MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Minggu, 02 September 2018 23:37
Kapal SPOB Rizki-03 Segera Dilimpahkan
SEGERA DISERAHKAN: SPOB Rizki-03 di dermaga Lantamal XIII Tarakan. FOTO: JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Dua kapal minyak self propelled oil barge (SPOB), yang tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan transaksi ilegal terhadap muatan BBM jenis MT-88 sebanyak 75 ton dan pertalite 25 ton di perairan Sesayap, Tana Tidung, Kaltara pada Senin (6/8) lalu segera dilimpahkan.

Komandan Lantamal XIII Tarakan Kolonel Laut (P) Judijanto M.Si, M.A mengungkapkan, penyelundupan yang diungkap tim Eastern Fleet Quick Respons (EFQR) Lantamal XIII Tarakan di perairan Sesayap itu sebagian sudah dilimpahkan. “Sudah dalam proses, untuk kapal SPOB Rizki-03  jika tak ada halangan akan kami serahkan minggu depan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) karena waktu kami hanya 20 hari,” ungkap Judijanto.

Sementara SPOB Tideng Pale Indah, lanjut Judijanto, sudah dilimpahkan ke Kepolisian karena terkait dengan status pelanggarannya yakni tak ditemukannya surat persetujuan bongkar muat barang berbahaya ke SPOB Rizki-03.

Selain itu petugas juga tidak menemukan surat izin over ship dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) terkait transfer BBM ke SPOB Rizki-03.

“Ia sudah kami limpahkan ke kepolisian terkait dengan pelanggarannya. Sedangkan untuk SPOB Rizki-03 hanya terkait dengan segala dokumennya dan jika tak ada aral melintang mungkin beberapa hari ke depan sudah akan kami limpahkan ke Kejaksaan,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan surat kelengkapan dokumen kapal di SPOB Rizki-03. Tak hanya itu, surat kelengkapan dokumen muatan dan surat kelengkapan personil ABK juga tak ditemukan. Petugas hanya menemukan dokumen berupa ijazah nakhoda dan ABK.

Disinggung soal proses penyelidikannya apakah sudah mengetahui asal usul minyak dari mana, Judijanto menegaskan jika soal asal usul minyak menjadi kewenangan kepolisian, lantaran sudah dilimpahkan. “Kewenangan Lantamal itu hanya sebatas dokumen saja seperti dokumen pelayaran. Dan untuk penyelidikan lebih lanjutannya itu, ada di kepolisian,” bebernya. (eru/lim)


BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 10:43

Kecepatan Ideal di Gunung Selatan 40 Km per Jam

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Selatan. Minimnya…

Minggu, 23 Februari 2020 10:41

Ujian Nasional Tetap Berjalan Tahun Ini

TARAKAN - Wacana penghapusan ujian nasional (UN) ternyata menuai perhatian…

Minggu, 23 Februari 2020 10:40

Banyak Masyarakat Belum Tahu e-Parking

TARAKAN - Meski telah diterapkan selama dua bulan, namun pelaksanaan…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:21

Irwan Ditugasi Bawa Dukungan Parpol

TARAKAN – Desas-desus H. Irwan Sabri akan mendampingi Dr. H.…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:17

Pipa Gas Bunyu-Tarakan Diserahkan ke Pertamina EP

JAKARTA - Pipa penyalur gas yang membentang dari Bunyu hingga…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:00

Disnaker Gagal di Persidangan

TARAKAN- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tarakan memperkarakan salah satu pengusaha yang…

Jumat, 21 Februari 2020 10:08

Tawarkan Jembatan Bulungan-Tarakan ke Kedutaan Amerika

TARAKAN - Kedutaan Amerika Serikat mengaku tertarik untuk berinvestasi di…

Rabu, 19 Februari 2020 10:38

Radar Tarakan Diganjar Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan

TARAKAN – Radar Tarakan lagi-lagi menerima penghargaan. Kali ini sebagai…

Rabu, 19 Februari 2020 10:36

Satlantas Selidiki Anak Tewas Disenggol Gerobak

TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan masih melakukan…

Rabu, 19 Februari 2020 10:33

Sinyal Irianto ke Irwan Sabri?

BEREDAR foto pertemuan H. Irwan Sabri dengan Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers