pengujian. Beserta dengan pendapatan asli daerah selama ini,” sambungnya.

Selama ini dua aset tersebut mampu menyumbang pendapatan hingga mencapai Rp 2 miliar setiap tahunnya.

“Jika laboratorium ini bisa kami maksimalkan sebenarnya bisa Rp 1,1 sampai Rp 1,2 miliar. Bukan hanya itu, untuk Balai Benih Udang juga demikian kalau kami bisa produksi dengan lancar juga akan bisa mendapatkan Rp 1 miliar per tahunnya,” jelasnya.

Bahkan dari itu semua, operasional UPTD Balai Benih Udang dan Ikan akan dibantu pemerintah pusat. “Insyaallah kami akan dapat bantuan, setidaknya untuk mengurangi beban Pemkot Tarakan yang masih defisit. Untuk besarannya saya kurang tahu angka pastinya,” pungkasnya. (eru/lim)


BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 14:09

KJRI: Perbatasan Sebatik Bocor

TARAKAN – Di tengah upaya menekan penyebaran virus Covid-19, di…

Rabu, 01 April 2020 13:59

Petambak Ditemukan Mengapung

TARAKAN - Sempat dilaporkan menghilang pada Senin (30/3) sekitar pukul…

Rabu, 01 April 2020 13:57

Puluhan Ribu Disinfektan Disemprotkan

Seluruh jajaran Polri di seluruh Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan. Hal…

Rabu, 01 April 2020 13:56

1.113 Liter Sabun Cuci Tangan Terdistribusi

TARAKAN -  Setalah menerima sumbangan dari disributor sabun batang pada…

Rabu, 01 April 2020 13:53

Harga Cabai Rp 90 Ribu Sekilo

TARAKAN – Di tengah kegelisahan akan pandemi Covid-19, sejumlah kebutuhan…

Rabu, 01 April 2020 12:59

Pembelian Gula Mulai Dibatasi

TARAKAN- Stok gula mulai terasa langka di pasaran. Ini disebabkan…

Selasa, 31 Maret 2020 13:39

Satu Kontak Pasien 02 Positif

TARAKAN – Sebanyak 132 orang yang kontak erat dengan pasien…

Selasa, 31 Maret 2020 13:31

Jangan Panik, Stok Cukup dan Semua Toko Tetap Buka

PANDEMI Covid-19 di Kota Tarakan juga menimbulkan kepanikan setelah adanya…

Selasa, 31 Maret 2020 13:29

Lockdown, Gubernur: Itu Ditetapkan Pusat

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie menegaskan, kebijakan…

Selasa, 31 Maret 2020 13:26

Fasilitas Jemaah Eks Ijtima Gowa Diutamakan

TARAKAN - Sejumlah jemaah eks ijtima Pakatto, Gowa, Sulsel masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers