MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Juli 2018 11:53
Tak Ada Konsultan Khusus

Di Balik Kemenangan Pak Dokter

AKRAB: dr. Khairul saat ditemui Radar Tarakan di kediaman rumahnya pada Selasa (10/7). YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Tak pernah mengeluh sakit saat berkampanye, namun saat pengumuman hasil rekapitulasi  Pilwali digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), justru dr. Khairul demam.

Kepada Radar Tarakan, pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan ini mengatakan bahwa sebelum memasuki masa kampanye, ia dan Effendhi Djuprianto serta tim pemenangannya rutin sosialisasi ke masyarakat. Namun saat memasuki masa kampanye, pihaknya mulai mengikuti jadwal yang telah diatur KPU.

“Insensitas di masa kampanye jauh lebih tinggi, pengawasan di masyarakat juga menimbulkan sedikit ketegangan,” ujar Pak Dokter, sapaannya.

Saat masa-masa kampanye, paling lambat pihaknya menyelesaikan sosialisasi pada pukul 23.00 Wita. Untuk itu, setiap harinya Khairul hanya dapat beristirahat 3 sampai 4 jam. Sebab sehabis pelaksanaan kampanye, tim pemenangannya berkumpul lagi untuk membahas soal kegiatan esok hari.

Selain sosialisasi kampanye, selama bulan Ramadan pihaknya rutin melakukan safari dan kampanye akbar merupakan puncak kampanye untuk menarik simpati masyarakat. “Itu rutin kami lakukan sejak Februari sampai pencoblosan kemarin,” jelasnya.

Nah, akibat kesibukan itulah Khairul dan Siti Rujiah, istrinya bahkan tak sempat saling memperhatikan dikarenakan keduanya sibuk dengan aktivitas masing-masing. Apalagi persoalan makan, keduanya bahkan tidak saling memperingatkan lagi. “Kami sudah tidak memperhatikan lagi, biasanya saja makan di jalan. Walaupun makan kue saja,” bebernya.

Sepanjang pelaksanaan kampanye, Khairul dan Rujiah tak pernah merasakan sakit. Namun usai pengumuman pemenangan, yang dilakukan pada 27 Juni lalu, membuat Khairul dan Rujiah menjadi ambruk dan jatuh sakit. “Kami demam dan flu, mungkin karena capek. Tapi selama kampanye itu kami tidak pernah merasa sakit, mungkin karena saking semangatnya untuk memenangkan pertarungan. Waktu itu sayang banget kalau terbuang,” katanya.

Untuk menarik perhatian masyarakat, pasangan dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto (Oke) hanya mengandalkan program yang direncanakannya selama ini.

Secara pribadi, Khairul mengaku bahwa dirinya tak pernah menggunakan konsultan khusus untuk memenangkan Pilwali. Untuk itu, pihaknya hanya bekerja secara tim guna memenangkan pilwali.

Selama diumumkan menjadi pemenang, Khairul banyak menerima ucapan terimakasih dari masyarakat. Selain itu, dirinya kerap kali disibukkan untuk menghadiri acara kegiatan pernikahan, akikah, syukuran dan sebagainya. Namun sama seperti kampanye lalu, Khairul tetap beristirahat pada pukul 01.00 Wita, sebab harus menghadiri banyak undangan setiap harinya. “Belum ada kegiatan, jadi itu saja yang kami lakukan. Sambil melakukan persiapan administratif untuk program ke depan,” imbuhnya. (*/shy/lim)

 


BACA JUGA

Minggu, 05 April 2020 14:00

Gugus Tugas Tracing Kontak Pasien Corona yang Meninggal

JURU Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara),…

Minggu, 05 April 2020 13:58

Nestapa Usaha di Tarakan karena Corona, Kurangi Karyawan dan Pilih Tutup

Di tengah pandemi Covid-19, dampak dirasakan signifikan oleh dunia usaha.…

Minggu, 05 April 2020 13:56

Dunia Usaha Waswas, PHK Diambang Mata

Wakil Ketua Umum Bidang Ilmu Teknologi dan Industri Kreatif pada…

Minggu, 05 April 2020 13:51

21 Ribu Kartu Prakerja Disiapkan, Ini yang Disasar

TARAKAN - Korban PHK akibat pandemi Covid-19 akan diperhatikan pemerintah.…

Minggu, 05 April 2020 11:53

BREAKING NEWS! Bertambah 2 Pasien Positif Covid-19 di Tarakan

TARAKAN - Dua jamaah eks Ijtima Gowa Asal Tarakan l…

Sabtu, 04 April 2020 11:47

Perkembangan Corona di Kaltara, Delapan Positif, Satu Meninggal

TARAKAN- Sepakan sejak diumumkan adanya warga Kalimantan Utara (Kaltara) positif…

Sabtu, 04 April 2020 11:44

DUH BANYAK..!! Penumpang Kapal Lambelu Ada Positif Corona, Padahal Ada 1.009 Penumpang Lainnya

GUGUS Tugas di Tarakan dan Nunukan harus bekerja keras melakukan…

Jumat, 03 April 2020 13:30

236 Narapidana Lapas Dibebaskan

TARAKAN – Upaya preventif penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di dalam…

Jumat, 03 April 2020 13:28

Kembali Dapat Tambahan 114 Batang Sabun Lagi

TARAKAN – Pembagian sabun cair olahan yang dilakukan oleh Komando…

Jumat, 03 April 2020 13:23

8 Hotel Memilih Tutup Sementara

TARAKAN - Wabah Coronavirus Disease (Covid-19) bukan hanya menghambat jalannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers