MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 17 September 2018 09:44
Bacaleg Terindikasi Kampanye di Medsos
Ketua Bawaslu Kaltara Siti Nuhriyati. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengaku saat ini mulai mengendus adanya bakal calon legislatif (bacaleg) yang curi start kampanye.

Ketua Bawaslu Kaltara Siti Nuhriyati mengatakan, curi start itu sendiri dilakukan oleh bacaleg baik melalui media sosial (medsos) ataupun secara langsung di tengah masyarakat.

Akan tetapi, dalam hal ini Bawaslu terlebih dahulu akan mendalami lebih jauh tentang dugaan – dugaan tersebut. Pasalnya, itu nantinya akan menjadi dasar dalam langkah tegas pihaknya, dalam mengambil keputusan agar lebih berdasar.

“Cobaan curi start ada. Tapi, kalau laporan secara langsung ke kami belum. Cuma kami banyak tahu informasi lewat sosial media,’’ ungkapnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya.

Namun, lanjutnya, rata-rata dari bacaleg yang hendak mencuri start terbilang masih belum sepenuhnya memenuhi unsur pelanggaran kempanye. Sebab, bacaleg biasa hanya menuliskan nama dan ajakan bersama membangun daerah lebih ke depannya.

“Bacaleg ini paling hanya secara gamblang menulis nama. Dan itu belum masuk kategori kampaye,’’ ujarnya.

Di sini, yang masuk kategori kampanye yakni apabila bacaleg mencantumkan nama parpol serta nomor urutnya. Sehingga hal itu pasti akan ditindak sebagaimana aturan yang berlaku.

“Tapi, jika ada bacaleg yang mendekati secara tipis-tipis kampaye ada. Nah, saat ini kami masih monitornya sudah sejauh mana pergerakannya,’’ katanya.

Apalagi, kata Siti, dari seluruh bacaleg saat ini masih masuk dalam daftar calon sementara (DCS). Artinya, bacaleg belum dinyatakan bebas dalam berkampanye. Bacaleg masih pada posisi stagnan menunggu hasil dari tanggapan masyarakat.

“Bacaleg ini sekiranya dapat menahan diri untuk tidak melakukan kampanye. Pasalnya, aturan dalam kampanye semua sudah diatur dalam perundang-undangan,’’ tegasnya, seraya berkata bacaleg dapat menaati regulasi yang sudah ada atau berlaku. Dalam hal ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Pasal 276 yang mengatur tentang kampanye.

Sementara itu, seperti diketahui sebelumnya bahwa medsos sejatinya tak hanya mudah dijadikan alternatif untuk berkampaye. Melainkan, melalui medsos juga terkadang menimbulkan gejokal tersendiri terhadap informasi-informasi yang dimuat bersifat hoaks.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Kaltara, Suryanata Al Islami mengatakan akan terus memantau akun medsos yang digunakan untuk menyebar kebencian ataupun informasi hoaks. Sebab, melalui akun ini calon lain diserang ketika memasuki pemilu. Sebab, dampak yang ditimbulkan merugikan sejumlah pihak. Selain itu, dapat membuat gangguan keamanan.

“Penyelenggara pilkada prinsipnya berkomitmen jelas. Menjadikan integritas pelaksanaan setiap tahapan (pemilu, Red) dilaksanakan secara integritas dan bermartabat,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan,  pelaksanaan pemilu 2019 mendatang tidak hanya hasil yang baik. Tetapi proses pelaksanaan dijalankan sesuai dengan aturan yang ada. Sehingga, tidak hanya KPU tetapi peran semua elemen sangat dibutuhkan.

Untuk itu, menyatukan persepsi harus dilakukan. Mulai dari penyelenggara pemilu, Bawaslu, hingga partai politik (parpol). Sebagai penyelenggara pelaku punya peran dengan terlibat menyosialiasikan secara masif, karena bagian dari pendidikan politik.

“Menghormati regulasi sebagai rule yang digunakan. Perlu bangun komunikasi dengan pertemuan intens KPU, Bawaslu dan partai politik. Karena, kita ingin sukses pemilu 2019 bukan hanya hasil aman tapi tahapan berjalan, berintegritas dan bermartabat diikuti tingkat partisipasi tinggi,” harapnya. (omg/nri)

Judsm: Bacaleg Terindikasi Kampanye di Medsos

 

 


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 08:57

Damri di Kaltara Masih Kurang

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan wilayah yang cukup…

Rabu, 18 September 2019 08:57

Janji Turun ke Kecamatan Mulai Januari 2020

Nama                     …

Rabu, 18 September 2019 08:57

Ribuan Kasus ISPA, Tarakan Tertinggi

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

Rabu, 18 September 2019 08:57

Apung Segera Terlayani Air Bersih

TANJUNG SELOR – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis…

Rabu, 18 September 2019 08:57

Kaltara Aman Karhutla, Kapolda Bilang Tinggal Asap Saja...

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimanta Utara (Kaltara) saat ini aman…

Selasa, 17 September 2019 09:29

RS Tipe B Akan Dibangun dengan APBD

TANJUNG SELOR – Meski rencana peminjaman dana ke PT Sarana…

Selasa, 17 September 2019 09:25

Zona Hijau, DLH Klaim Kualitas Udara Baik

TANJUNG SELOR – Meski wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) tengah diselimuti…

Selasa, 17 September 2019 09:17

24 Hektare Lahan Hangus

TANJUNG SELOR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi…

Selasa, 17 September 2019 09:12

Hanura Belum Rekomendasikan Nama

TANJUNG SELOR – Partai politik (parpol) yang akan menduduki kursi…

Senin, 16 September 2019 23:32

Suasana Haru Sambut Jamaah Haji Bulungan

    TANJUNG SELOR – Meski pemulangan jamaah haji asal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*