MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 12 September 2018 13:52
Investigasi Double Seat, Lion Air Harus Terbuka
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO,  INSIDEN double seat masih menyisakan pertanyaan bagi maskapai penerbangan Lion Air. Seperti diungkap H. Nuwardi Pakki, yang menjadi korban Sabtu (8/9), jika kejadian itu membuatnya kecewa usai diminta turun dari dalam pesawat dengan nomor penerbangan JT 739 tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

“Itu yang membuat saya bertanya-tanya. Masalahnya kan boarding pass dengan seat 2D tercetak dua kali. Dua-duanya lolos dari pemeriksaan pula. Misalnya, tiket atau boarding pass saya tidak, seharusnya ditolak sistem dari awal pemeriksaan. Kenapa di dalam pesawat, baru ketahuan kalau saya tidak masuk manifes. Alasannya tiket yang saya pegang, di-cancel,” kata H. Nuwardi yang tengah menghadiri acara keluarganya di Sulawesi Selatan, kemarin (10/9).

Menurutnya, apa pun penjelasan maskapai Lion Air tetap harus dibuktikan. Salah satunya bagaimana sistem Lion Air bekerja. “Kenapa sistem itu dipertanyakan? Karena, penerbangan ini bukan naik angkutan biasa, seperti speedboat. Boleh duduk di mana saja. Apakah ada check-in atau tidak dan prosedur lainnya. Ketika terjadi seperti ini, ada hal lain di baliknya,” sebutnya.

Nuwardi juga meminta Lion Air secara terbuka menjelaskan hasil investigasinya atas kasus tersebut. Jika dianggap sebagai masalah biasa, sangat memungkinkan kejadian serupa akan terulang. “Itu citra penerbangan loh, citra perhubungan, bukan hanya Lion Air. Tiket saya dibatalkan atau cancel, juga harus dibuktikan. Siapa yang membatalkan? Apakah itu terbukti atas permintaan saya? Jangan asal sebut atas permintaan. Tidak dijelaskan permintaan siapa. Ini seolah-olah sama saya salahnya persoalan ini. Sekali lagi, saya tidak mungkin membatalkan tiket saya, di tengah agenda bisnis dan keluarga saya di Sulawesi,” urainya.

Lion Air Tarakan sebelumnya mengumumkan klarifikasi masalah tersebut yang mereka anggap sebagai miskomunikasi.

Lion Air dan Bandara Juwata Tarakan pun sebelumnya mengagendakan pertemuan tertutup. Salah satunya membahas mengenai Charlie, seorang petugas aviation security (avsec) yang dikaitkan dengan pembatalan tiket atas nama H. Nuwardi Pakki pada Sabtu 7 September 2018.

Radar Tarakan pun kembali mengonfirmasi Airport Manager Lion Air Tarakan Muhammad Arif. Ia membenarkan jika pihaknya telah melangsungkan pertemuan dengan pihak Bandara Juwata terkait masalah tersebut. Meski begitu, ia belum dapat memberi keterangan hasil rapat itu mengingat pihaknya akan mengagendakan rilis pada hari ini.

“Mohon maaf saya tidak bisa memberikan keterangan apa pun terkait masalah ini, yang jelas besok kami adakan rilis kepada media supaya masalah ini bisa diselesaikan dengan jelas,” ungkapnya, Senin (10/9).

Selain itu, Arif mengungkapkan jika rilis yang mereka agendakan akan menghadirkan Charlie, orang yang disebut-sebut bertanggung jawab atas insiden tersebut. Selain itu, ia menerangkan jika kejadian ini merupakan kejadian pertama kalinya. “Besok kami akan menghadirkan Charlie, orang yang mem-booking tiket untuk bapak Nuwardi ini. Nanti langsung tanya sama orangnya sajalah,” terangnya.

District Manager Lion Air Tarakan Siti Igelima menolak memberi penjelasan mengenai tindak lanjut penanganan masalah tersebut. Saat dikonfirmasi, wanita yang akrab disapa Ima tersebut tampak sangat kesal dan menjawab dengan nada tinggi.

“Kamu mau apalagi? Saya tidak bisa kasih keterangan. Kalau mau keterangan, besok (hari ini, Red) saja,” katanya kesal. (*/zac/lim)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 09:33

BREAKING NEWS! Pipa Gas Bocor Keluar Api

TARAKAN - Warga sekitar RT 1 Kelurahan Gunung Lingkas dihebohkan,…

Jumat, 20 September 2019 09:29

45 Titik Panas Terpantau

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) beberapa hari belakangan berdampak pada…

Jumat, 20 September 2019 09:20

Langkah Andi Akbar Tergantung Mertua

TARAKAN – Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dari Nunukan,…

Jumat, 20 September 2019 09:10

Gadai Sertifikat Tanah demi Pra PON

TARAKAN – Cabang olahraga panahan Kalimantan Utara (Kaltara) tertatih-tatih mengikutsertakan…

Jumat, 20 September 2019 08:58

Peserta per Kecamatan Dibatasi 260 Orang

TARAKAN – Babak penyisihan Lomba Domino Piala Irianto di Kecamatan…

Jumat, 20 September 2019 08:58

Harmoni Legislatif dan Eksekutif Kunci Sukses Kaltara

Nama                : Achmad…

Jumat, 20 September 2019 08:46
Aktif bermain tapi tidak disangka-sangka, di balik pakaian bocah yang bernama Juan, anak dari pasangan Try Wahyuni dan Petrus Seber ini terdapat luka sayatan bekas operasi beberapa bulan lalu.

Tiga Bulan Lagi Dioperasi, Berharap Bantuan Pemerintah

SUNGGUH teriris hati ini ketika melihat anak yang masih berusia…

Kamis, 19 September 2019 10:17

‘Telan’ Rp 100 M, Tengkayu I Baru Rampung Sisi Laut

TANJUNG SELOR – Pembangunan fasilitas transportasi laut di Kalimantan Utara…

Kamis, 19 September 2019 09:50

SABAR AJA...!! Di Sini Belum Ada Tanda-Tanda Hujan

TARAKAN - Kekeringan yang melanda Bumi Paguntaka akibat tidak diguyur…

Kamis, 19 September 2019 09:25

Undunsyah Optimistis Membangun Koalisi Parpol

TANA TIDUNG - Bupati Tana Tidung Dr. H. Undunsyah, M.Si,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*