MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 23 Juli 2018 14:00
Grab Membuka Diri, Tapi dengan Syarat
MENOLAK: Aksi protes SPTI Tarakan beberapa waktu lalu yang meminta Pemkot Tarakan melarang taksi online beroperasi. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Polemik akan beroperasinya kendaraan online baik untuk roda dua maupun empat di Tarakan terus bergulir. Grab, perusahaan berbasis aplikasi yang dinaungi Koperasi Borneo Pratama Jaya Mandiri mengklaim telah mengantongi restu Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie.

Ketua Koperasi Borneo Pratama Jaya Mandiri Indra Wahyudi mengatakan pihaknya sempat beroperasi, tetapi dihentikan karena pengurusan izin masih berjalan. Tetapi diakuinya, untuk kendaraan online roda empat telah dihentikan operasinya. Dan akan dilanjutkan setelah terbitnya izin.

Grab tengah menunggu persetujuan Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga. Indra mengatakan jika, pengurusan izin oleh pihaknya mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Sehingga pihaknya memiliki sistem, kendaraan, cara, prosedur dan kode etik tersendiri. Untuk melibatkan angkutan kota di Tarakan, bukan tidak mungkin. Indra mengaku rekrutmen berdasarkan prosedur dan kebijakan yang ada.

“Kendaraan online adalah angkutan sewa khusus tidak dalam trayek yang sistemnya notabene door to door. Kalau mereka itu dalam trayek dan sudah memiliki jalur tersendiri,” ujarnya.

Dari aspek armada, sistem pengangkutan, prosedur dan kode etik harus dipahami. Pihaknya membuka pintu kepada siapa pun termasuk taksi bandara, angkot, maupun rental.

Syarat bergabung dengan Grab seperti kategori mobil minimal tahun 2010 dengan 1.000 cc. “Tidak bisa mengangkut sembarangan di pinggir jalan, karena kalau pun mengambil di pinggir jalan itu sudah dipastikan karena  penumpang menggunakan aplikasi,” ungkapnya.

Jadi untuk perbedaan antara tidak dalam trayek dan dalam trayek tidak dapat dicampuradukkan. “Sehingga tidak mungkin untuk mengambil penumpang mereka. Pangsa pasarnya sudah berbeda,” tambahnya.

Dari kendaraan online di Tarakan juga diklaim lebih murah, karena untuk jarak 1 kilometer saja, penumpang hanya membayar Rp 5.000 sesuai dengan yang tertera di aplikasi.

“Kami sudah kerjasama dengan rumah makan, warung, bengkel. Jadi untuk mitra dan pelanggan semua kami perhatikan. Agar semua nyaman aman, dan bisa sama-sama senang,” ungkapnya.

Mantan Ketua SPTI Abdullah mengatakan, kesepakatan awal dari pemegang saham dari aplikasi taksi online berjanji akan menaungi taksi konvensional yang sudah ada di Kota Tarakan, bukan menambah kembali taksi yang ada. “Kami sudah sadari, kalau ingin memajukan Kota Tarakan, sudah seharusnya diganti. Dan sudah setuju, tetapi harus ada bantuan dari pemerintah jika Grab harus masuk,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga mengatakan, menanggapi terbitnya surat Gubernur sehingga pihaknya nantinya akan duduk bersama Grab. “Nanti kami undang supaya nantinya bisa berjalan dengan baik. Sehingga bisa diketahui seperti apa nantinya. Jadi bisa berproses dengan baik,” ujarnya. (*/naa/lim)

 

Grab Membuka Diri, Tapi dengan Syarat

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:36

Bagaimana Posisi Tarakan Ketika Ibu Kota di Kaltim..?

TARAKAN – Meski akhirnya dianulir, pernyataan Menteri Agraria dan Tata…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35

EMBUNG MENGERING..!! Krisis Air di Kota Ini Makin Dekat

TARAKAN – Hujan yang tak kunjung turun di sekitar Embung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:33

Mendapatkan Hidayah, Memperdalam Ilmu Agama

Joko Wibowo menjadi perbincangan hangat setelah viral melalui channel Youtube…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:32

Dapot Sinaga, Kenal Dunia Politik dari Teman

Meski awalnya tak tertarik untuk bergabung dalam dunia perpolitikan, namun…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:30

ADA APA..?? Puluhan Warga Amal Datangi Polres Tarakan

TARAKAN - Puluhan masyarakat Jalan Binalatung RT 15, Kelurahan Pantai…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:29

Keberadaan Gajah Kerdil di Nunukan Masih Misteri

KEBERADAAN gajah kalimantan (Elephas maximus borneensis) di Kaltara menjadi misteri.…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:12

Waspadai Titik Rawan Laka MD

TARAKAN – Dekat atau jauh jarak yang akan dituju tidak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:09

Warga Berharap Adanya PJU

TIDAK terdapatnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di RT 08, Kelurahan Kampung…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:04

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan

TARAKAN – Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih terus melakukan penyelidikan…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:50

Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Peserta Terbaik

TARAKAN – Hampir satu minggu berlalunya pawai pembangunan 2019, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*