MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37
Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

Wajib Pajak Belum Siap Bertransaksi Non Tunai

MENYOAL ASET: Aset-aset milik Pemkot Tarakan disebut-sebut jadi biang menurunnya PAD Tarakan. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan Pajak (BRPP) Tarakan baru mencapai 30 persen. BRPP berasalan karena alih status sejumlah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).

Kepala BRPP Tarakan Mariyam mengungkap pencapaian baru sekira Rp 40 miliar dari target Rp 134 miliar. “Baru 30 persennya,” ujar Mariyam.

Memasuki triwulan ketiga ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan menilai pencapaian jauh dari harapan. Mariyam menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi kendala seperti pengalihan aset perikanan yang menurutnya sudah dikelola Pemprov Kaltara. Pun dengan Pelabuhan SDF Tengkayu I dan Bandara Juwata Tarakan. “Jadi banyaknya (kendala) itu karena regulasi,” katanya.

Memaksimalkan kantong parkir yang ada menurutnya masih terkendala. Khusus di titik seperti Taman Berlabuh yang ditangani langsung Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan. Kendala lain pada 163 ruko di Taman Hiburan Masyarakat (THM) yang merupakan milik pemerintah. Beberapa pihak yang menempati ruko-ruko di THM, kata Mariyam, cenderung tak mengindahkan untuk membayar retribusi kepada pemerintah.

Selain THM, pemerintah juga memiliki ruko yang terdapat di Pasar Tenguyun, Pasar Batu, Pasar Sebengkok, Gusher dan ruko sepanjang Jalan Gadjah Mada. Untuk itu, pihaknya tinggal mempertegas masyarakat yang menghuni ruko-ruko tersebut.

Sebelumnya, pembayaran retribusi selalu dilakukan oleh petugas pajak secara langsung. Namun sejak Januari 2018 lalu, sejak muncul ketentuan transaksi non tunai, penarikan pajak tidak diperkenankan dengan uang secara langsung. “Tapi ternyata kebijakan ini tidak diindahkan, maunya ditagih terus,” ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 10 Juli 2020 14:03
Fenomena Balon Perkembangan Covid-19

Di Kaltara Sembuh 10, Tapi Tambah 8 Positif Corona

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) kembali merilis…

Jumat, 10 Juli 2020 13:56

Rapid Test Dikenakan Rp150 Ribu, Tapi Maaf..!! Lagi Kosong

ALAT pemeriksaan cepat atau rapid diagnostic test (RDT) alias rapid…

Kamis, 09 Juli 2020 11:09

BREAKING NEWS!! Sembuh 9 Orang, Namun Bertambah Positif 8 Orang

TARAKAN -  Gugus Tugas Covid-19 Tarakan, Kamis (9/7) bertambah 9…

Kamis, 09 Juli 2020 10:00

Putusan PN, Pemkot Wajib Bayar Kontraktor

TARAKAN – Enam kontraktor menggugat Pemkot Tarakan terkait pembayaran proyek…

Rabu, 08 Juli 2020 13:56

Wacana Dipasangkan dengan Kapolda, Udin Mau Nomor 1, Ini Kata Indrajit

TARAKAN – Optimistis. Begitulah sikap yang senantiasa melekat pada H.…

Rabu, 08 Juli 2020 13:53

Terjadi Lagi, Oknum Polisi Terlibat Peredaran Narkoba

TARAKAN - Peredaran narkotika yang melibatkan oknum polisi diungkap Badan…

Rabu, 08 Juli 2020 13:52

GEGER..!! Trafo Meledak, Pegawai Tunggang Langgang Keluar Gedung

TARAKAN - Sekira pukul 08.30 WITA pegawai Pemerintah Kota (Pemkot)…

Selasa, 07 Juli 2020 12:32

Bisa Jadi Lawan Kuat, Udin - Indrajit

TARAKAN – Sebelumnya H. Udin Hianggio sempat menyinggung nama Indrajit,…

Selasa, 07 Juli 2020 12:31

Perpanjang PSBB Tarakan, Bisa Ya dan Bisa Tidak

TARAKAN - Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap keempat…

Selasa, 07 Juli 2020 12:28

Tarakan Masih Zona Merah, PSBB Potensi Diperpanjang

TARAKAN – Kasus pasien sembuh dari Covid-19 di Tarakan bertambah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers